Kiara "Tersakiti Adalah Hidupku"

Kiara "Tersakiti Adalah Hidupku"
Awal sekolah yang menyedihkan


__ADS_3

Triiiiiiiiinggg!!!!!!!!!!!


Bunyi alarm handphone Kiara yang berbunyi disamping telinganya,membangunkannya untuk menunaikan ibadah sholat shubuh,Kiara terbangun dengan sigap lalu melihat jam dinding yang menunjukkan pukul 4.23 pagi,


"Udah shubuh nih?Ke masjid ah!!?"beranjak keluar dari tempat tidurnya,kemudian mengambil mukena putih yang selalu dibawanya pergi ke masjid


Kiara yang mendengar suara adzan yang sudah berkumandang,membuatnya cepat cepat untuk oergi ke masjid.


***


Setelah selesai sholat shubuh dia pun kembali ke rumahnya untuk membantu Bunda menyiapkan sarapan untuk mereka .


Melihat jalan yang basah kuyup membuat Kiara teringat dengan tangisan adiknya tadi.Pasti akan sangat berarti bagi kehidupan Kiara.


Sesampainya dirumah,Kiara sudah disajikan dengan pelukan hangat dari sang adik,bahkan Mola pun heran apa yang terjadi dengan Adzkar akhir akhir ini.


"Ehh!!Adzkar?"Kiara terkejut karena Adzkar tiba tiba memeluknya


"kakak gak pergi lama lama kan?"tanya Adzkar


"Hhhhh?Mimpi apa kamu tadi malem?Udah ah!Lepasin!Panas tauk!!"jawab Kiara sambil melepaskan pelukan


Adzkar


"Iih?Kakak jahat!"


"Iiih?Apa yang jahat!Bunda Adzkar nih lagi sakit yaa Bun?"tanya Kiara kepada Mola


Mola hanya tertawa geli melihat kelakuan mereka berdua,tanpa menjawab pertanyaan Kiara tadi.


"Ah!?Udahlah kalian ini!?Adzkar tuh cuma lagi mood deket sama kamu Kiara?"


"Iiiih!?Apaan sih Bunda nih??"


Mola tertawa untuk kedua kalinya,karena baru kali ini Mola melihat kedua anaknya berdebat secara malu malu seperti ini.


Tak lama kemudian Adzkar dan Kiara pun menjauhi satu sama lain,sedangkan Mola sedang menyiapkan sarapan untuknya dan yang lainnya.Ayah yang sedang membaca Alquran membuat Kiara untuk memutuskan mandi lebih awal dari biasanya,tanpa ragu,dia langsung mengambik handuk lalu pergi ke kamar mandi.


"Sayang?.....Tumben mandinya cepet banget?"tanya Mola sambik memasak nasi goreng kesukaan keluarganya


"Gak papa Bun?Lagi pengen aja"jawab Kiara yang tampak masih kesal dengan kejadian tadi


Kiara pun mandi kemudian masuk kekamarnya untuk mengganti bajunya dengan seragam sekolah,terlihat Adzkar yang sedang mencari kotak pensil yang sudah disiapkan oleh Bunda tadi malam.Kiara melihat kotak pensil tersebut ada dimeja belajar Kiara yang tidak jauh dari posisinya sekarang. Dan kejadian lucu ada disini.


"Adzkar kamu nyari apa?"tanya Kiara sanbik mengelap rambutnya yang masih basah


"Nyari kotak pensil?Kakak yang nyumputin ya??"jawab Adzkar sambil merautkan wajah kesalnya


"Iiih apaan sih!Nuduh nuduh orang sembarangan?Itu tuh kotak pensilnya dimeja!Heh!Makannya kalo punya mata tuh dipake?Jangan cuma jadi pajangan doank!?"Ujar Kiara sambil mencubit pipi Adzkar dengan sangat kuat.Dan Adzkar juga mencubit pipi Kiara dengan lebih kuat.Tapi alhasil Adzkarlah yang harus teriak kesakitan , langsung memanggik Mola


"Ahhhhhh!!!!Kakak!!!!Sakit!???Ahhh?BUNDAAAAAA!"teriak Adzkar yang menjerit kesakitan


Mola pun langsung pergi ke kamar Kiara untuk mekihat keadaan


"Astagfirullah?Kalian ini ngapain?Cubit cubitan pipi!?"Tanya Mola


"Ini nih Bun ?Adzkar nuduh Kiara yang ngambil Kotak pensilnya padahal enggak?Kiara kan gemes ama Adzkar!?"jawab Kiara sambil mengelus elus pipinya


"Hhhh?Kalian nih ada ada aja?Kiara!Kamu liat tuh adik kamu?Pipinya merah kamu cubit terlalu kuat??Hhh"

__ADS_1


"Iya Bun?!Sama Kiara juga"


"Ah!?Yaudahlah Bunda mau masak lagi,baik baik kamu jadi kakak ya Kiara?"


