King Of Multiverse

King Of Multiverse
Bab 19 : Salju Abadi


__ADS_3

Terlihat feng Lang menjadi seorang gadis yang usianya tidak jauh dari sun ni, rambutnya berwarna abu-abu panjang sebahu, memiliki kulit yang halus dan putih, wajahnya juga sangat cantik, kalau kalian melihatnya tidak akan menyangka bahwa gadis di depannya adalah feng lang.


Makanya sun yi disini terkejut di buatnya, ia tidak pernah menyangka wujud manusia dari feng lang akan seperti ini, sun yi pikir feng lang ada seorang pria, sun yi tidak bisa menilai feng lang hanya dari suaranya, ketika feng lang masih berwujud serigala, sun yi tidak bisa mengetahui jenis kelamin feng lang apa dan juga sun yi tidak pernah menanyakannya juga selama ini ke feng lang.


Lagian itu kurang pantas juga menurut sun yi ingin mengetahui jenis kelamin apa yang di miliki feng lang, sun yi di pikirannya yang terpenting memiliki teman untuk berjuang bersama.


Feng lang yang melihat bahwa sun yi terdiam dan bengong ketika melihat dirinya, dia pun ikutan bengong dan mencoba menghampiri sun yi yang sedang terdiam,


"Ada apa tuan ? Kenapa diam saja ? Apakah ada yang salah dari wujud manusiaku ?". Ucap feng lang yang berdiri tepat di depan sun yi dengan wajah terlihat polos sembari kebingungan.


Disini sun yi tersadar akan diamnya, ketika feng lang berada tepat di depannya, sun yi terkejut wajah feng lang terlalu dekat ke wajahnya, entah kenapa sun yi terlihat tersipu malu dan membuatnya refleks mundur ke belakang, seolah-olah seperti menghindari feng lang.


"Feng lang kau terlalu dekat". Ucap sun yi dengan wajah yang tersipu.


"Aku baik-baik saja, cuman hanya sedikit terkejut melihat wujud manusiamu, aku tidak menyangka ternyata kamu seorang wanita". Lanjut sun yi.


Kalau di pikir-pikir sun yi selalu mengelus kepala feng lang ketika lagi memuji feng lang atau memeluk tubuh feng lang yang ketika lagi bahagia, jika mengingat itu sun yi merasa malu, apalagi setelah melihat wujud manusia dari feng lang.


Mazu melihat sun yi tertawa, longjin juga tertawa di buatnya, mereka sudah menebak akan seperti ini ketika sun yi melihat wujud manusia, bukankah bocah sun yi ini terlihat seperti tidak pernah berhubungan dengan lawan jenis sebelumnya.


Memang benar di kehidupan sebelumnya sun yi selalu sendiri, walaupun ada teman-teman yang selalu bersamanya, tapi sun yi tidak pernah berpikir untuk menyukai atau mencintai seseorang layaknya adam dan hawa.


Makanya ketika sun yi pertama kali melihat mazu juga terlihat persis seperti ia melihat feng lang, sosok mazu seperti seorang kakak bagi sun yi dan feng lang terlihat seperti sosok seorang adik, terlihat usianya feng lang tidak jauh dari sun ni.


Disisi lain qin shuan juga sama terkejutnya, namun tidak seperti halnya sun yi dia hanya terkejut bahwa feng lang bisa berubah manusia, berarti monster serigala bersama sun yi ini bukan monster biasa, itu lah yang di pikirkan qin shuan.


Namun disisi qin shou, dia disini entah kenapa semakin tambah ingin mendapatkan feng lang, entah itu karena feng lang bukan monster biasa atau karena wujud manusianya feng lang yang begitu imut baginya, tidak bisa di tebak pikiran qin shou saat ini, yang jelas wajahnya terlihat orang serakah dan menginginkan feng lang secepatnya.

__ADS_1


Itu hanya pemikiran qin shou untuk saat ini, masalah bagaiman untuk mendapatkan feng lang, ini masih tidak tahu apa yang di pikirannya, tapi menurut qin shou selama sun yi memasuki kota, dia bisa melakukan berbagai cara untuk menangkap feng lang.


Qin shou terlihat tersenyum yang sedari tadi di belakang mengikuti sun yi dan kelompoknya, ketika dia memikirkan rencana jahatnya barusan, tapi sun yi disini tidak sama sekali memperhatikan qin shou, ia hanya masih dikejutkan oleh feng lang.


