King Of Multiverse

King Of Multiverse
Bab 0 : Prolog


__ADS_3

Bumi tahun 2752, pertempuran antar ras berlangsung di alam semesta, bumi yang termasuk salah satu planet terendah sangat di rugikan, karena para makhluk hidup di bumi yaitu ras manusia masih lah termasuk ras terlemah, walaupun mereka sudah mensejajarkan derajat mereka ke ras-ras yang lain, namun tetap mereka masih lah yang terlemah, karena disini ketika tiba-tiba munculnya suatu seperti gerbang namun tak terlihat seperti gerbang, di gerbang tersebut bermunculan ras-ras asing, yang dimana awal mula nya perubahan dunia.


Manusia belum memulai atau memiliki semacam kekuatan, namun ketika bumi di invasi oleh ras asing, baru disitu lah tiba-tiba manusia memiliki semacam berkah yang datang entah dari mana dan membuat mereka memiliki semacam kekuatan.


Kini ras manusia di pimpin kapten Sun yi yang ditugaskan dengan membawa team yang beranggotakan 5 orang, 3 pria 2 wanita, mereka mencoba untuk mengambil alih wilayah planet yang tak berpenghuni, namun tiba-tiba di perjalanan, mereka di sergap oleh ras asing.


Sepertinya mereka sudah mengetahui bahwa sun yi dan teamnya akan datang, seolah-olah seperti ada yang mengaturnya, sehingga team sun yi pun tersudutkan oleh pihak asing.


"Menyerah lah, serahkan batu suci yang kamu dapatkan". Ucap pemimpin ras asing ke sun yi.


"Sepertinya kalian sudah mengetahui bahwa kami akan datang ke sini". Ucap sun yi dengan tenang.


Namun di balik ketenangnnya, tersembunyi niat membunuh yang mematikan, namun niat itu ia sembunyikan dalam-dalam.


"Kau sebaikanya serahkan sekarang kalau tidak... kalian tidak akan selamat, dengan adanya kami yang berjumlah 500 orang, kami bisa saja melenyapkan kalian dengan mudah". Ejek si pemimpin ras asing.


Sun yi sangat marah, ia tidak membayangkan bahwa dalam tugasnya yang tiba-tiba ini, ia di sergap oleh ras asing, seperti ada orang yang bertanggung jawab di balik semua ini, seolah-olah mereka telah di atur untuk membunuh dirinya.


Sun yi sangat bingung, dari mana pihak asing ini mengetahui bahwa ia mendapatkan batu suci, hanya beberapa orang saja yang mengetahuinya, batu itu ia dapatkan di reruntuhan di planet gelap, yang dimana ketika ia mendapatkan itu hanya beberapa orang saja mengetahuinya.


Beberapa orang yang mengetahuinya semuanya adalah para petinggi ras manusia, tapi kenapa pihak asing mengetahuinya juga, sun yi bingung ketika memikirkan itu, namun disini ia cukup menyadari bahwa sepertinya di antara ras manusia ada seorang penghianat.


"Sepertinya di antara ras manusia kita ada seorang penghianat". Gumam sun yi dengan suara rendah.


Sun yi tidak menanggapi apa yang di minta para ras asing, ia hanya diam dan waspada di sekitarnya, melihat di sekelilingnya mereka sudah di sudutkan oleh pihak asing, ia mau tidak mau harus memikirkan bagaimana menyelesaikan mereka semua, walaupun sun yi cukup yakin akan kekuatannya, namun ketika melihat pasukan berjumlah 500 orang, ia jadi ragu untuk melawannya, karena sun yi membawa sebuah team dan bertugas sebagai ketua, ia juga harus memikirkan teamnya tidak hanya dirinya saja.


Ketika ia berpikir untuk bagaimana caranya menghindari pertempuran dengan membawa teamnya keluar dengan selamat, tiba-tiba salah satu team yang di bawanya, menusuk ia dari belakang dengan sebuah pedang yang menancap di dadanya.


Sun yi langsung kaget dan tidak menyangka bahwa team yang ia bawa ternyata menusuk ia dari belakang, orang yang menusuknya bernama zhou chen, di antar team nya sun yi, zhou chen merupakan orang terkuat kedua setelah sun yi, bisa di bilang ia adalah seorang wakil kapten team, namun pada saat ini wakil kapten team nya tiba-tiba menusuk ia dari belakang, apa maksud semua ini.