"Iya Bun"


Belum sampai Mola ke dapur , Vicko bertanya apa yang barusan terjadi di kamar Kiara,lalu Mola menjelaskan dari awal hingga akhir,Dan melanjutkan masakannya.


Jam sudah menunjukkan pukul 6.34 yang artinya setengah jam lagi Kiara sudah harus berada di Sekolah barunya


"Ehem!Makannya cepet banget sayang?"tanya Vicko kepada Kiara


"Gak papa yah?Kiara mau langsung kesekolah?"Jawab Kiara sambil memakan Nasigoreng nya dengan lahap


"Ooh?Yaudah tapi bisa gak sih agak pelan?nanti keselek loh?"


"Enggak kok yah?"


"Hmmm"


Setelah sarapan Kiara langsung pergi kesekolah yang tidak jauh dari rumahnya,lain dengan Adzkar yang masih bekum sekolah,masih ada waktu liburan 2 hari lagi untuk dia.


"Ya udah Bun?Yah?Kiara oergi dulu ya?Assalamualaikum?"Ucap Kiara sambil menyalami kedua orang tuanya


Dengan Hijab dan Cadar berwarna putih ,Kiara sangat pede dengan penampilannya yabg begitu suci,karena dia anggap warna putih adalah warna yang paling bersih,itulah kenapa dia menyukai warna putih.


Dia datang kesekolah dengan pakaian yang amat sangat rapi,membuat para laki laki heran dengan penampilannya,tidak sengaja Kiara mendengar bisikan lelaki dari sebelah kirinya "Wiiiiih?Gila tuh anak!?Keknya suci banget??",mendengar hal itu Kjara pun langsung menatap kedua laki laki tersebut dan menyapa"Hi kak?",Kedua lelaki itu langsung meleleh karena mata Kiara yang bersinar seakan akan membawa laki laki kepada bulan.


Sarah,Kirana,Azza,Intan,dan juga Nia tampak heran dengab penampilan Kiara yang begitu rapi sekaligus indah dipandang mata.Kiara pun mendekati mereka,dan menyapa"Assalamualaikum?"


Mereka menjawab salam dengan rasa heran"Waalalaikumsalam,Ra?Ini beneran kamu kan?"tanya Sarah


"Iya"


"Manji?Apa itu"tampak sekali Kiara tidak mengetahui makna dibalik kata tersebut,lalu Sarah CS kompak menjawab


"Manji itu?MANTAP JIWA"menjawab bersama sambil tertawa.


***


Dikelas Kiara sangat disegani oleh teman temannya karena penampilannya yang begitu MANJI bagi lavender team.


"Halo nama saya Lidya Kiara Wati asal Palembang,umur 12 tahun,hobi nulis novel,cita cita dokter"itulah yang diucapkan Kiara pada saat perkenalan diri.


"Okey anak anakku sekalian,kenalin nama Saya Ian Wijayanto,saya adalah wali kelas kalian,dan juga saya cuma ngajar B.Inggris doank gak lebih gak kurang,okey.Kalian dianjurkan memanggil saya dengan sebutan Mister Ian okey?Kenapa?Karena saya adalah guru B Inggris yabg paling muda disini,iya donk umur saya baru 21,lah kalian yang cewe cewe?,Nah.Saya harap kalian bisa menjadi siswa siswi kebanggaan Mister tahun ini yah?Dengan perlombaan sekolah antar angkatan nanti,saya harap kelas ini adalah kelas terbaik dari yang terbaik diangkatan Kelas 7"


Ian wijayanto adalah wali kelas 7 3 yang diduduki oleh Kiara dan Kirana,sangat gembira hati Kirana karena mendapatkan guru yang masih muda.Umur Mr.Ian sendiri baru 21 tahun,yang artinya masih single dengan wajah tampannya bisa membuat hati Kirana meleleh jika melihat Mr.Ian.


Didalam kelas tersebut ada salah satu siswa nakal yang bernama Rudi alhamiri,dengan wajahnya yang bisa dibilang cukup ngeri,jadi dia adalah siswa kelas 7 yang ditakuti oleh yang lainnya,termasuk Kiara.


