
Hari ini athali tampak sibuk membersihkan rumah,bu novi pun tampak sedang membuat beberapa kue untuk menyambut kedatangan keluarga nathan.
karna athali tak lagi memiliki ayah,jadi bu novi juga memberi tahu akan hal ini ke pak doni dan bu rika,keluarga itu juga tampak dengan semngat membantu persiapan acara malam ini.
sorenya semua telah selesai athali tampak deg degkan menunggu kedatangan nathan dan keluarga.pak doni menghampiri athali yang sedang duduk sendiri di ruang tamu yang nanti akan di pakai untuk acara lamrannya.
"apa anak gadis ayah bahagia?"tanya pak doni sembari mengelus sayang kepala athali.
athali memang sudah di anggap anak oleh pak doni selain karna tak memiliki anak peremopuan pak doni juga sudah bersama athali sejak kecil.
athali memeluk pak doni,athali juga sangat menyayangi pak doni seperti ayah kandungnya,karna sejak keprgian ayahnya pak doni lah yang selalu membuat athali merasakan kehadiran sosok ayah dalam hidupnya.
"athali sangat senag yah,"jawab athali menitikan air matanya.
"kenapa menangis hmm?"tanya pak doni mengelap air mata yang mengalir di pipi athali.
"makasih"ujar athali.
"makasih untuk apa?"tanya pak doni lembut.
"terima kasih telah sudi menjadi sosok ayah baut athali,walaupun ayah kandung athali telah pergi,tapi ayah doni selalu ada untuk athali,sehingga athalj tak pernah merasa kehilangan sosok ayah"ujar athali.
pak doni mempererat pelukanya,ayah yang terima kasih,karna mau menjadi putri ayah.ayah doni tak mungkin bisa menggantikan posisi ayah jojo di hati athali,tapi ayah doni akan melakukan yang terbaik agar bisa menjadi ayah yang baik untuk athali"jawab pak doni.
buk novi dan bu rika yang melihat itu dari ruangan sebelahnya hanya mampu meneteskan air mata.karna sudah tak mampu lagi menahan air matanya bu novi memilih masuk ke kamarnya."yah putri kita sudah besar sekarang, sebentar lagi akan ada laki laki yang datang melamarnya"ujar bu novi sembari memeluk foto sang suami tercinta.
__ADS_1
sedang di liar athali tampak tengah bermanja bersama pak doni.
malam kini tlah tiba,athali buk novi, pak doni dan buk rika tampak sudah siap siap untuk menunggu kedatangan keluarga nathan.leo dan luna kini belum pulang dari acara bulan madu mereka di negara luar.
saat mereka tengah menunggu di ruang tamu terdengar suara salam dari luar.
"assalamualaikum"salam bu naila dengan semangat,karna tak sabar ingin bertemu dengan keluarga calon besannya.
bu novi yang mendengar itu pun langsung berdiri dan menuju pintu.
saat samapai di depan pintu bu novi langsung terdiam karana baru mengetahui jika calon besannya adalah keluarga abraham.
kakek,pak rafardan,bu naila beserta nathan tampak tersenyum ramah ke bu novi.
"novi, tunggu dulu,saya akan menjelaskan semuanya"ujar kakek rafardan.
"tidak ada yang perlu di jelaskan, kalian silahkan pergi.karna saya tidak akan sudi memberikan putri saya ke keluarga anda"marah bu novi lagi.
mendengar ada keributan, pak doni, bu rika beserta athali pun keluar.
"ada apa ini? "tanya athali bingung,ia melihat ibunya menangis dan keluarga nathan tidak di persilahkan masuk.
buk novi menutup pintu lalu menarik athali masuk"ibu tidak akan pernah sudi memberikanmu kepada keluarga yang telah membunuh ayah mu"teriak buk novi saat athali tak mau di tarik untuk masuk.
athali terdiam seribu bahasa,mengetahui jika ayahnya di bunuh oleh keluarga yang sangat ia hormati.
__ADS_1
bu novi menarik paksa athali untuk masuk.
kakek berusaha mengetuk pintu kembali namun tak ada jawaban dari dalam.
"bagai mana ini yah? "tanya bu rika bingung pada suaminya.
"lebih baik kita diam saja dulu"jawab pak doni mengajak istrinya kembali ke ruang tamu.
"kamu temui novi, dan ayah mengurus athali, "ujar pak doni kemudian.
"kita pulang dulu"ujar kakek pada keluarganya.
"tapi ini ada apa sih pah,kanapa farha tidak tahu menahu?"tanya pak farhan bingung.
"dan kenapa ibu athali bilang kalau ayahnya athali meninggal karna keluarga kita?"tanya nathan yang tak kalah bingungnya sekarang.
nathan sangat marah sekarang,tapi ia berusaha menahan emosinya, karna melihat kakek yang begitu bersedih.
tak menjawab pertanyaan anak dan cucunya, kakek rafardan berjalan menuju mobilnya.
tak ada pembicaraan selama mereka di perjalan,kakek yang terdiam tampa kata membuat yang lain tak berani untuk bersuara.
saat sampai di rumah pun kakek langsung masuk ke kamar tampa sepatah kata pun.
#gadih amak abah.
__ADS_1