Keyakinan Hati Yang Kuat

Keyakinan Hati Yang Kuat
47.semakin jelas.


__ADS_3

Leo yang tak ingin memaksa sahabatnya untuk bercerita pun hanya diam?dan mencari cara untuk menghibur sangsahabat.


"luna kapan pulang ya tha?"tanya leo.


" sebentar lagi kayaknya,soalnya kulainnya kan juga udah selesai.katannya sih, rwncana mau bangun butik di sini"jawab athali.


"oh ya,kok dia bisa cepat sih selesai kuliahnya.lah kita mesti nunggu satu taun lagi.itu pun belum pasti."ujar leo.


"semenjak di sana luna semakin serius,bahkan dia selalu memegang nilai tertinggi.jadi bisa cepat deh."jawab athali mulai sedikit melupakan masalahnya.


"dia, udah punya pacar belum ya tha?"tanya leo serius.


mendengar itu athali menoleh ke arah wajah leo.lalu kembali merebahkan kepalanya.


"pacar sih belum.memang di sana ngak boleh pacaran kan.biasanya sih yang tamat dari sana.pasti belum lama di rumah ada akhi akhi yang sama sama dari sana datang melamar. apalagi _ _ _ _"jelas athali memotong kalimatnya.sengaja untuk mengerjai sahabatnya.


"apa lagi apa? "tanya leo penasaran.


"apa lagi yang terakhir gue dengar.luna bakal nerima siapapun yang berani datang ke rumahnya untuk melamar"jawab athali santai.


"apa luna punya kriteria khusus?"tanya leo semakin serius.


athali tersenyum di bautnya"apa lo benar benar udah move on dari gue?"goda athali yang memang sudah tahu perasaan leo terhadapnya. dari pengakuan leo sendiri.


reflek leo memukul ringan kepala athali yang ada di pangkuannya.


"ih, sakit tau"kesal athali kepada leo.

__ADS_1


"lo juga sih asal ceplos aja"jawab leo santai.


"ya siapa tau aja kan"jawab athali songong.


"entah itu karna,gue udah ngungkapin itu ke lo. atau mungkin karna udah ada yang lain ngisi hati gue. tapi perasaan gue ke lo, murni rasa sayang sabagai seorang kakak.ya walaupun kita masih bersama setiap harinya.


tapi gue biasa biasa aja tuh,liat lo telponan ama nathan."jelas leo.


karna menyebut nama nathan membuat athali kembali murung.


tak ingin memperkeruh suasana leo pun mecari cara agar bisa kabaur.


"ya udah gue pulang ya"ujar leo.


"yah kok pulang sih"ujar athal belum iklas leo pergi.


apa kata orang nanti, lagian kita ada kelas pagi kan besok?"ujar nathan


athali mengangguk.


"ya udah,lo tidur.jangan sampai besok gue nungguin lo"ujar leo sembari berdiri.


"ye yang ada, setiap hari, gue mulu yang nungguin lo"jawab athali kesal.karna memang athali yang selalu menunggu leo. bahkan kadang athali harus membangun kan leo terlebih dahulu.


kadang terbesit di pikiran athali untuk berangkat sendiri.namun tak ada yang memperbolehkannya.baik itu buk novi, atau keluarga leo.karna bagi mereka athali athali benar benar harus di jaga.karna orang yang mengicar athali bisa bisa saja masih mencari keberadaan athali.


*****

__ADS_1


saat pulang dari kampus athali sedang menunggu leo, yanh kebetulan ada urusan di hampiri oleh buk naila.


tampak di wajah kesedihan di wajah buk naila.saat di dekat athali buk naila langsung memeluk athali.


athali yang tiba tiba di peluk pun merasa heran.namun athali juga ikut memeluk bu naila.


athali yang menyadari jika buk naila menangis pun menjadi heran.


"ada apa tan, kok tante nangis? "tanya athali mengelus punggung buk naila.


"sayang tante mohon jangan pernah membenci tante"ujar buk naila dalam isaknya.


"ada apa ini tan,dan kenapa aku harus membenci tante? "tanya athali tambah bingung.


"sayang, sungguh tante hanya ingin kamu yang menjadi menantu tante,tapi kakek nathan yang baru sadar dari komanya meminta nathan menikah dengan perempuan pilihannya.


tante tau nathan juga pasti berat menerima ini.namun seperti om dan tante, nathan juga pasti tak akan bisa menolak ke inginan kakek. karna dari kecil nathan memang lebih dekat dengan kakek"jelas buk naila.


mendengar itu athali lansung melemah.sudah jelas,bahwa dia benar benar akan berpisah dengan pangeran pujaannya.namun dengan sekuat tenaga athali berusaha tetap tegar.


"sayang,walaupun begitu.tetaplah seperti biasa terhadap tante.tante betul betul sayang akan athali"ujar buk naila memper erat pelukannya.kesedihan yang mendalam bagi bu naila.ia begitu menyayangi calon mantu idamanya ini.namun takdir berkata lain dan buk naila benar benar tak mampu untuk berkata apa apa.


"athali juga sayang kok sama tante,mungkin nathan memang bukan jodahnya athali tan.kita bisa apa kalau takdir berkata lain ya kan tan"jawab athali masih dalam mode berusaha tetap tegar.sembari ikut memeluk buk naila kuat.


#like dan komentar kalian adalah semangatnya author


#gadih amak abah

__ADS_1


__ADS_2