Kiara "Tersakiti Adalah Hidupku"

Kiara "Tersakiti Adalah Hidupku"
Regi....?


__ADS_3

Disaat menjauhkan dahan itu dari jalan,Regi mendapatkan ide yaitu pura pura hilang dari penglihatannya. Pura pura berteriak pasti akan membuat Kiara takut setengah mati.


"AAAAAHHHHHH" Teriak Regi sambil berlari menghilang dari depan mobil.


Kiara terkejut, bulu kuduk seakan akan berdiri mendengar teriakan Regi, tidak berselang lama Regi kembali beraksi yaitu ia berteriak memanggil manggil Kiara, menyuruhnya untuk keluar dari dalam mobil untuk mencarinya. "Kiara!!!!!!!!" Teriak keras Regi secara berulang ulang " Kiara!!!!!!"


Jantung Kiara berdegup kencang seakan akan jantungnya berhenti berdetak mendengar teriakan Regi yang menakutkan. "REGI!!!! Kamu dimana???" Kiara sambil memegang gagang pintu mobilnya, mencoba keluar dari dalam mobil dengan penuh keberanian. "Re... Regi!???" Kiara gemetar ketakutan saat didepan mobil, tidak melihat siapa siapa.


Tiba tiba datanglah Regi dari arah balakang tujuan mengageti Kiara yang sedang ketakutan. "Whaaaa!!!" Teriak Regi mengagetkan Kiara!?", Kiara terkejut sampai sampai ia terduduk lemas ,menyender di mobil, "Regi? Darimana aja kamu?" Tanya Kiara mencoba untuk tenang, "lu nya tuh loh kemana aja? Udah ayok ah kita balik? Serem tau gak dideket makam malem malem gini?" Ajak Regi.


Kiara perlahan memegang tangan Regi  sambil gemetar, " Regi!! Aku minta izin megang tangan kamu ya? Aku takut banget ini?" Ucap Kiara gemetar memohon kepada Regi untuk mengizinkannya memegang erat tangan Regi. "Yaudah pegang aja nih sampe lu lupa kalo itu tangan gue?" Sindir Regi mengijinkan Kiara untuk memegang tangannya.


Suasana mencekam mendatangi mobil Regi, dengan sigap Regi menyetel sebuah lagu untuk menenangkan suasana ,"Ra? Maaf ya? Gue tadi sengaja nakut nakutin lo? Eh rupanya lo takut sampe mau mati? Lucu tau gak gue ngeliat lo ketakutan sampe megang megang tangan gue?" Regi meminta maaf atas perbuatan kejamnya pada Kiara disamping TPU tadi.

__ADS_1


"Gak tau sih kamu? Teriak teriak gak jelas? Aku kan jadi merinding, terus ngapain juga nyeritain cerita horro malem malem gini ke aku, udah tau aku tuh masih sama kayak dulu, takut dengan yang namanya hantu Reg?" Jelas Kiara jujur tentang dirinya.


Regi kembali meminta maaf, tidak sopan baginya jika membiarkan Kiara tetap ketakutan seperti ini jika ia tidak minta maaf " Ra? Sekali lagi gue minta maaf ya?"


Kiara mengangguk mengiyakan permaafan Regi kepadanya,  rasa ketakutannya mulai mereda disaat mereka menonton sebuah content creator di youtube yang bernama Erpan1140, dengan content Nya yang menghibur bisa menghilangkan rasa takut Kiara.


***


Sudah sampai didepan rumah, lampu beserta tabir tabir jendela sudah ditutp dan dimatikan, tanda bahwa Mola sudah tertidur pulas dikamarnya bersama Adzkar, ditambah kondisi Mola yang sedang demam tinggi mungkin akan membuatnya lebih cepat untuk beristirahat, Kiara mencoba memanggil manggil Mola dengan ketokan pintu yang ia lakukan, tidak ada jawaban, artinya semua orang dirumah sudah tertidur pulas.


"Yaudah deh? Ayok gaskeun kita balik kerumah gue lagi?" Regi mengambil kunci mobil dari dalam saku celananya dan pergi meninggalkan rumah Kiara yang sudah gelap.


Jam sudah menunjukkan pukul 23.22 , Kiara tertidur didalam perjalanan menuju rumah Regi, pasti Kiara lelah karena hari ini adalah hari yang paling rumit yang ia pernah hadapi sekali seumur hidup ini (mungkin).

__ADS_1


Saat didalam garasi mobil, Regi membangunkan Kiara yang sudah tertidur pulas ditempat duduknya, terlihat sekali bahwa Kiara sedang memikirkan banyak sekali persoalan, sehingga dia mudah sekali takut dan lelah hingga ketiduran,ngeces lagi.


"Mama? Kiara malem ini tidur dirumah kita dulu ya, tadi rumah Kiara udah tutupan, mana bunda udah tidur pulas banget kayaknya?" Regi sambil memegang tangan Miza.


"Owh yaudah gak papa? Kiara tidur dikamar tante aja ya?" Miza sambil menunjuk kamarnya, " terus kamu juga gak usah kaya terlalu asing disini, kamu itu udah tante anggep sebagai anak sendiri loh Ra?" Nasehat Kiara mengantuk berat. "Ngapa gak tidur dikamar Regi aja ma? Biar Regi tidur dikamar kak Rakan aja kan biar simpel" Ucap Regi menolak usulan Miza.


"Yaudah deh? Kiara tidur dikamar Regi ya? Biar Regi yang anterin? Dan kamu Regi! Jangan tidur bareng Kiara!?" Perintah Miza menatap tajam mata Regi. "Iya ma?" Jawab Regi malas.


"Niih kamar gaming gue? Jangan macem macem loh ama barang barang gaming gue? Harganya mahal tauk!" Ucap Regi membukakan pintu kamarnya.


"Iya makasih Reg!?" Kiara langsung terbaring lelah dikasur Regi yang sangat empuk sehingga Kiara lupa untuk berdoa sebelum tidur.


Bersambung......

__ADS_1


Jangan lupa buat vote cerita ini , karena satu vote bisa membuat author lebih semangat lagi menyambungkan ceritanya. Jangan lupa juga untuk tekan follow jika kalian tidak ingin ketinggalan cerita cerita menarik lainnya dari saya.....


__ADS_2