King Of Multiverse

King Of Multiverse
Bab 5 : Memasuki Dunia Metaverse


__ADS_3

Melihat peluang untuk bisa masuk ke dunia metaverse, sun yi pun mengatakan bahan utama yang di perlukan, kemudian ia pun memberitahukannya ke ji wen.


"Tuan ji, anda pasti tahu bahan utama untuk membuat obat penyembuhan adalah air suci yang hanya bisa di temukan di dunia metaverse".


"Jujur saja, saya tidak memilikinya untuk saat ini, awalnya tujuan saya ke pasar yaitu membeli bahan untuk membuat obat penyembuhan, namun bahan utama yang di butuhkan saya tidak memilikinya, karena bahan utama air suci jarang di jual di pasar". Ucap sun yi ke ji wen seolah untuk memperjelas maksud tujuannya.


"Saya tahu bahan utama untuk membuat obat penyembuhan yaitu air suci yang ada di dunia metaverse, namun apa yang anda butuhkan hanya untuk bisa masuk ke dunia metaverse, benar kan ?". Jawab ji wen yang bisa mengerti maksud dari sun yi.


"Tidak sulit kalau berbicara dengan orang pintar, tuan ji benar saya memang ingin masuk ke dunia metaverse, namun anda tahu untuk masuk ke metaverse membutuhkan alat atau mesin untuk memasukinya, sementara saya tidak memilikinya". Ucap sun yi dengan tidak basa-basi dan langsung ke intinya.


"Hal itu bisa di atur, anda tinggal katakan dimana alamat tempat tinggal, biar nanti anggota kami akan mengirimnya ke alamat anda segera". Jawab ji wen dengan menyetujuinya.


Setelah semua negoisasi di sepakati, sun yi dan sun ni pun segera kembali pulang kerumahnya, bukan karena ia tidak sabar untuk melihat mesin metaversenya.


Namun sun yi merasa ia sudah terlalu lama di luar, ia cuman tidak ingin orang tuanya khawatir, apa lagi sun ni bersamanya, jadi sun yi memutuskan pulang segera mungkin.


Ji wen yang memahami maksud sun yi pun, tidak lagi menahannya untuk obrolan basa-basi, jadi ji wen mempersilahkan sun yi dan adiknya meninggalkan jamuan makanannya.


Sun yi pun menangkupkan tangannya ke arah ji wen dan putri ji han, menandakan ia menghormati mereka dan sekaligus pamit kembali ke rumah.


Sesampai di rumah sun yi pun hanya bergegas kembali ke kamarnya, ia sebelumnya menyuruh adiknya untuk tidak menceritakan kejadian yang telah mereka alami di pasar ke orang tuanya.


Sun yi tidak ingin membuat orang tua nya khawatir, jadi ia memberitahukan sun ni untuk tidak menceritakannya ke orang tua mereka.


Di dalam kamar sun yi mengeluarkan barang-barang yang sudah ia beli di pasar, terutama batu hitam pekat yang sebelumnya membuat ia merasakan ada koneksi pada dirinya.


Karena batu hitam ini sangat mirip dengan batu "suci" di kehidupan sebelumnya, namun yang membedakan tidak ada motif naga di dalamnya.


Sun yi pun mencoba meletakan batu tersebut di depannya, ia hanya memandangi sambil merasakan apa yang membuat batu ini dapat membuat dirinya tergerak.


Namun sebelum itu sun yi masih penasaran akan yang terjadi pada dirinya sebelumnya di sekolah, ia merasakan bahwa ada sesuatu di dalam dirinya, terutama tangannya yang tiba-tiba menjadi naga.


Sun yi pun mencoba memejamkan matanya, ia ingin merasakan sesuatu yang ada pada dirinya.


Setelah ia menyatu dengan dirinya, seolah seperti orang bermeditasi, ia merasakan ada sesuatu yang membuatnya kaget dan sekaligus takut, karena apa yang ia jumpai di dalam tubuhnya seperti ruangan kosong warna hitam dan tak berujung.


Namun yang membuatnya kaget dan takut bukanlah itu, tapi di kejauhan kekosongan itu ia melihat tubuh naga emas melayang tepat di depan pandangannya dan lebih mengerikan lagi naga itu hidup dan matanya tajam memandang ke arah sun yi, seolah seperti ingin memakan sun yi atau ingin menghancurkan sun yi.


