
Tahun 2552, dimana semua makhluk hidup banyak mengalami perubahan, di antaranya manusia kini rata-rata memiliki semacam kekuatan, mereka (manusia) merupakan ras yang paling lemah dulunya sekarang berubah menjadi ras yang sejajar pada makhluk-makhluk super lainnya.
Namun tak semua manusia memiliki kekuatan, ada juga yang tidak memiliki kekuatan, mereka yang memiliki kekuatan, biasanya di dapatkan setelah mereka melakukan test genetik di suatu tempat yang mana tempat tersebut di namakan altar of evolutioner, altar ini akan menguji seseorang manusia untuk melihat apakah mereka memiliki semacam bakat atau tidak.
Batasan usia seseorang untuk menguji apakah mereka memiliki bakat atau tidak maksimal usia yaitu 17 tahun, yang dimana jika kalian melebihi batas usia, kalian tidak akan bisa menguji bakat kalian lagi, para manusia yang memiliki bakat atau kekuatan, mereka biasanya disebut Evlover.
Setelah mereka diuji dan menemukan bahwa mereka memiliki bakat, mereka akan di masukan atau di bimbing kedalam sebuah akademi, yang mana nantinya mereka akan di ajarkan beberapa skill untuk mengembangkan bakat mereka hingga mereka mampu melakukan hal yang berguna bagi ras manusia.
Di suatu ruangan, tepatnya di sekolah menengah pertama di ruangan kelas 3.2, terlihat seorang guru wanita yang berada di depan sedang menjelaskan sesuatu yang berkaitan dengan bakat, guru tersebut dengan bersungguh-sungguh menjelaskan apa yang ia ingin jelaskan ke para murid-murid di ruangan tersebut.
Di pojok belakang sebelah kanan ruangan kelas itu, terlihat seorang siswa yang tertidur di tempat duduknya, seolah-olah ia seperti tidak ingin mendengarkan apa yang guru itu jelaskan, ketika guru itu melihat ke arah dimana siswa yang sedang tertidur itu, guru itu sangat marah, lalu ia pun menghampirinya dan membangunkan siswa yang terlihat malas tersebut.
"Sun yi.... Apakah kamu pikir ini kamar tidurmu, seolah kau tidak perduli dengan apa yang gurumu jelaskan". Ucap guru wanita itu dengan marah sambil menghentakkan tangannya di meja tepat dimana siswa itu berada.
Ternyata siswa yang terlihat malas tersebut adalah sun yi, yang dimana ia masih terlihat berumur 15 tahun, ketika sun yi masih berada di kelas 3 sekolah menengah pertama.
Di sini sun yi terlihat terkejut, ketika ia terbangun melihat di sekitarnya, bukan karena terkejut akibat hentakan tangan gurunya, namun ia terkejut bahwa ia kembali dimana ia masih kelas 3 sekolah menengah pertama, ketika sun yi melihat di sekitarnya, ia melihat teman-temannya yang dulu dan ketika ia melihat sesosok guru wanita di depannya, ia merasakan kenangan yang tidak bisa ia lupakan di kehidupan sebelumnya.
Sosok guru wanita tersebut bernama qin ying,
Dimana qin ying dulunya pernah menyelamatkan sun yi dari serangan ras asing dan dimana saat itu nyaris membuat qin ying terbunuh, namun ada satu yang membuatnya menyesal adalah dimana qin ying yang dikabarkan telah meninggal dalam misi ke planet hijau, ia dikatakan meninggal karena serangan monster buas yang menyebabkan misi itu gagal dan banyak korban meninggal, salah satunya adalah qin ying.
Namun seiring berjalannya waktu, kabar tentang qin ying meninggal, bahwa sun yi menemukan fakta yang mengejutkan, qin ying meninggal bukan karena ia telah di serang monster buas melainkan di hianati oleh salah satu teman setimnya, yang dimana orang tersebut merupakan penerus tunggal di keluarganya.
