
Teman teman Regi datang ke rumah Kiara untuk menjemput Regi,karena ada masalah yang harus diselesaikan dengan anak anak lainnya.
"Assalamualaikum?" Salam Afaiq dan Rafi
"Waalaikumsalam? Itu temen temen Regi bun? Mereka pasti nyariin aku? Yaudah Regi pamit pulang dulu ya?"
"Ah masa sih? Nanti dulu lah?"
Kiara mengajak masuk Faiq dan Rafi, memperkenalkan diri kepada kedua temannya.
"Okey? Ra ini temen gue namanya Afaiq dan Rafi?" Regi sambil menunjuk ke arah Afaiq dan Rafi
"Dan ini temen masa kecil gue ? Namanya Kiara? Kalo kalian berani nakalin dia? Gue bantai kalian?" Regi sambil sedikit tertawa
"Cantik juga yaa?" Ucap Rafi sambil meratapi Kiara yang tidak memakai cadar,itulah Kiara , gadis glowing cantik jelita yang terancam oleh penjahat yang sudah menggemparkan Indonesia.
"Syuuuut! Ada bundanya didalem,jangan sembarangan? Dah ah ayok pulang?" Ajak Regi sambil menarik tangan Faiq dan Rafi.
***
Hari sudah malam,jam sudah menunjukkan pukul 19.32 , Kiara melihat WA nya yang baru saja dibuat oleh Regi tadi siang.Tiba tiba datang chat dari Regi, yang meminta Kiara untuk mengambil sebuah kado di pos ronda.
"Ra? Gue ada kado buat lo? Lo ambil ya di Pos ronda!"
"Iya Reg!?"
Kiara pun keluar mengambil kado dari Regi di pos yang tidak terlaku jauh.
Diperjalanan pulang ada dua laki laki menggunakan jaket sedang berjalan dibelakang Kiara,dengan perasaan tidak sedikit mengenakkan,Kiara memutuskan untuk berjalan lebih kencang,tapi....kedua lelaki tadi langsung mendekap Kiara dan membuat Kiara pingsan,langsung dibawa lari menggunakan mobil kedua Lelaki tadi.
***
Triiiiiiiiiiing
Suara telpon Regi yang berdering.
"Halo? Assalamualaikum?
"Waalaikumsalam? Regi? Kamu ngeliat Kiara gak?"
"Ooh Bunda? Gak tuh? Kiara gak dengan Regi sekarang? Emang ngapa Bun? Kiara gak ada dirumah?"
"Iya tadi Kiara bilang mau ngambil kado dari kamu yang ada dipos ronda? Tapi sekarang belum pulang juga? Katanya bentar?"
"Kado?? Regi gak ngasih kado bun?" Tiba tiba Regi teringat dengan perkataan Devil
"Gue bisa meretas seluruh akun medsos? Gue juga bisa ngebajak seluruh teknologi yang ada di Indonesia ini?"
"Ya udah Bun? Kalo gitu Regi keruamh Bunda ya?
Regi langsung memutuskan panggilan ,mengambil jaket dan menelpon kedua temannya tadi unthk pergi kerumah Kiara.
Sesampainya di rumah Kiara, Afaiq melihat sebuah kado pink di pagar halaman rumah Kiara,Afaiq pun mengambil kadi tersebut dan membukanya dirumah Kiara
"Reg? Tu apaan?" Tunjuk Faiq
"Waw? Kado Iq? Lu ambil sana!" Suruh Rafi
__ADS_1
"Okey?"
Regi datang menemui Mola , menanyakan tentang hal yang tadi barusan saja dibicarakan ditelpon.
"Apa yang sebenarnya terjadi Regi? Kamu kayaknya cemas banget?" Tanya Mola
"Regi!!" Panggil Rafiw
"Liat nih ada surat didalem kado ini?" Faiq sambil memberikan surat kepada Regi.
Didalamnya terdapat sebuah kata yang menyebutkan Kiara dan Regi.
"Dear jagoan!
Gue cuman mau ngabarin kalo gue mau nepatin janji gue 6 tahun yang lalu, yang lo meluk Verra sambil nangis itu loh? Hhhhh! Gimana udah kan?
Lu bisa dateng keGudang sekolah lama , gue udah kirim ke email lo alamat sekolah yang mana, lo bisa susul gue sebelum nih cewe udah gue mainin itunya? Hahahahahahah?"
Regi langsung terlutut lemas , tangannya gemetar,air mata rasanya ingin jatuh,hati yang sekarang dalam kondisi khawatir.
"Kiara? Kiara diculik!"
"HAH!!!"
Mendengar hal itu ,Mola langsung terbaring pingsan,sedangkan Adzkar belum mengetahui kabar ini, karena Adzkar berada dirumah neneknya.
Faiq dan Rafiw pun membawa masuk Mola ,menyadarkan Mola.
Regi yang masih diluar,mengingat ingat apa yang akan dilakukan Devil kepada Kiara.