Sun yi yang melihat ini, jelas ketakutan ingin sekali melarikan diri, namun yang anehnya ia tidak bisa bergerak, seolah ada kekuatan yang kuat untuk menahan dirinya agar ia tidak bisa kemana-mana.


Menyadari hal ini, sun yi yang hanya bisa merasakan dan melihat naga emas di depannya ia hanya pasrah, mencoba berkomunikasi ke naga tersebut, namun sebelum ia mencoba berbicara naga emas itu pun yang memulai berbicara.


"Tak aku sangka, setelah di segel di batu alam semesta, aku malah terjebak di tubuh bocah manusia yang lemah". Gumam naga emas kepada dirinya seolah mengeluh terhadap keadaan yang di alaminya.


Jelas sun yi mendengar apa yang di ucapkan naga emas tersebut,


"Apa-apaan tubuh bocah lemah, memang saat ini aku sangat lemah, namun di masa depan aku akan lebih kuat dan kuat". Ucap sun yi di dalam hatinya.


"Eh bocah... Siapa namamu ?". Tanya naga emas yang mengarahkan pandangannya ke sun yi.

__ADS_1


Sun yi yang yang masih terdiam membisu, ia masih tidak mempercayai apa yang ia lihat saat ini, namun ketika naga emas berbicara dan menanyakan namanya, sun yi pun tersadar akan diamnya dan menoleh ke arah naga emas seolah ingin merespon ucapan si naga emas.


"Namaku sun yi, maaf senior aku masih tidak mengerti apa yang ada disini, yang jelas aku sebelumnya mencoba masuk ke dalam diriku, tapi ini seperti aku berada di alam semesta yang luas dan senior kenapa bisa berada di dalam diriku". Tanya balik sun yi ke naga emas.


"Kalau kau menanyakan apa yang terjadi dan kenapa aku bisa di dalam tubuhmu, aku juga tidak bisa menjelaskan, tapi yang pasti kau sudah menemukan batu alam semesta yang telah menyegel diriku, untuk alasan batu alam semesta bisa menyatu dengan dirimu aku tidak bisa menjelaskan, hanya kau saja yang tau". Jawab naga emas.


Mendengar apa yang di katakan naga emas, sun yi pun langsung mengingat kembali peristiwa, dimana kala itu ia terjebak di black hole yang didalamnya terdapat ruang waktu yang rusak, kemudian ketika ia dalam keadaan setengah mati, ia juga merasakan bahwa batu suci hitam yang ada corak naganya telah menyatu ke dalam dirinya akibat ruang waktu yang telah rusak di dalam black hole.


Setelah menyadari hal itu, sun yi pun menjelaskan ke naga emas apa yang terjadi, naga emas yang mengetahui hal ini pun sedikit terkejut, namun hal itu hanya sesaat dan dia hanya menerima nasibnya.


Dia juga berpikir daripada terjebak di batu alam semesta, dimana dia merasa kesepian tidak ada yang menemaninya, lebih baik berada di dalam tubuh anak ini, walaupun sebenarnya di tubuh anak ini adalah batu alam semesta itu sendiri, setidaknya dia memiliki seseorang untuk di ajak komunikasi.


"Senior, aku seharusnya memanggil anda siapa ?". Tanya sun yi


"Kau bisa memanggil aku longjin". Jawab naga emas.


"Senior longjin, aku ingin bertanya kepada senior, tadi senior mengatakan bahwa batu hitam pekat itu dinamakan batu alam semesta, apakah itu benar ?". Tanya sun yi lagi yang terlihat penasaran


"Benar... Batu itu adalah batu alam semesta, namun aku tidak bisa memberitahukan kamu lebih jauh, cukup tahu namanya saja". Jawab longjia dengan nada sedikit marah.


"Baiklah senior, tapi aku ada batu yang serupa, apakah ini merupakan batu alam semesta juga". Tanya lagi sun yi ke longjin sambil mengeluarkan batu hitam pekat yang ia beli di pasar.


Melihat batu alam semesta yang ada di tangan sun yi, longjin pun sedikit tergerak namun setelah menyadari itu hanya batu alam semesta tingkat rendah, dia pun kembali diam, seolah tidak menanggapinya lebih.