Bisa di bilang ia merupakan sepupunya nya qin ying itu sendiri, ayahnya qin ying ingin minta keadilan atas kematian anaknya, namun karena status yang di miliki ayahnya qin ying yang terlalu rendah di keluarga, ia pun tak mendapatkan keadilan yang memuaskan, setelah itu ayahnya qin ying hilang entah kemana.
Namun ada berita yang sangat mengejutkan lainnya bahwa qin ying masih hidup, qin ying tidak meninggal tapi dia di tangkap oleh salah satu ras asing, karena ketika qin ying menjalankan misi itu, disana ada juga ras lain.
Ayahnya sun yi mendapatkan berita ini dari pasar gelap, dimana ketika ia tak tahu harus berbuat apa, ia mendapatkan kabar bahwa qin ying masih hidup, ini ia dapatkan dari orang yang mengambil misi yang sama dengan qin ying, namun ia berbeda team dengan qin ying, alasan orang itu tidak berani bicara sebelumnya karena dia adalah orang biasa yang tak punya latar belakang, dengan adanya ancaman yang dia dapat, dia pun tidak berani membicarakan hal yang menyangkut qin ying.
Namun berbeda ketika dia berbicara atas nama pasar gelap, identitasnya akan di rahasiakan, jadi inilah alasan kenapa orang tersebut tidak berani berbicara sebelumnya, tapi berani berbicara di pasar gelap, sudah gitu apapun yang sudah menyangkut pasar gelap, dia juga mendapatkan bayaran yang sangat menguntungkan.
Ayahnya qin ying disini tidak menyalahkannya, karena dia mengerti apa yang terjadi ketika orang biasa berurusan dengan orang yang memiliki latar belakang yang berpengaruh, apa lagi di dunia yang kacau ini, dimana hanya kekuatan yang berbicara.
Setelah mendapatkan berita soal anaknya yang masih hidup, dia pun pergi ke tempat dimana qin ying di culik dan setelah itu ayahnya sun yi menghilang dan tidak di ketahui keberadaannya.
__ADS_1
Hal ini juga di ketahui oleh sun yi, ia merasa sangat menyesal setelah mendengarkan berita itu dan ia juga merasa bahwa qin ying dan keluarganya merasa di perlakukan dengan tidak adil, awalnya sun yi akan mencoba mencari keberadaan qin ying dan ayahnya berada setelah ia mengetahui berita tersebut, namun ia tiba-tiba mendapatkan misi mendadak ke planet yang tak berpenghuni, tapi apes baginya ia di hianati dan terbunuh di sana, karena misi yang ia terima semuanya hanyalah jebakan yang telah di atur oleh group zhou, yang merupakan salah satu petinggi ras manusia.
Mengingatnya kembali sun yi sangat marah, terlihat niat membunuh terpancar dalam benaknya, namun ia menahan kembali niat tersebut, lalu ia kembali menatap ibu guru qin ying, ketika ia melihat kembali ke arah bus guru qin ying yang dalam keadaan marah, sun yi merasakan nostalgia yang membuatnya merasakan banyak kenangan, tanpa sadar sun yi berdiri dan memeluk ibu guru qin ying.
"Guru qin, senang sekali aku bisa melihatmu lagi". Ucap sun yi yang berada di pelukan guru qin ying
Ketika sun yi yang tanpa sadar memeluk ibu guru qin ying, teman-teman nya yang lain melihat ke arah sun yi dengan mata tak percaya, sun yi pun melihat ke arah teman-teman nya yang melihat ke arahnya dengan mata membesar, kemudian sun yi pun sadar apa yang telah ia perbuat, ia juga awalnya melakukan ini tanpa sadar.
Setelah menyadari apa yang ia lakukan, ia pun melepaskan pelukannya dari ibu guru qin ying, disini qin ying terdiam sesaat dengan apa yang telah dilakukan sun yi, namun ketika sun yi melepaskan pelukannya, qin ying pun tersadar dari diamnya.
