
siang itu,keluarga nathan tengah bahagia kerna kelahiran anak kedua mereka, yang berjenis kelamin perempuan.di putra pertama mereka sudah memasuki umur 5 tahun.
semua keluarga tampak sedang berbincang bincang di dalam ruangan di mana athali dan bayinya berada. tiba tiba datang seorang gadis kecil dengan berurai air mata.
"kenapa hmm"tanya leo pada sang putri semata wayangnya.
"ipan ja atin ica "ujar nya.
"ifan "panggil Nathan putra nya yang juga baru bergabung bersama lisa.
"dia bandel papah, dia ngak mau panggil ifan abang,"ifan membela diri.
"kenpa tidak memanggil abang ifan abang, kan abang ifan lebih tua dari ica "ujar leo lembut.
"he eh, apa lagi sekarang, ifan sekarang udah punya adek "ujar ifan.
"iya tua, tapi kan ipan Ja at"jawab lisa.
"apa lagi itu, kamu salah nyebutin nama akunya. ifan bukan ipan pakai f bukan p"tekan ifan.
"bialin cuka cuka aku dong"jawab lisa yang masih memang sedikit sulit dalam bicara,apa lagi dalam pengucapan huruf R dan S. dan beberapa kata yang masih salah pengucapannya. namun tetap saja dia adalah gadis yang pintar dan mengemaskan.
"dasar gadis jelek dan rambutnya keriting "ledek ifan.
ifan sering kali mengatai lisa seperti hingga gadis itu menangis.
"Papah"adu lisa pada nathan, karna lisa tau ayahnya tak akan memarahi ifan, sedangkan nathan akan memarahi ifan setiap kali ia mengadu.
"ifan sudah, atau papah akan memotong uang jajan mu "ancam nathan sembari membawa lisa dalam gendongannya.
__ADS_1
yang berhasil membuat ifan langsung terdiam.
"kau jangan mengancam calon mantu ku "ujar leo sembari mengacak rambut ifan.
"nama baby nya capa? "tanya lisa yang melihat rona tengah mengelus sayang pipi baby yang sedang berada dalam pelukan athali.
"neha abraham, kamu bisa memanggilnya neha "jawab nathan.
"boleh cium? "Tanya lisa.
"boleh "jawab nathan sembari mengarahkan athali ke arah baby neha.
namun sebum sampai rona sudah mencegahnya.dengan tangan.
"kenapa?"tanya nathan heran. dan lisa tampak cemberut.
nanti baby ne bisa sakit "jawab rona datar dan dengan cuek.
ya anak itu memang sudah cuek sejak kecil, dan sudah berpikiran dewasa walaupun baru berusia 5 tahun.terbukti saat dia slalu mengalah pada ifan dan menjadi penengah saat ifan dan lisa beradu argumen.
karna dedy nya slalu berpesan agar slalu menjaga keluarga abraham seperti keluarga abraham menjaganya.di saat bersama keluarga abraham ia di perlakukan selayaknya anak anak. tapi diam diam pak agasri slalu menekankan agar putranya bertindak dewasa, agar ia tenang meninggalkan putrnya nanti.
rona di minta agar menjaga ifan, walaupun ifan lebih tua beberapa hari darinya,karna peraturan yang berat dari sang dedy tampa sepengetahuan keluarga abraham membuat rona menjadi dingin dan cuek. karna menurutnya yang terpenting adalah kelurga abraham.perhatiannya terfokus pada keluarga tersebut agar mereka selalu aman.
Nathan membawa lisa ke kamar mandi untuk membersihkan tangan dan mulitnya.setelah itu baru rona memper bolehkan lisa mencium baby neha.
namun rona tak pernah mengizinkan alex putra miko dan ninda menciumnya, karna alex adalah seorang laki laki dan tidak boleh mencium bahkan menyentuh baby ne.bahkan miko pun tak ia perbolehkan menyentuk baby ne.
"sepertinya putri mu sudah punya bodyguart sejak lahir "ujar miko terkekeh.
__ADS_1
nathan tersenyum."laki laki rumah kami akan selalu menjadi pelindung bagi wanita rumahnya"jawab nathan bangga.
athali mengelus kepala rona."kan alex juga sayang baby neha sayang"ujar athali membujuk rona, karna alex sudah mulai merengek pada ninda ingin mencium baby ne.
"no mama, rona harus jaga baby ne, agar tidak ada yang mengganggunya. baby ne bukan cewek murahan yang bisa di sentuh dan di cium sembarangan "tegas rona yang membuat semua orang tertawa.
"sumpah ini luar biasa, putra mu yang satu ini kenapa sudah berpikir sedewasa ini "puji miko.
nathan hanya tersenyu. kadang ia juga heran pada rona yang sudah bersikap dewasa di umurnya yang masih kecil.
nathan sering memergokinya slalu mengalah pada ifan agar ifan tak menangis dan menasehati ifan dan lisa saat mereka bertengkar.
"entah lah, dia bahkan sudah meminta untuk sekolah di usianya yang baru 3 tahun, dan ia bahkan meminta untuk sekolah bisnis bukan taman kanak kanak "Jawan nathan.
pak agas yang mendengar itu hanya diam tampa ikut campur,sebenarnya ia yang meminta itu.bukan maksud untuk menyiksa sang Putra. tapi ia juga melihat kemampuan yang berbeda dalam diri putranya.sehingga membimuat ia merasa yakin jika sang putra mampu melakukan itu.
.
.
.
.
.
.
#gadih amak abah.
__ADS_1