"Ia itu memang batu alam semesta, namun itu hanya tingkat rendah". Jawab longjia terlihat sedikit kecewa.


Sun yi yang baru mengetahui bahwa batu alam semesta memiliki tingkatan, jadi batu alam semesta yang menyegel longjin tingkat berapa, sun yi penasaran dan ingin menanyakannya, namun sebelum dia menanyakan, tiba-tiba ia terbangun dari kultivasinya, karena sun ni mengetuk pintu kamar sun yi.


"Kak... Ada orang-orang dari keluarga ji membawa sesuatu, mereka saat ini ada di depan pintu". Ucap sun ni.


"Benarkah... Ok kakak akan segera menghampiri mereka". Kata sun yi dengan penuh senyuman.


Sun yi jelas tahu barang apa yang di bawa dari keluarga ji, karena ini adalah mesin atau alat untuk bisa memasuki dunia metaverse, hal ini membuat sun yi tidak sabar dan segera mendatangi mereka.


Ketika melihat orang-orang keluarga ji yang membawa barangnya, sun yi pun segera menyuruh mereka masuk dan menyuruh mereka segera membawakan barangnya ke kamarnya, sun yi pun menuntun mereka ke kamarnya dan menyuruhnya meletakan di samping kamar tidurnya.


Setelah semua di atur di tempat yang di inginkan, orang-orang keluarga ji pun segera pamit ke sun yi dan mereka segera meninggalkan rumah sun yi dan pergi.


Sun yi pun kembali ke kamarnya setelah mengantar orang-orang keluarga ji pergi, sun yi tidak sabar untuk memasuki dunia metaverse, karena metaverse tujuan awalnya untuk menjadi lebih kuat.


Segera sun yi menggunakan mesinnya, mesinnya berbentuk kapsul seperti tempat tidur, jadi sun yi berbaring di dalamnya dan mengoperasikan mesinnya, kemudian ia pun memasuki dunia metaverse.


Ketika sun yi memasuki dunia metaverse, disini ia tiba-tiba memiliki tubuh yang berbeda dari tubuhnya di dunia nyata, ini adalah avatar atau tubuh kita di dunia metaverse.


Karena metaverse adalah dunia yang mandiri dan ketika kita memasukinya hanya jiwa kita saja yang terhubung kedalamnya, namun ketika memasukinya akan ada avatar atau tubuh untuk wadah jiwa kita.


Oleh karena itu, jangan kaget ketika kau memasukinya memiliki tubuh yang berbeda, namun juga ketika kita memasuki dunia metaverse, kita juga bisa membuat tampilan avatar sesuai yang kita inginkan.


Disini sun yi membuat avatar mirip tubuh aslinya, namun hanya rambut yang membedakannya, di dunia nyata warna hitam, tapi di metaverse ia ubah warna merah.

__ADS_1


Setelah membuat avatar, sun yi pun sepenuhnya memasuki dunia metaverse, disini sun yi di teleportasi setelah memasuki metaverse, ia muncul di sebuah hutan yang luas.


Di sekitarnya hanya pohon lebat nan rimbun, namun sun yi tidak memikirkan dimana ia berada, yang ia rasakan hanya perasaan nostalgia, setelah sekian lama tidak memasuki dunia metaverse, ia merasakan atmosfir dunia metaverse yang begitu nostalgia baginya.


Di kehidupan sebelumnya, ia pertama kali memasuki dunia metaverse, ketika ia membangunkan bakatnya dan itu juga ia masih menabung untuk bisa membeli mesin metaverse.


Karena ia hanya keluarga biasa-biasa saja, untuk bisa membeli mesin metaverse, ia harus menabung agar bisa membelinya, namun di kehidupan sekarang, ia bisa memasukinya sebelum bakatnya terbangun.


Dengan kembalinya sun yi ke dunia metaverse di kehidupan yang kedua, ia pun tidak perlu panduan untuk kemana ia akan pergi, ia sudah tahu apa yang harus ia lakukan saat ini.


Sun yi pun berjalan menyusuri hutan tersebut sebelum menuju ke tujuannya, namun ketika sun yi lagi melangkah kan kaki, tiba2-tiba longjin yang berbicara,


"Mmm... Menarik". Gumam longjin yang segera di ketahui sun yi.


"Menarik kenapa senior ?". Tanya sun yi yang penasaran.