Setelah sadar dari diamnya, qin ying pun melihat ke arah sun yi, yang terlihat bingung dengan apa yang sun yi lakukan sambil menggarukan kepalanya.
"Apa yang kamu mimpikan, ketika kamu tertidur". Tanya qin ying sambil marah, namun ada sedikit perasaan malu.
"Bu...bukan begitu bu guru qin, a...aku cuman...". Jawab sun yi dengan tergagap-gagap.
"Sudahlah, aku tak mau mendengarkan apa alasannya, tapi karena kamu tertidur di dalam kelas pelajaran yang sedang berlangsung, aku mau kamu setelah pelajaran ini kamu datang ke ruang guru". Ucap qin ying dengan membentak, namun terlihat sedikit malu-malu.
"Baik bu guru qin". Jawab sun yi dengan perasaan yang tak berdaya sambil menundukkan kepalanya, tapi ada juga perasaan malu di dalamnya.
Sun yi yang tak memikirkan hal itu, ia pun kembali ke tempat duduknya dengan perasaan yang masih kebingungan dan tak mempercayai apa yang telah terjadi kepadanya, namun hal ini juga merupakan kabar baik baginya, karena ia kembali ke masa di mana ia masih kelas 3 sekolah menengah pertama.
2 jam pun berlalu, suara bell juga terdengar di seluruh sekolah, ini menunjukan jam pelajaran sudah berakhir, di ruang kelas sun yi, ibu guru qin ying juga menghentikan pelajarannya.
"Hari ini cukup sampai disini, jangan sampai melupakan apa yang sudah saya sampaikan kepada kalian, karena hal ini akan menyangkut masa depan kalian dan juga akan menambah wawasan kalian tentang bakat masing-masing"
"Dan sun yi kau ikut ibu ke ruang guru". Ucap qin ying ke arah sun yi, sembari mengakhiri pelajaran dan pembicaraannya.
Sun yi yang mendengar hal itu, hanya bisa mengangguk dan mengikuti qin ying dari belakang menuju ke ruang guru.
Sesampainya di ruang guru, terlihat para guru tidak ada di tempatnya, karena ini jam berakhir sekolah, mungkin ada yang sudah pulang atau ada yang masih di ruang kelas para siswa.
Qin ying pun duduk di kursi, dimana itu adalah tempat meja guru miliknya, setelah duduk ia pun melihat ke arah sun yi yang ada di belakang, yang sedari tadi telah mengikutinya ke ruang guru.
Sun yi pun melihat ke arah qin ying, ia bingung harus menjelaskan atas sikapnya tadi di kelas, namun ketika ia merasa kebingungan, qin ying pun memulai pembicaraan terlebih dulu.
__ADS_1
"Ibu tak tahu apa yang sudah terjadi kepadamu, tapi ibu mengharapkan kamu baik-baik saja... Hhh". Ucap qin ying kepada sun yi sembari menghela nafasnya
Mendengarkan apa yang barusan dikatakan qin ying kepadanya, sun yi pun langsung merasakan kehangatan, ia tahu ibu guru qin ying selain galak, ia juga penuh perhatian terhadap siswanya, ini yang telah sun yi rasakan dulu di kehidupan sebelumnya, ia tahu betul sikap ibu guru qin ying, jadi ketika ia di panggil ke ruang guru, sun yi tidak takut sama sekali, karena ia tahu pasti akan seperti ini sikap ibu guru qin ying kepadanya.
Setelah terdiam sejenak, sun yi pun menjawab pertanyaan qin ying,
"Aku tak tahu harus memulai dari mana untuk menjelaskannya, karena saat ini aku masih merasakan kebingungan, namun ibu percayalah kepadaku, aku baik-baik saja". Jawab sun yi dengan suara tenang, namun ada rasa kebingungan di dalamnya.
