Keyakinan Hati Yang Kuat

Keyakinan Hati Yang Kuat
19.kekecewaan leo


__ADS_3

Hari senin athali kembali masuk sekolah di jemput Nathan.nathan dan athali pun berangkat dengan senyum kebahagiaan di bibir mereka.


Tak setelah kepergian nathan dan athali leo yang biasanya menjeput athali sampai di rumah athali.


"tha"panggil Leo sekali namun belum ada jawaban.


"athali buru napa,udah mau telat nih"ujar leo lagi,namun masih belum ada jawaban


"hoi tha,lo lagi apa sih"kesal leo yang tak mendapat jawawaban sama sekali dari dalam.yang bisanya athali slalu ngomel karna dirinya telat menjemput.


namun bukan athali yang keluar melainnkan buk novi ibunya athali.


"athali udah berangkat dari tadi le"ujar buk novi di ambang pintu.


leo mengerutkan keningnya pertanda penuh tanda tanya"sama siapa buk?"tanya leo.


"itu tadi sama temannya,siapa tadi namanya,


kalau ngak salah nathan, iya nathan"jawab buk novi.


"nathan sejak kapan athali kenal ama Nathan? "tanya leo dalam Hari.


"oh ya udah buk, le berangkat sekolah dulu"pamit Leo pada buk novi.


"iya,hati-hati"jawab buk novi.


Leo pun berangkat sekolah tampa athali.


sampainya di sekolah leo tak sempat bertegur sapa dengan athali karna sudah masuk waktu upacara.dan saat setelah upacara pun jam pelajaran langsung di mulai.


setelah satu jam belajar akhirnya bel istirahat pun berbunyi.leo pun bergegas menuju ke meja athali.


"tha lo kok tadi ngak berangkat bareng hue?"tanya leo saat di dekat athali.


athali yang masih baru selesai menbereskan buku bukunya pun menghadap ke arah Leo.


"hehe maaf, soalnya tadi_ _ _"ucapan thali terhenti oleh seseorang yang datang dan memanggil nya.


"tha ayok"ajak orang tersebut yang tak lain adalah nathan yang datang untuk mengajak athali ke Kantian.


athali menoleh ke arah sumber suara dan tersenyum.


"ok"jawab athali yang paham dengan maksud nathan,karna tadi mereka memang sudah membuat janji.


"sekali lagi maaf ya le"ujar athli pada leo sambil mencubit kedua pipi leo dan tersenyum,sembari pergi ke arah Nathan.


leo yang di perlakukan seperti itu hanya memaksakan diri untuk tersenyum melihat kepergian athali dan nathan.


"hanya seminggu gue ngak sama lo tha, lo udah dekat aja ama orang lain"ujar leo dalam hati.


"hoi bengong aja lo,

__ADS_1


mau ke kantin ngak?"tanya Luna.


leo yang sedikit terkejut pun menoleh ke arah luna.


"boleh,


sekalian ada yang mau gue tanyain ama lo"jawab leo, sembari berdiri dan melangkah manuju Kantian.


luna pun hanya mengukuti loe dari belakang. tak ada pembicaraan di dalam perjalan.hingga sampailah mereka di kantin.


"le itu athali,


kita gabung aja yuk"ujar luna yang hendak melangkahkan kakinya namun terheti, karna tangannya di ceket oleh Leo.


luna meboleh ke arah tanganya yang di pegang oleh Leo.


"knapa?"tanya luna.


"kita di sana aja"jawab loe dan menarik tangan luna menuju kursi kantin yang kosong.


 


setelah memesan makanan mereka pun memakan makanan masing masing.


 


namun saat sedang asik makan luna menoleh ke arah leo yang makan seperti orang yang tak berselera, sambil matanya sesekali melirik ke arah athali dan nathan yang tampak mesra.


"knapa?"tanya luna.


"makan lo masih banyak noh"tunjuk luna pada makan leo.


"He e"leo menyungging kan sedikit bibirnya tetsenyum sinis.


"lagi ngak napsu gue"sambung leo lagi.


"oh"jawab luna yang tak ingin terlalu banyak tanya.


leo menoleh ke arah athali dan nathan"mereka udah jadian?"tanya leo.


luna ikut menoleh ke arah yang leo pandang"setau gue sih mereka belum jadian"jawab Luna.


leo menoleh ke arah luna dengan penuh tanda Tanya.


"ya setau gue mereka emang dekat semenjak jalan jalan kemaren, tapi athali belum pernah cerita kalau mereka udah jadian"jelas luna yang paham akan tatapan leo.


mendengar itu ada sedikit perasaan lega dalam diri leo, walupun rasa khawatir lebih mendominan.


setelah beberapa jam belajar kini tiba saatnya pulang. leo yang berjalan beriringan dengan athali dan luna pun bertannya pada athali.


"lo pulang bareng gue atau?"tanya leo menggantung kata katanya.

__ADS_1


athali pun menjadi bingung harus jawab apa. di satu sisi tadi saat berangkat dirinya bersama dengan nathan,dan di sisi lain dirinya dan nathan tak ada janji untuk pulang bersama.


di tengah tengah kebingungan athali terngar suara.


"hai hai semua,


gue ada pengumuman penting gue harap lo pada ngumpul di sumber suara"terdengar suara yang berasal dari lapangan basket.


siswa siswi yang mendengar itu berbondong bondong menuju sumber suara, apalagi mereka tau itu suara siapa.


athali pun ikut menuju sumber suara. dan betapa terkejutnya athali saat melihat nathan berdiri di tengah lapangan sambil memegang beberapa bacon.masih menggunakan seragam sekolah dengan baju yang di keluarkan ples sudah tidak di kancing. walau terkesan berantakan namun dapat menambah ketampanan nathan.


saat nathan telah melihat athali hadir di antara barisan para siswa siswi yang hadir pun tersenyum.


"nathali putri.


di depan mereka semua yang menjadi saksi, gue nathan abraham menyatakan kalau gue cinta dan sangat sangat sayang sama yang namanya athali putri.


dan gue berjaji akan selalu mencintai dan menyayangi athali putri selalu"ujar nathan dengan lantang.


nathan berjalan ke arah athali dan membawanya sedikit ke tengah.


athali pun hanya mampu menuri nathan karna sangking bahagianya. walupun ada sedikit rasa malu.


"tha aku harap kamu mau jadi penyemangat hidup aku.


nathali putri maukah kamu menjadi pacar seorang nathan Abraham?"tanya nathan sembari terus menatap ke arah athali.


athali hanya diam.


"kalau kamu terima kamu peluk aku,tapi jika kamu tidak terima kamu ambil balon balon ini dan kamu boleh pergi"sambung nathan dengan sedikit merendahkan suaranya.


Lama athali terdiam dan akhirnya athali meraih balon di tangan nathan dan berbalik lalu pergi.


nathan yang melihat itu langsung mununduk pasrah.karna hal ini sudah ia siapkan semua termasuk penolakan dari athali.


dan leo, leo yang tampak sedikit lega akhirnya harus kecewa. karna setelah beberapa langkah pergi athali melepas balonnya dan berlari ke dalam pelukan nathan.


nathan yang di peluk oleh athali tanpa sengaja melepas microphone di tangannya dan menbalas pelukan athali.


"tha"lirih nathan.


"ya gue nathali putri,bersedia jadi pacarnya nathan abraham"jawab athali sembari berteriak.


nathan yang mendengar itu lengsung berputra mengangkat athali dan berteriak.


"I love you nathali putri"


yang di sambut tepuk tangan oleh siswa siswi yang hadir di lapangan tersebut.


#gadih amak abah

__ADS_1


__ADS_2