"Dunia ini sangat menarik, yang dimana dunia ini merupakan dunia yang mandiri, namun ada sedikit buatan di dalamnya". Jawab longjin.


Sun yi yang sudah tahu mengenai itu, dia pun hanya menjawab kembali,


"Benar, ini merupakan dunia mandiri yang ada campur tangan dari nenek moyang ras manusia, dimana dulunya leluhur ras manusia kala itu membuat dunia sendiri sebelum terjadinya bencana yang mengubah bumi". Kata sun yi yang sambil menjelaskan dari apa yang di katakan longjin.


"Namun setelah terjadinya bencana yang mengubah bumi, leluhur manusia pun mencoba membuat dunia yang mandiri, yang dimana bisa di tinggal oleh umat manusia, tapi masalah bagaimana leluhur kami bisa menciptakan dunia yang mandiri seperti ini, aku masih tidak tahu". Kata sun yi sambil melanjutkan perkataan yang sebelumnya.


Longjin hanya diam sambil mendengarkan apa yang di katakan oleh sun yi, dia tidak melanjutkan pembicaraannya, longjin hanya merasa ada perasaan yang akrab, namun dia tidak bisa menjelaskannya untuk saat ini.


Setelah pembicaraan yang singkat itu, sun yi pun melanjutkan penelusurannya, namun tak lama ia melangkah terdengar suara teriakan seorang wanita, mendengar hal ini sun yi pun bergegas menuju sumber suara teriakan tersebut.


Sesampai di tempat yang dituju, sun yi pun melihat sosok gadis yang berteriak tersebut, terlihat bahwa gadis tersebut sedang di kelilingi oleh segrombolan serigala putih.


Ada 5 ekor serigala yang sedang mengelilingi gadis tersebut, ketika melihat group serigala tersebut, ada serigala yang lain tepat di depan gadis itu, tubuh serigala itu terlihat lebih besar dari yang lainnya dan bisa di tebak bahwa serigala itu adalah pemimpinnya.


Sun yi yang melihat pemimpin serigala itu, tiba-tiba merasakan kesenangan yang luar biasa, tidak menyangka akan bertemu serigala dengan tipe unik, kenapa sun yi bisa mengetahuinya, karena tepat di atas kepala serigala tersebut bertulis White Wolf (Unique).


Sun yi tahu di metaverse juga terdapat monster unik, seperti halnya monster yang ada di bumi, inilah yang dia cari sun yi untuk membuat obat penyembuhan, darah monster unik bisa di jadikan bahan untuk membuat obat penyembuhan selain menggunakan air suci.


Melihat kesempatan yang datang di awal ia memasuki dunia metaverse, tentu saja dia merasakan senang, walaupun sun yi terlihat merasa senang, tapi itu hanya sementara karena serigala putih unik tersebut levelnya 25 sedangkan sun yi baru level 1.


Terlihat di status window nya sun yi dia baru level 1 saat ini, bagaiman caranya dia untuk mengalahkan serigala tersebut, ketika sun yi bimbang untuk memikirkan caranya mengalahkan serigala putih unik tersebut, tiba-tiba longjin berbicara,


"Nak, apakah kamu mau mengalahkan serigala putih itu ?". Ucap longjin ke sun yi yang sedang kebingungan.


Mendengar apa yang di katakan longjin, sun yi pun bereaksi dengan menganggukkan kepalanya, setelah itu sun yi meminta bantuan ke longjin untuk membantunya,


"Senior, bisakah anda membantuku untuk mengalahkan pemimpin serigala tersebut, aku sedang membutuhkan darah serigala putih unik itu untuk membuat obat penyembuhan". Kata sun yi ke longjin.


"Daripada kau membunuhnya lebih baik kau tangkap dia dan jadikan budakmu, kebetulan aku ada cara untuk mengendalikan monster beast". Jawab longjin.


Mendengarkan apa yang di katakan longjin, sun yi pun terdiam, bukan karena memikirkan untuk memilih mendapatkan darahnya atau tidak, tapi dia terdiam karena terkejut bahwa longjin menyuruhnya untuk menangkap serigala tersebut dan dia juga mempunyai cara untuk mengendalikannya.

__ADS_1


Bagaiman sun yi tidak shock mendengarnya, siapa yang tidak mau di kasih tawaran seperti itu ?


__ADS_2