Bingung dengan apa yang sudah terjadi, sun yi hanya melihat ke arah zhou chen yang telah menusuk dirinya dengan sebuah pedang dengan tatapan tak percaya, namun niat membunuh membanjiri dirinya.


"Jadi semua ini ada hubungannya denganmu, apakah kalian semua (team) sudah di tugaskan dalam misi ini, untuk mengepungku dengan pihak asing, agar bisa mendapatkan batu suci ?"


"Sepertinya aku tahu siapa di balik semua rencana ini". Ucap sun yi dengan kemarahan.


Dengan adanya zhou chen bertindak dalam penghianatan, sun yi sudah menyadari siapa di balik penghianat di pihak ras manusia, karena zhou chen berasal dari group zhou dan juga misi yang ia dapatkan dari group zhou, ia langsung menyadari siapa di balik dalang semua ini.


"Ya cukup aku yang bertindak, sepertinya kau sudah tahu dan tak perlu lagi menjelaskan semuanya".


"Cukup omongannya serahkan batu sucinya". Ucap zhou chen dengan wajah rakusnya.

__ADS_1


Sun yi dengan tatapan membunuhnya, ia langsung melepaskan kendali atas zhou chen yang telah menusuknya di dadanya, walaupun ia tahu bahwa ia takkan selamat setelah di tusuk, sun yi tetap tidak menyerah dan masih tidak mau menyerahkan batu sucinya ke zhou chen, dari pada di berikan ke pihak penghianat, lebih baik ia hancurkan saja, namun setelah di melepaskan kendali atas penusukan itu, ia mencoba melarikan diri dengan kekuatan yang tersisa sembari ia memikirkan cara menghancurkan batu suci tersebut.


"Kau mencoba kabur". Ucap pemimpin ras asing dengan tatapan menghina.


Di sampingnya telah berdiri sosok zhou chen, seolah-oleh mereka seperti orang yang akrab dan sudah mengenal cukup lama, mereka berdua melihat ke arah di mana sun yi kabur, keduanya terlihat seperti orang khawatir, karena di pandangan mereka melihat, bahwa sun yi berusaha menghancurkan batu suci tersebut, walaupun ia tahu batu suci itu penuh dengan rune, tapi mereka masih merasakan cukup kekhawatiran, daripada akan terjadi sesuatu yang tidak di inginkan, lebih baik mereka mengantisipasinya.


"Kejar dia, jangan biarkan dia menghancurkan batu sucinya". Ucap sang pemimpin ras asing dengan wajah yang marah.


Dengan kekuatan yang tersisa, sun yi berusaha kabur secepat dan sejauh mungkin, sembari berusaha menghancurkan batu sucinya.


Menengok ke arah belakang, sun yi melihat bahwa ia di kejar oleh ratusan pasukan ras asing, walaupun ia di kejar dengan ratusan ras asing dalam keadaan yang sekarat, namun ia tetap berjuang kabur sebisa mungkin.


Hingga pada saat ia tak tahu harus bagaimana lagi, karena ia sudah mencoba menghancurkan batu suci itu, namun tak bisa menghancurkannya, dengan perasaan terpojokan, ia melihat di depannya ada semacam black hole.


Black hole merupakan lubang tak berujung, dimana jika seseorang masuk kedalamnya, ia tak akan tahu di bawa kemana, namun kebanyakan orang yang telah masuk ke black hole, mereka tak akan bisa kembali dan bisa di katakan akan mati jika kau memasukinya.


Ketika sun yi melihat black hole itu, dengan keadaannya yang tak mungkin lagi selamat, tak berpikir panjang ia memutuskan untuk masuk ke black hole, daripada batu suci itu di ambil penghianat dan ras asing, lebih baik ia bawa dalam kematiannya ke dalam black hole tersebut.


Melihat hal ini, zhou chen dan pempin ras asing tersebut makin panik, karena ia tahu apa yang ingin di lakukan sun yi, karena di kejauhan mereka melihat tindakan sun yi yang mengarah ke black hole.


"Hentikan dia, jangan sampai ia masuk ke black hole". Teriak pemimpin ras asing dengan wajah marah dan panik.


Pasukan pun mempercepat pengejarannya, namun sun yi udah tiba di depan black hole tersebut, sebelum ia masuk ke balck hole tersebut, ia mengarahkan pandangannya ke arah pasukan ras asing dan zhou chen.