Qin shou ini tidak pernah belajar dari pengalaman, jelas dia sudah di kalahkan sun yi dan kelompoknya sebelumnya, namun masih ada niat jahat untuk menangkap feng lang, walaupun kau memiliki berbagai macam cara, sun yi jelas tidak akan membiarkannya begitu saja, bagaimana pun nantinya qin shou melakukannya.


Kemudian ketika sun yi d kejutkan oleh wujud feng lang dan qin shuan disini yang juga sempat terkejut, dia menghampiri sun yi dan kelompoknya,


"Aku tidak menyangka bahwa serigala mu bisa berubah wujud menjadi manusia". Ucap qin shuan yang seolah ingin mengetahui identitas dari feng lang.


Sun yi yang mengetahui bahwa qin shuan ingin mengetahui identitas feng lang, sun yi tidak ingin ada seorang pun yang mengetahui siapa feng lang, karena saat ini pengetahuan ras manusia mengenai holly spirit masih terbatas, jadi sun yi tidak ingin memberitahukannya, ia hanya bisa berbohong.


"Feng lang mempelajari skill perubahan wujud, ini sebenarnya hanya wujud ilusi dia untuk mengelabuhi orang-orang yang melihatnya". Jawab sun yi yang sembari tersenyum.


Qin shuan bukan orang bodoh, dia tahu sun yi berbohong, namun qin shuan juga tahu ada alasan sun yi seperti ini, lagian tidak sopan ingin mengetahui rahasia seseorang, jika rahasianya di beri tahu ke orang lain, qin shuan tidak akan memberitahukannya juga, tiap orang memiliki rahasianya masing-masing, jadi qin shuan tidak menanyakan lebih lanjut lagi, dia malah semakin senang berteman dengan sun yi.


"Hahaha... hebat serigala mu di levelnya saat ini bisa mempelajari skill seperti ini sangat bagus". Ketawa qin shuan yang sembari memuji.


Qin shou yang mendengar ini hanya bisa menuruti perintahnya qin shuan dan dia pun bergegas mencari penjaga lain untuk di tugaskan menjaga gerbang kota, namun dia masih tetap tidak menyerah untuk mencari cara agar bisa menangkap feng lang.


Sun yi dan kelompoknya beserta qin shuan masuk ke dalam kota salju utara, ketika dia memasuki kota salju utara hal pertama yang di lihat sun yi dan kelompoknya adalah bangunan yang megah berwarna putih, terlihat bangunan tersebut terbuat dari salju abadi yang hanya terdapat di wilayah utara, untuk keterangan mengenai salju abadi ini masih belum di ketahui bagaiman bisa seperti ini, walaupun pada umumnya salju akan mencair pada waktunya, tapi salju di utara di dunia metaverse ini sangatlah berbeda.


Sun yi tidak terlihat terkejut melihat ini, karena dia sudah pernah masuk ke kota salju utara di kehidupan sebelumnya, namun mazu melihat ini dia sepertinya mengetahui sesuatu tentang salju abadi ini.


"Bukan kah ini salju abadi". Ucap mazu ke sun yi.


Sun yi terkejut mendengar mazu mengatakan bahwa bangunan didepannya adalah salju abadi, ia terkejut bukan karena tidak tahu tapi karena mazu sekali melihat langsung mengetahuinya, biasanya kalau orang pertama kali memasuki kota salju utara dan melihat bangunannya tidak akan mengenalinya langsung untuk pertama kalinya.

__ADS_1


Tapi kalau di pikir kembali siapa mazu, dia adalah seorang dewi yang sudah hidup ribuan tahun lamanya, tidak mungkin tidak mengenal bangunan di depannya terbuat dari apa, begitu juga dengan longjin dia juga mengatakan bahwa tidak menyangka melihat salju abadi di sini.


"Iya ini salju abadi, mazu kau tahu ini ?". Tanya sun yi ke mazu yang terlihat terkejut sembari menunjukan ke arah bangunan salju abadi.


Qin shuan juga mendengar apa yang di katakan oleh mazu, dia tidak menyangka gadis di sampingnya sun yi mengetahui dengan sekali lihat bahwa bangunan-bangunan di kota terbuat dari salju abadi, biasanya hanya orang yang sudah pernah datang ke kota salju utara saja yang mengetahuinya, tapi jelas terlihat mereka baru pertama kalinya memasuki kota salju utara, bagaimana gadis di samping sun yi ini mengetahuinya.


