Keyakinan Hati Yang Kuat

Keyakinan Hati Yang Kuat
31.


__ADS_3

"kenapa?"tanya nathan.


athali menarik nafas berat"itu adalah satu hal yang mustahil"ujar athali lemah.


"kenapa,apa karna biaya?. kalau karna biaya aku bisan bantu"ujar nathan serius.


"bukan karna biaya athan"jawab athali kesal.


"trus"tanya athan lagi.


"ibuk, ibuk ngak mungkin ngizinin"jawab athali.


"kenapa tidak mencoba merayunya?"ujar nathan.


"ibuk itu punya penolong, jika aku ngerengek mintak kuliah jauh. ayah ibu semuanya sekongkol untuk mengurung ku di pinggir kota ini"keluh athali.


"ayah ibu?"tanya nathan heran. karna setau nathan athali tidak lagi mempunyai ayah. apa ibu athali menikah lagi.tapi selama nathan mengatar jemput athali nathan tidak pernah bertemu orang lain selain athali dan buk novi.


"iya"jawab athali yang belum paham arah pertanyaan nathan.


"siapa? "tanya nathan.


mendengar itu athali melepas pelukannya dan tersenyum. karna baru menyadari arah pertanyaan dari nathan.


"ayah dan ibu itu,orang tua nya leo. mereka adalah satu satunya keluarga kami di sini. itu mangkanya aku sama leo selalu bersama.


nathan mengangguk angguk kan kepalanya.


"tapi aku harus lanjut kuliah di luar negri"ujar nathan lirih.


"kenapa, bukan kah itu bagus? "ujar athali.


"tempat kuliahnya sudah pasti bagus.tapi ada yang membuat tidak bagus"ujar nathan.

__ADS_1


"apa? "tanya athali penasaran.


"ya berpisah sama kamu"jawab nathan santai.


"hmmzz sweet banget sih"ujar athali gemes.


"aku serius athali"ujar nathan.


"iya athan,athali tau kok.athali juga berat harus pisah jauh sama athan.


tapi itukan demi masa depan kita juga.athali akan sabar kok nunggu athan pulang"jawab athali dengan tersenyum ria. padahal hatinya juga merasakan sakit karna sebentar lagi mereka akan berpisah.


athali tau nathan adalah anak dari orang kaya. apa lagi nathan adalah putra tunggal sang pewaris abraham group. jadi pendidikan yang nathan tempuh tidak boleh main main.jadi athali harus lera berpisah dengan nathan untuk sementara waktu. bahkan mungkin untuk selamanya.karna sebenarnya athali juga menyadari dirinya adalah orang yang benar benar tidak pantas untuk nathan.namum sebelum waktu berpisah itu datang athali akan memanfaatkan waktu bersama nathan dengan sebaik baiknya.entah itu untuk selamanya atau hanya sebatas kenangan yang akan slalu ia ingat sampai nanti nanti.


pembicaraan mereka terhenti saat mobil yang nathan kendarai masuk ke dalam sebuah halaman yang luas nan indah.


"kita sudah sampai ayo masuk"ajak nathan pada athli yang sedang diam termenung.


athali pun hanya tersenyum


yang athali pikirkan.akan kah hari ini adalah hari terakhirnya bersama nathan.bagai mana nanti jika orang tua nathan tidak menyukainya. harus kah secepat ini athali harus berpisah dengan nathan.


athali turun dari mobi dan melangkahkan kaki nya mengikuti nathan masuk ke dalam rumah yang seperti istana itu.


nathan membawa athali ke sebuah ruangan atau bisa di sebut ruang keluaraga. di sana duduk seorang wanita paruh baya yang tampak sedang mamainkan tablet di tangan nya.


"mah"ujar nathan.


wanita itu yang tak lain adalah bu naila mamanya nathan menoleh ke arah putranya.bu naila memang sudah mengetahui jika putra nya akan membawa seorang hadis ke rumahnya. karna sebelum mengajak athali nathan sempat izin dulu pada buk naila.


"ini? "tanya bu naila.


"hmm"jawab nathan tetsenyum

__ADS_1


"nathalia"ujar buk naila.


"iya tante"ujar nathali sembari menyalami bu naila.


buk naila menyambut nya dengan tersenyum ramah. baginya siapa pun yang di pilihkan anaknya tidak akan menjadi masalah baginya.karna di keluarga nathan tidak pernah memangdang status.yang penting baik dan jujur saja sudah cukup.


"jadi ini yang membuat anak tante kalau bangun pagi paling semangat"buk naila mengoda nathan.


nathan menggaruk garuk kepalanya yang sama sekli tidak gatal itu.


"hmm nathan ke atas dulu ya ma.


titip dulu, jangan di makan"ujar nathan tersenyum sembari meninggalkan dua wanita kesayangannya.


nthali dari tadi hanya menundukkan kepalanya.


"anak itu,


oh ya nathali udah makan apa belum? "tanya buk naila.


"udah tan"jawab nathali masih menundukkan kepalanya.


"kamu ngak usah takut, tante ngak makan orang kok"ujar bu naila sembari menarik tangan nathali duduk du sofa.


athali hanya menurut saja sembari tersenyum.


"rumah kamu di mana? "tanya bu naila.niatnya ingin membuka pembicaraan karna athali dari tadi hanya diam. tapi pertanyaan itu malah membuat nathali semakin menundukan kepalanya.


"kenapa? "tanya bu naila.


"ngak kenapa kenapa kok tan. rumah athali di pingiran kota"jawab athali sembari terus menunduk.


#gadih amak abah

__ADS_1


__ADS_2