Pada saat istirahat,Kiara sedang membaca sebuah Novel yang diterbitkan oleh ayahnya,tapi datanglah Rudi mendekati Kiara dan berkata"Hey cantik!?Buka donk cadarnya?"Ujar Rudi yang ingin mencubit pipi Kiara


"Maaf?saya gak bisa?"jawab Kiara sambil menundukkan kepala


Rudi yang tampak kesal langsung mencubit pipi Kiara secara mendadak.


"Iiiih!Apaan sih!?nyubit nyubit pipi orang sembarangan!"lawan Kiara sambil menghindari tangan Rudi yang bawel


"Hah?Ngomong apa Lo?Barusan ngomong apa?Woi!"bentak Rudi dengan wajah yang kesal.

__ADS_1


"Dahlah Rud?Gak baik!Baru masuk sekolah ini?Masa udah bikin masalah?"Ujar temannya Rudi yang bernama Fiqhi,sambil membawa Rudi duduk kembali ditempatnya.


"Kamu gak papa kan Ra?"tanya Kirana


"Gak papa kok!"jawab Kiara


Kiara memikirkan pesan Bundanya pada saat ingin pergi kesekolah tadi


"Kiara?Nanti kalo kamu udah sampe sekolah,Bunda pengen kamu gak ngelepas cadar kamu,dan jangan sampe kamu disentuh sama laki laki yabg belom kamu kenal ya.Bunda takut nanti Kamu bakalan jadi bahan pelampiasan nafsu anak anak disana,ya?"pesan Mola pada Kiara


Dalam hati Kiara "mungkin ini yang dimadsud Bunda?Okey!kayaknya aku emang gak boleh lepas cadar deh disini?" Ucap Kiara didalam hati.


Bel pulang pun berbunyi


Kriiiiiiiiiiiiiiiiing!


Sudah saatnya Kiara dan teman temannya untuj pulang bersama .


Ketika didepan gerbang Kiara melihat Sarah dan juga teamnya sudah menunggunya digerbang,Sarah pun mengajak pulang teman temannya menggunakan mobil pribadinya


"Hmmm?Udah semua,ayok kita balik"ajak Sarah sambil memegang kunci mobil.


"Sarah ,kamu bawa mobil sendiri?" Tanya Intan


"Iya disuruh ama Papa?"


"What!!!! Disuruh!!!"Azza yang tampak kaget


"Iya,gak papa kan,kalian kalo mau jalan jalan bikang aja ke aku? Aku bisa kok ngendarain mobil dengan lancar.?"


Kiara yang hanya melamun memikirkan kejadian yang baru menimpanya tadi, membuat teman temannya memutuskan untuk bertanya.


"Ra? Kamu ngapa sih? Dari tadi diem mulu gak ada suara?" Tanya Nia


"Gini loh? Kalian tau Rudi gak? Nah kalo tau? Gini nih! Tadi pas istirahat Rudi nyuruh Kiara buat ngelepasin cadarnya,tapi Kiaranya gak mau,jadi Rudi nya langsung nyubit pipi Kiara secara tiba tiba? Gitu deh!" Jawab Kirana


"Ooo"


Handphone Sarah berdering karena ada seseorang yang menelfon dirinya.


"●●●"


"●●●


"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun" Ucap Sarah secara tiba tiba,dan bertanya pada Kiara


"Ra?Ayah kamu pergi keJakarta ya?" Tanya Sarah yang tampak panik


"Iya ? Emang ngapa?" Jawab Kiara


"Yang sabar ya? Ayah kamu......" Ucap Sarah tidak lengkap


"Ayah aku ngapa Sarah?" Tanya Kiara dengan sedikit paksaan


"Ayah kamu? Ayah kamu? Ayah kamu meninggal Ra?" Jawab Sarah sambik menundukkan kepala dan perjalanan yang terhenti.


"Ah! Kamu pasti boong kan?" Ucap Kiara tidak percaya bahwa Ayahnya meninggal


"Aku serius Ra!" Jawab Sarah sedikit meninggikan Nada suaranya

__ADS_1


Suasana hening seketika , kemudian Kiara mulai menangis ,karena sedikit demi sedikit ,Dia percaya bahwa Ayahnya telah meninggal,Nia yang duduk disamping Kiara pun menenangkan Kiara yang menangis ,meminta agar Sarah pergi kerumahnya sekarang juga


Bersambung........


__ADS_2