Mendengarkan hal ini, zhou chen dan pemimpin ras asing memperlihatkan wajah jeleknya, marah, panik dan campur aduk.


"Tangkap dia". Teriak pempin ras asing ke pasukannya.


Namun sebelum pasukan ras asing sempat menangkap sun yi, sun yi sudah memasuki black hole sambil memandangi wajah kedua penjahat tersebut dengan wajah senyumnya.


Melihat sun yi yang telah memasuki black hole, sang pemimpin sangat marah.


"Arghhhh". Teriak pemimpin dengan kemarahan.


Ia tak mungkin masuk kedalam balck hole untuk menangkap sun yi lagi, karena ia tahu bahwa apa yang akan terjadi ketika seseorang memasuki black hole, jadi disini sang pemimpin hanya bisa meluapkan kemarahannya dengan berteriak.


Merasakan bahwa misinya gagal, wajahnya zhou chen juga terlihat sangat jelek, namun ada perasaan tak percaya, karena ia tak menyangka bahwa sun yi akan memasuki black hole, ia tahu bahwa sun yi dalam keputusasaan dan tak mungkin akan selamat lagi, tapi ia tidak akan benar-benar menyangka bahwa sun yi lebih memilih kematiannya dengan cara memasuki black hole.


Zhou chen tak tahu harus mengatakan apa ke markas, ketika misinya gagal dan membuktikan bahwa sun yi telah mati, merasa bahwa misinya gagal, zhou chen merasakan tertekan dan marah.


Didalam black hole, sun yi yang sedang sekarat, menyaksikan sekitar kedalaman black hole, sebelum kematiannya ia bisa melihat dalamnya black hole seperti apa, ia telah merasakan arus ruang waktu yang tak beraturan, seolah-olah waktu akan runtuh.

__ADS_1


Dengan perasaan tak berdaya dan merasakan kematiannya sudah dekat, ia melihat sesuatu di tangannya yang menggenggam sebuah batu berwana hitam yang di penuhi rune yang aneh, benda itu adalah batu suci.


Ia tak menyangka benda yang ia dapatkan di reruntuhan planet gelap, akan membawanya kedalam kematian, awalnya ia mengira bahwa batu hitam pekat ini merupakan batu biasa, ketika sun yi memikirkan kembali, di saat ia pertama kali menemukan batu itu, batu tersebut hanya terlihat hitam pekat, terlihat seperti batu biasa, namun saat ia mengambilnya dan membawanya ke bumi, ia melihat bahwa batu tersebut telah berubah, sebelumnya hitam pekat, tiba-tiba di tengahnya terlihat sosok naga yang mengaum/berteriak dan juga tiba-tiba rune yang aneh muncul di sekitar batu hita tersebut.


Ketika ia bingung dengan batu tersebut, ia pun memberitahukannya ke pemimpin-pemimpin ras manusia, namun disinilah letak kesalahannya, ia tak menyangka bahwa di antar pemimpin ras manusia ada seorang penghianat yang telah bersekongkol dengan ras asing.


Jika saja ia tak memberitahukan tentang batu tersebut ke para pemimpin ras manusia, mungkin ia tak akan berakhir seperti ini, namun nasi telah menjadi bubur, apa yang sudah ia lakukan terlanjur menjadi bubur alias penyesalan.


Di saat-saat sun yi memikirkan hal-hal yang lalu dan kesadarannya juga sudah mulai kabur, tiba-tiba batu suci yang di genggamnya bersinar, sun yi melihat kembali ke arah tangan yang menggenggam batu tersebut, ia melihat bahwa batu itu bersinar.


Dengan keadaan yang benar-benar sekarat, ia merasa seperti berhalusinasi ketika melihat tangannya yang menggenggam batu itu, karena ia melihat bahwa batu itu bersinar, namun ia tak menyadari bahwa apa yang telah ia lihat itu benaran terjadi.


Merasakan bahwa ia akan segera mati, ia sempat memikirkan keluarganya dan teman-teman nya yang telah mendukungnya, mengingat hal itu sun yi merasakan kesedihan, apa lagi mengingat keluarganya.