"Gue tau? Gue bakalan lawan Devil,dan nyelamatin Kiara?" Ucap dalam hati Regi
"Tunggu! Lu mau datengin dia sendirian? Masih waras gak sih lo!?" Ujar Faiq tidak setuju dengan arahan Regi
Regi sontak menjawab "Ini urusan gue? Devil cuma mau gue! Gue gak mau kalian kemakan dengan perangkap dia? Gue pergi!"
***
Kiara pun bangun dalam kondisi lemas,dengan ikatan tali dikedua tangan dan kakinya,ditambah lagi dia sudah tidak dalam kondisi Berhijab dan bercadar.
"Aa? Aaaaku dimana?" Pikir Kiara
Tiba tiba datanglah seorang Devil membawa crowbar yang sudah dipenuhi darah.
"Akhirnya lo bangun juga? Kiara Wati!!!Hahahaha?" Devil tertawa dengan tertawa jahatnya
"Mau apa kamu!"
"Hah? Lo gak dikasih tau apa ama sih jagoan lu? Lu bakalan bernasib sama dengan kakak angkat lu?"
"Kak Verra?"
"yap tepat sekali,tapi sebelum gue bunuh lu? Gue mau mainin lu dulu?"
"Aaaaaahhhhhhh! Jangan deket deket!" Usaha Kiara melepaskan ikatan ditangan dan kakinya.
"Berhenti!!" Regi datang dengan memegang kartu Devil yang diberikan kepadanya dulu.
__ADS_1
"Waw! Jagoan Verra udah dateng!?"
"Mau lu apaan! Hah?"
"Gue mau lu ngeliat bidadari kecil lu mati didepan mata lu!?
Kiara hanya terdiam , mencoba melepaskan ikatan talinya
Tangan Regu gemetar mendengar Devil berkata seperti itu,menggambarkan bahwa Regi takut kehilangan Orang yang dia sayangi untuk kedua kalinya.
"Verra bilang! Lu bakalan jagain Kiara? Tapi apa? Lu ngehalangin dia buat keluar rumah aja gak bisa! Gak becus lu!!" Sindir Devil
"Lu ngeretas WA gue! Dan lu yang nyuruh Kiara buat ngambil kado yang kasih kedia kan!!!!!" Ucap Regi dengan Nada tinggi
Devil langsung melemparkan crowbar nya kearah kepala Regi,tapi Regi berhasil menghindar. Devil langsung memberikan pukulan ke Regi , Regi pun terkena pukulan sehingga terjatuh.
"Segitu doank! Katanya lu preman Bandung!" Sindir Devil
"Gilaaa? Kuat banget pukulannya" Ucap Regi didalam hati
Devil langsung mencekik leher Regi kemudian mengambil crowbar nya dan menusukkannya ke perut Regi
"Aaaawggghhh!!!!!?" Regi kesakitan menahan tusukan dari Devil.
Kiara yang berhasil melepaskan ikatan tali yang mengikatnya, langsung memukul kepala Devil menggunakan gagang sapu kemudian berlari.
"Aaaduuuh?" Devil langsung menarik crowbar yang sudah tertusuk diperut Regi dan melemparkannya ke arah Kiara yang sedang terpojok
Syyyyyyyyiiiiiiiiiiiinggg
Suara crowbar yang menancap didinding tepat disebelah kepala Kiara.
Regi yang jatuh lemas , langsung terbaring, dan Devil langsung berlari sambil mengambil pisau yang ada dikantong belakangnya lalu menusukkannya ke perut Kiara.
"Aaaaahhh!!!!!" Teriak Kiara kesakitan melihat perutnya yang yang sudah tertusuk.
Devil perlahan mencabut tusukan tersebut, membuat Kiara menderita dengan tusukan pisau tersebut.
Devil perlahan mencium pipi Kiara , Kiara pun tidak bisa berbuat apa apa,karena inilah luka yang paling perih yang pernah ia rasakan.
"Ki...Kiara????" Ucap Regi sambil berusaha berdiri melawan Devil.
Devil berbalik badan, menjilat pisau yang sudah dipenuhi darah Kiara.
"Rasanya seperti menjadi Psikopat dunia???" Devil sambil tertawa
Regi berlari sekuat tenaga lalu menerjang Devil sampai terjatuh.
Gebrrakk! Suara terjangan Regi. Kiara yang saat itu terduduk lemas mendadak kembali staminanya langsung memeluk Regi.
"Gue yang bakalan ngabisin sekuruh member lo!" Ucap Regi percaya diri
"Kiara gak akan bisa lari!" Devil menarik baju Kiara hingga terjatuh didekapan Devil.
"Ayok kita selesain sekarang Devil!?"
"Ayok!!!"
__ADS_1
Luka yang ada diperut Regi tidak terlalu parah,tapi mungkin saja bisa membuatnya terbaring lemas kapan saja,tapi dia harus tetap melawan Devil demi menyelamatkan Kiara.