Qin shuan disini makin tambah yakin bahwa gadis ini bukan gadis sembarangan, selain dia tidak bisa mengukur berapa level mazu, tapi gadis ini bisa melihat dengan sekali pandang bahwa bangunan di kota terbuat dari salju abadi.


"Nona anda memang tidak salah, bangunan ini memang terbuat dari salju abadi". Ucap qin shuan yang mencoba untuk menjelaskan ke mazu.


Entah kenapa disini qin shuan nada bicaranya sangat sopa dan tidak seperti dia dengan sun yi ketika pertama kali berbicara, sun yi melihat qin shuan seperti mencoba mendekati mazu, sun yi tidak bisa terkejut lagi ketika melihat qin shuan seperti ini, dia selalu begitu ketika melihat atau merasa bahwa orang itu bukan orang sembarangan dan dia akan mencoba untuk dekat atau berteman dengan orang tersebut.


Jadi sun yi disini hanya bisa tersenyum melihatnya, lagian ia tidak akan khawatir kepada mazu yang di dekati qin shuan, mazu tidak akan tertarik jika nantinya qin shuan mencoba untuk merekrut mazu untuk bergabung ke keluarganya, toh mazu adalah bagian dari dirinya maksudnya mazu betah di batu alam semesta yang dimana saat ini sudah bergabung ke dalam jiwanya sun yi, selain itu mazu sudah seperti keluarga bagi sun yi.


Mazu juga melihat qin shuan yang mencoba mendekatinya dengan alasan menjelaskan terkait salju abadi, dia hanya cuek dan seperti tidak menganggap qin shuan ada di sampingnya, qin shuan yang melihat mazu acuh tak acuh hanya bisa tersenyum masam.


Qin shuan merasa mazu seperti tidak tertarik dengan penjelasannya, padahal dia hanya ingin menjelaskan tidak ada maksud lain, tapi disini qin shuan tidak membencinya tapi malah tambah ingin berteman dengan sun yi dan kelompoknya, ketika melihatnya bahwa kelompoknya sun yi ini bukan orang sembarangan.


Qin shuan pun menyerah untuk menjelaskan lebih lanjut ke mazu, sun yi hanya tersenyum melihat ini, qin shuan tidak tahu identitas mazu sebenarnya, kalau tahu dia mungkin tidak akan menjelaskan hal sepele seperti ini, walaupun sun yi awalnya kaget ketika mazu mengetahui bangunan di depannya terbuat dari salju abadi, tapi kalau sun yi berpikir identitas mazu adalah seorang dewi dia tidak akan kaget seperti sebelumnya.


Kemudian mereka pun melanjutkan jalan-jalan nya di kota, disini qin shuan masih menemani mereka untuk keliling kota sembari menjelaskan tempat-tempat apa saja yang ada di kota, sun yi sebenarnya tidak perlu qin shuan menemani mereka untuk menjelaskan secara rinci mengenai kota salju utara, karena sun yi sudah mengetahui semuanya dan tak perlu lagi penjelasan dari qin shuan.


Setelah semua tempat di perkenalkan oleh qin shuan ke sun yi dan kelompoknya, qin shuan pun pergi dan memberitahukan ke sun yi dan kelompoknya untuk memberitahukannya jika ada yang di perlukan, qin shuan pun kembali ke kediaman pemimpin kota.


"Terima kasih senior qin atas waktunya untuk menemani kami dan memperkenalkan tempat-tempat di kota salju utara". Ucap sun yi sembari berterima kasih dengan tulus.


Sun yi disini tidak lupa mengucapkan terima kasih atas semua waktu yang di korbankan oleh qin shuan kepada dirinya, qin shuan tidak mempersalahkan hal itu, dia hanya melambaikan tangannya dan pergi dari tempat nya sun yi dan kelompoknya berada.

__ADS_1


"Tidak masalah... bersenang-senanglah di kota salju utara". Ucap qin shuan ke sun yi dan kelompoknya sembari melambaikan tangannya.


Setelah qin shuan pergi, sun yi dan kelompoknya pergi mencari penginapan terdekat untuk beristirahat, sun yi merasa lelah saat ini, di pikir kembali perjalanannya kemari membutuhkan jarak 20 mil dan belum ada istirahat sama sekali.


__ADS_2