"Ayah, ibu, sun ni, maafkan aku yang tak bisa menjaga kalian lagi, aku berharap kalian bisa menjalani hidup yang damai, tanpa aku disisi kalian". Gumam sun yi di saat-saat terakhirnya


Ketika sun yi berpikir bahwa ia benar-benar akan mati, batu hitam pekat nan suci tersebut melepaskan segel pada rune yang telah lama ada di sekitar batu suci tersebut.


Batu suci itu melepaskan kendalinya dari genggaman sun yi dan mengambang di atas tubuhnya sun yi yang telah terbaring tak berdaya.


Melihat hal itu, sun yi hanya bisa memandanginya dengan tatapan tak percaya, karena ia tak bisa bergerak lagi, sun yi hanya bisa memandangi sosok batu yang mengambang di depannya, ia sempat berpikir apakah ini halusinasi sebelum kematian atau...


Ia tak tau harus berbicara seperti apa lagi, ia tak peduli lagi entah itu halusinasi atau nyata, ia hanya merasakan bahwa ia akan segera mati, jadi ia tak ingin memikirkan hal yang lain lagi, di pikirannya yang terpenting baru tersebut tidak berada di tangan ras asing maupun si penghianat zhou chen, hal itu sudah cukup membuatnya lega, walaupun ada perasaan menyesal, menyesal dalam arti sebelum ia meninggal, ia tidak bisa melihat keluarga dan teman-temannya.


"Jika ada kesempatan untuk bertemu kalian, aku cukup senang jika aku harus mati sekarang". Gumam sun yi sambil membayangkan wajah keluarga dan teman-temannya dengan wajah tersenyum.


Ketika sun yi bergumam dalam hatinya, batu suci yang mengambang di depannya bergetar, seolah seperti menanggapi apa yang di rasakan sun yi, batu itu bergetar hebat sembari memancarkan sinar cahaya yang menyilaukan, sun yi yang sempat memejamkan matanya, ia pun membuka kembali matanya dan melihat ke arah batu suci yang mengambang di depannya.


Ia hanya melihat sebentar, kemudian ia tak sanggup lagi menahan kesakitaannya, ia hanya pasrah akan kematian yang akan menghampirinya.


Merasakan kematian yang semakin mendekat, batu suci tersebut membuka segelnya, gambar naga yang mengaum di batu tersebut keluar, seolah alam semesta bergetar, seperti makhluk suci lahir di alam semesta, di dalam balck hole yang dimana waktu seperti tak beraturan, mulai membentuk suatu pusaran, seperti menarik tubuh sunyi kedalam pusaran tersebut.


Sun yi yang merasakan kematiannya, ia merasa seperti tubuhnya di sedot ke suatu tempat, ia hanya bisa merasakan tapi tak bisa melihat di sekitarnya apa yang sedang terjadi, yang di pikirannya saat ini, mungkin ketika seorang yang merasakan kematian, tubuh orang itu akan di bawa ke alam bawah (nether).


Melihat kembali ke sosok naga, naga itu masih mengaum kencang, seperti pertanda bahwa kiamat akan datang, tapi tak seorang pun merasakannya, karena saat ini naga tersebut berada di black hole.


Setelah mengaum yang cukup, naga tersebut berputar-putar sekitar di atas tubuhnya sun yi, naga itu merasakan bahwa ia melihat sosok yang mampu membuatnya tergerak, ia pun meluncur ke arah tubuhnya sun yi dan memasuki tubuhnya sun yi yang telah terbaring tanpa sadar yang sembari di tarik oleh pusaran waktu.


Ketika naga tersebut memasuki tubuhnya sun yi, naga itu tiba-tiba tercetak di tubuhnya sun yi, terlihat di tubuhnya gambar sosok naga yang tercetak di belakang punggungnya sun yi, seolah seperti tattoo yang berbentuk naga yang ganas.


Terlihat peroses tersebut cukup lama, namun sebenarnya hanya sebentar ketika naga tersebut memasuki tubuhnya dan muncul di belakang punggungnya sun yi.

__ADS_1


Kemudian tubuhnya sun yi memasuki pusaran yang terbentuk dari waktu yang kacau, sun yi pun terlahir kembali, namun ia bukan terlahirkan di waktu yang sama dimana saat ia terbunuh, tapi kembali di waktu 200 tahun yang lalu tepatnya ia masih di bangku kelas 3 sekolah menengah pertama, seolah waktu terulang kembali, namun ingatannya selama 200 tahun masih ada.


__ADS_2