
melihat leo pergi bukan pertanyaan apa yang ingin leo sampaikan tadi yang ia pikirkan. tapi kenapa sudah dua hari ini miko tak lagi mengusiknya.
serli pun ikut berlalu,tujuannya saat ini adalah mencari miko.mulai saat ini serli ingin mengubur perasaanya terhadap nathan. dan membuka hatinya untuk miko.karna serli menyadari jikalaupun ia berhasil memisahkan nathan dan nathali, toh nathan juga tak akan menjadi miliknya.lebih banyak gadis yang menarik di luar sana.apa lagi nathan akan kuliah di luar negri.sangat besar kemungkinan ia tak akan berhasil untuk mendapatkan nathan.
sedangkan miko.miko juga berasal dari keluarga kaya,tak kalah tampannya dengan nathan walau tetap saja nathan lebih tampan.dan yang penting miko menyukainya.serli tak perlu lagi bersusah payah untuk mendapatkannya.
serli sibuk ke sana kemari mencari miko.langkahnya terhenti saat melihat miko tengah tersenyum melihat tingkah konyol salah satu sahabatnya ya itu ninda.
"lumayan tampan"ujar serli dalam hati. lalu kembali melangkah kan kakinya menghampiri miko.
"hai"sapa serli pada miko dan dua sahabatnya.
"hai juga"jawab cila dan ninda secara bersamaan.
sedangkan miko hanya menoleh lalu kembali menoleh ke arah ninda.
"bisa bicara? "tanya serli pada miko.
"bicara apa?"tanya miko balik dengan cueknya.
__ADS_1
"bisa kita bicara berdua? "tanya serli lagi.
mendengar itu cila paham.
"nin ayo kita pergi"ajak cila pada ninda.
"kenapa kita harus pergi? "tanya ninda dengan polosnya. berhasil membuat miko kembali tetsenyum.
"mereka sahabat lo kan?"ujar miko santai.
serli hanya diam.
"jadi ngak masalah dong jika mereka berada di sini"lanjut miko lalu menarik tangan ninda agar duduk di samping nya.
melihat itu serli menarik nafas dalam lalu mengeluarkannya.
"lo mau lanjut di mana setelah ini?"tanya serli yang tidak mungkin untuk menanyakan perasaan miko terhadapnya saat ini.
"tergantung dia sih"ujar miko menunjuk ninda dengan jempolnya.karna ninda tepat berada di sampingnya.
__ADS_1
"kok jadi gue?"tanya ninda bingung.menunjuk dirinya sendiri.
melihat itu miko kembali tersenyum.semenjak dirinya mengejar ngejar serli otomatis ia dekat dengan kedua sahabat serli.namun saat ia tahu jika serli tak dapat ia gapai di saat saat itu pula ninda perlahan lahan menarik perhatian miko,dengan tingkah polosnya.
mendengar itu serli hanya diam.dalam hati ia bertanya ada apa dengan miko.apa miko mengira jika serli akan kembali satu kampus dengan ninda.
"oh ya,
lo bakal kuliah di mana sih nin? "tanya cila untuk memecahkan keheningan.dan juga dia memang belum mengetahui di mana sahabatnya yang satu ini akan kuliah.
ninda mengaruk kepalanya yang tidak gatal."gue maunya sih di kota ini, tapi bokap gue udah daftarin gue di luar negri.yah jadi gue bisa apa"jawab ninda dengan jujur.
"oh ya,
di universitas mana? "tanya miko semangat.
"di universitas xxxxx"jawab ninda santai.
"oh ya, sepertinya kita akan kembali satu sekolah,
__ADS_1
karna kebetulan nathan juga sekolah di sana"ujar nathan tersenyum ria.
serli dan cila hanya diam mendengar keduanya yang berbicara seenakanya.seakan akan sekolah itu tak butuh biaya.bagi miko dan ninda mungkin biaya untuk kuliah di luar negri tak ada pengaruh nya sama sekali.karna mereka berasal dari keluarga kaya.beda dengan serli dan cila yang hanya anak pingiran. yang dapaterasakan bersekolah di sekolah yang bagus karna bantuan dari keluarga nathan. itu pun hanya saat sma.