Keyakinan Hati Yang Kuat

Keyakinan Hati Yang Kuat
79.nama panggilan


__ADS_3

pagi ini athali mengerjabkan mata nya, ia merasa ada yang berat di bagian perutnya, athali menoleh ke samping ia langsung mendapati wajah tampan suaminya yang tengah tertur pulas.


athali tersenyum"benar benar tampan"ujar athali yang menyentuh pipi nathan dengan telapak tangannya.


merasa ada yang menyentuh pipinya membuat nathan terbangun, namun belum membuka matanya.


jari jari athali membuat garis garis di wajah tampan sang suami tampa sadar jika sang suami sudah bangun dari tadi.


"aku tau aku begitu tampan"ujar nathan dengan mata tertutupnya.


athali sontak kaget dan reflek menarik tangan nya menjauh dari wajah nathan.


nathan membuka matanya dan tersenyum.ia melihat wajah athali yang memerah menahan malu karna ketahuan oleh nya.


"kenapa hmm"ujar nathan sembari mencubit hudung athali.


"ih athan sakit tau"ujar athali kesal karna ulah sang suami.


"hmm, bagai mana kalau kita ubah saja nama panggilan kita"ujar nathan.


"kenapa? bukan athan adalah panggilan sanyang ku"ujar athali heran.


"hmmm tapi itu seperti orang yang sedang pacaran saja, kan sekarang kita sudah menikah"ujar nathan.


"hmmm bagai mana dengan bebeb"usul athali.


"no no, itu terlalu lebai"tolak nathan.


"hmm, lalu apa dong.


kalau mas gi mana, itu sampai kita punya baby,setelah punya baby kita akan merubahnya"usul athali lagi.

__ADS_1


nathan tampak berpikir"hmmm,boleh..dan setelah punya baby kita akan menggantinya.


tapi apakah kau ingin punya baby? "goda nathan.


"ya iya lah, kan itu tujuan setiap orang yang menikah"jawab athali yang belum sadar jika nathan sedang menggodanya.


"benar kah? "tanya nathan dengan nada mengoda sembari mendekatkan wajah nya dengan athali.


mengetahui itu,membuat athali merasa ngeri.


nathan menahan wajah nathan dengan telapak tangannya.


"ka_kau mau apa? "tanya athali gugup.


"bukan kah kau mengginkan anak sayang"goda nathan sembari satu tangannya membuang tangan athali yang ada di wajahnya.


"ta_tapi bukan itu maksud ku.a_aku hanya itu... apa"ujar athali makin gugup.


seketika itu juga nathan menghentikan aksinya."kita mandi dulu, lalu sarapan baru kita berangkat"ujar nathan bangun dari berbaringnya.


melihat nathan pergi membuat athali sedikit merasa bersalah, sudah seharusnya ia dan nathan melakukan hal yang seharusnya terjadi di antara suami istri.


athali bukannya menolak, hanya saja dirinya merasa gugup saat nathan tiba tiba menggodanya.


athali ikut bangun, ia menuju lemari untuk menyiapkan pakayan dirinya dan juga pakayan yang akan di pakai nathan pagi ini.setelah athali selesai nathan pun keluar dari kamar mandi.athali pun bergegas mandi dan setelah itu mereka sarapan bersama sebelum berangkat ke rumah sakit.


saat di dalam mobil, athali menoleh ke arah nathan yang tampak fokus menyetir mobil.


"mas"panggil athali kaku, karna ini adalah kali pertamnya memanggil nathan dengan sebutan mas setelah kesepakatan mereka tadi pagi.


"hmmm"jawab nathan sembari tersenyum mendengar sang istri memanggilnya mas dengan kaku.

__ADS_1


"soal tadi pagi,aku...aku bukannya menolak tapi"ujar athali gugup.


nathan menggenggam tangan athali.


"dengar, mas tidak marah, malah mas merasa terima kasih karna telah mengingat kan mas untuk menjenguk kakek pagi ini"ujar nathan lembut.


"tapi"ujar athali.


nathan tersenyum"kita masih punya banyak waktu untuk melaku kan nya, atau kamu sudah benar benar ingin"goda nathan pada sang istri yang nampak begitu bersalah.


jujur sebagai seorang laki laki sejati, nathan pasti akan sangat mengingin kan itu, tapi sekarang pikiran nathan masih kacau dan sang istri tampak begitu letih setelah apa yang mereka hadapi kamaren. dari ijab kabul, resepsi sampai tragedi kakek yanh di tembak, bahkan semalam mereka pulang saat jam sudah menunjukkan puku 00:42 dini hari.jadi ia jarus menunda dulu hal itu. belum lagi pagi ini begitj banyak yang akan ia urus, terutama masalah pak juan. sebenarnya nathan mengantar athali ke rumah sakit adalah agar ia tak tinggal sendiri di rumah.karna sejak samalam pak farhan dan bu naila berjaga di rumah sakit.


walaupun di rumah ada pelayan, tapi nathan akan merasa aman jika orang yang ia sayangi berada di satu tempat saat ini.


mendengar itu mebuat athali kesal lalu mencubit perut sang suami.


"aw sakut sayang"ujar nathan mengelus bagian perutnya yang di cubit oleh athali.


hal itu membuat athali tersenyum,melihat athali tersenyum pun membuat nathan juga ikut tersenyum.


.


.


.


.


.


#gadih amak abah

__ADS_1


__ADS_2