"Baiklah, ibu hanya ingin memastikan saja, apakah kamu ada sesuatu yang ingin di katakan atau tidak, melihat kamu seperti ini, mungkin kamu kelelahan, ibu tahu kamu pasti kelelahan berlatih untuk membangkitkan bakatmu".
"Ibu juga tahu bahwa bakatmu sangatlah lemah dari semua teman-teman mu yang lain, ibu menyarankan jangan memaksakan dirimu, jika kamu memang tak bisa, jangan di paksakan, mungkin nanti ada waktunya bakatmu akan terlihat". Ucap qin ying dengan penuh kasih sayang seperti halnya seorang guru kepada muridnya.
Ketika sun yi mendengarkan apa yang qin ying katakan, ia tiba-tiba terbangun dari perasaan bingungnya, karena apa yang di katakan qin ying itu semua adalah kebenaran, saat ini ia memang sangatlah lemah, kembali di kehidupan sebelumnya, bakatnya memang sangat lemah dari yang lainnya, tapi itu dari sudut pandang orang-orang melihatnya, namun seiringnya waktu ia menyadari bahwa bakatnya sangat di takuti oleh orang-orang, terutama para evlover, ini juga membuktikan di kehidupan sebelumnya ia di segani oleh para pemimpin ras manusia, sampai dia menjadi seorang kapten untuk ras manusia.
Setelah kembali ke akal sehatnya, sun yi pun mengubah sikapnya, yang awalnya seperti orang kebingungan, sekarang ia terlihat seperti orang yang serius dan terlihat dirinya seperti dulu.
"Terima kasih bu qin ying, aku akan mendengarkan apa yang ibu katakan". Jawab sun yi dengan senyumannya.
Melihat sun yi tersenyum dan merasakan bahwa ia telah berubah dari sikapnya sebelumnya, qin ying pun tersenyum melihatnya.
"Oh iya ada satu hal lagi, 1 bulan dari sekarang akan ada pemeriksaan test bakat di altar of evolutioner untuk seluruh siswa sekolah menengah pertama seluruh distrik blue flame". Ucap qin ying dengan nada serius ke sun yi.
Ketika sun yi mendengar apa yang barusan di katakan qin ying, ia pun mengingatnya kembali di ingatan sebelumnya, karena apa yang di katakan qin ying, itu sama dengan ingatan di kehidupan sebelumnya, ia tahu betul dan masih terlihat jelas di benaknya, karena 1 bulan dari sekarang akan ada test bakat di altar of evolutioner, yang dimana akan ada siswa-siswi di seluruh distrik blue flame berkumpul untuk mengetahui bakat mereka masing-masing.
Sun yi mengingat hal itu dengan jelas, akan ada banyak siswa-siswi berbakat yang akan terlahir disana nanti, terutama gadis itu.
Ketika ia mengingat gadis itu, ia merasakan nostalgia kembali, karena dimasa lalu gadis itu kelak akan menjadi saingannya dalam merebutkan kapten team distrik blue flame dan juga gadis itu memiliki bakat yang sangat mengerikan, tapi pada akhirnya ia kalah denganku, karena bakatku yang tidak biasa bagi para evlover.
Setelah memikirkan masa lalu, ia pun kembali sadar dan melihat kembali ke arah qin ying,
"Terima kasih sudah mengingatkan". Jawab sun yi dengan senyuman.
Melihat senyuman itu, qin ying merasa bahwa sun yi cukup yakin akan bakatnya, walaupun ia tahu kalau sun yi memiliki bakat yang biasa-biasa saja, tapi ia merasakan bahwa senyuman sun yi itu, memberikan perasaan bahwa ia akan baik-baik saja.
"Baiklah". Jawab qin ying kembali dengan senyuman.
__ADS_1
Sun yi pun keluar dari ruang guru dan menuju ke kelasnya, setelah sampai di depan kelas, terlihat ada 3 siswa yang masih di dalam kelas, seperti sengaja menunggu sun yi kembali dari ruang guru, mereka adalah ma fan, Zhuo ba dan Lou zheng.