
"dengan siapa?"tanya nathan heran.
tampa menjawab bu raisa langsung memeluk nathan dengan tangis haru,ia melihat diri sahabatnya di dalam diri nathan.ya bu raksa tidak menyesal di perlakukan seperti sekarang oleh pak agas.karna ia sangat tahu betul bagai mana cinta pak agas pada sahabatnya begitu besar.
"kenapa nenek menangis, apa aku menyinggung nenek? "tanya nathan.
"nenek hanya terharu,selama ini tidak pernah ada yang datang ke sini.sekarang kau datang dan mau menjadi cucu nenek.
setelah ini, serinh sering lah kesini.di sini nenek sangat kesepian"ujar bu raisa.
nathan menghapus air mata bu raisa"nathan akan senang hati menjadi cucu nenek"jawab nathan.
pak agas yang jug ingin ikut menangis akhirnya pergi meninggalkan nathan dan bu raisa.
nathan banyak berbincang dengan bu raisa, sampai pada akhirnya nathan menanyakan bagai mana bu raisa bisa menikah dengan pak agas.
"bagai mana dulu nenek bisa menikah dengan kakek"tanya nathan.
bu raisa terdiam"apa kamu bisa menjaga rahasia? "tanya bu raisa.
nathan tersenyum"tentu"jawab nathan.
"nenek dan kakek adalah, teman satu kelas.nenek adalah sahabat dekat orang yang kakek mu cintai.nenek waktu itu tidak berani bergabung dengan kakek mu karna nenek memiliki rasa pada kekek"ujar bu raisa.
"apa nenek juga kenal kakek adan?"tanya nathan.
"hmmm, kakek agas dan kakek adan mu adalah sahabat sampai saat ini kan"ujar bu raisa.
"hmmm, jika kakek agas mencintai sahabat nenek lalu kenapa kakek dan nenek bisa menikah? "pancing nathan.
"saat itu kakek agas, sedang patah hati, karna gadis yang ia cintai malah memilih orang lain.
__ADS_1
kakek agas saat itu butuh teman cerita,maka dengan senag hati nenek akan mendengarkan curahan hati kakek.meski sakit saat mendengarkan kakek adan mengatakan jika ia mencintai orang lain, paling tidak nenek bahagia karna dengan cara itu nenek bisa dekat dengan kakek adan. dan lagi pula nenek tidak bisa juga kan memaksa perasaan nenek.
seiring berjalannya waktu, kakek agas menjadi terbiasa bercerita dengan nenek dan nenek akan dengan senang hati mendengar itu.hingga akhirnya kakek agas meminta nenek menjadi istrinya.dan dengan sangat bahagia nenek menerima itu.dan kami menikah hingga sampai saat ini"jelas bu raisa.
"kisah yang cukup menarik"ujar nathan.
bu raisa mengelus kepala nathan sayang."nenek dengar kamu sudah menikah, maaf kemaren nenek tak sempat ikut kakek kekek ke acara mu"ujar bu raisa.
"tidak apa"jawab nathan tersenyum.
"lain kali bawalah istrimu kesini.kenalkan ia pada nenek"ujar bu raisa
"jika ada waktu nathan akan mengajaknya ke sini"jawab nathan.
"nak sayangi dia, jaga dia karna kalian saling mencintai.
jangan pernah bosan tunjukan cinta mu padanya,karna seorang perempuan akan sangat bahagia jika pasangannya senantiasa menunjukkan cinta setiap saat"nasehat bu raisa.
nathan harus pergi dulu,jadi tolong sampaikan pada kakek jika nathan pamit undur diri dulu"ujar nathan sembari menyalami tangan bu raisa.
"baik lah, kamu hati hati di jalan, salam sama istrimu. jangan lupa ajak dia kesini"ujar bu raisa sebelum nathan pergi.
namun tampa bu raisa dan nathan sadari dari tadi pak agas mendengar semua pembicaraan mereka.
saat bu raisa akan masuk ia melihat pam agas sedang berdiri dan menatapnya.
"nathan sudah pamit pulang"ujar bu raisa gugup.
"apa benar seperti itu?"tanaya kakek serius.
"be_benar,baru saja nathan pergi. bah kan aku baru ingin masuk dan mengatakannya pada mu"jawab bu raisa gugup.
__ADS_1
pak agas mendekati bu raisa dan memeluknya."maaf menyakitimu terlalu dalam"ujar pak agas lembut.
"maksud kamu apa?"tanya bu raisa bingung karna selama ini pak agas hanya akan memeluknya jika ia benar benar sedih seperti saat ia tahu kematian bu nidia.
"selama ini aku berpikir,jika kamu juga menganggapku sebagai sahabat.maaf karna tidak pernah peka."ujar pak agas.
mengetahui itu bu raisa hanya diam.
"terima kasih karna telah mencintai ku begitu tulus."ujar pak agas.
"kenapa tak mengatakannya?"tanya pak agas di saat mereka berdua terhanyut dalam pelukan sayang masing masing.
"aku tidak pantas untuk merebut cinta sucimu untuk sahabatku"jawab bu raisa lirih.
"namun kau juga tidak seharusnya menahan ini selama ini"ujar pal agas.
bu raisa mempererat pelukannya.
"kamu salalu bilangkan kita bukan lagi abg yang harus mengurus cinta,di setiap kali aku menanyakan tidak kah kau ingin mencintai wanita lain"jawab bu raiasa.
.
.
.
.
.
#gadih amak abah.
__ADS_1