
Energi tersebut seolah merasakan sesuatu yang dia inginkannya, mungkin ini terkait dengan harta karun yang sun yi cari, benar kata longjin harta ini ada kaitannya dengan energi yang ada di jiwanya sun yi.
Sun yi yang juga merasakan bahwa energi yang ada di jiwanya bergetar, seolah seperti menunjukan arah untuk menuju ke lokasi dimana harta karun tersebut berada dan sun yi juga tahu harus kemana, karena energi tersebut seperti memberikan dimana lokasi harta karun nya melalui pikirannya sun yi, jadi sun yi tahu ia harus pergi kemana.
Sun yi pun pergi menuju dimana letak harta karun tersebut yang sudah ada di pikirannya, anehnya disini walaupun terlihat danau tersebut kecil dari luar, namun ketika kau memasuki kedalam airnya, terlihat kedalaman airnya sangat dalam, bahkan sun yi belum melihat adanya pijakan untuk mendarat di dasar danau tersebut, seolah kedalaman danau nya seperti dalamnya lautan.
Hingga setengah jam kemudian, sun yi pun sampai ke tempat harta itu berada, namun ketika ia sampai di tujuannya, ia tidak menemukan hartanya malahan ia menemukan sebuah istana nan megah.
Sun yi tidak mempercayai dengan apa yang ia lihat saat ini, danau yang ia pikir awalnya sangat dangkal, namun ternyata kedalamannya seperti lautan, sudah begitu terdapat sebuah istana di dalamnya.
"Apa-apaan ini...?". Ucap sun yi dengan ketidakpercayaan apa yang telah ia lihat.
"Apa kau tidak menyadarinya, ketika kau di tuntun kemari, ada semacam energi ruang, bisa di bilang kita saat ini berada di dalam suatu dungeon, tapi masih di dunia metaverse". Ucap longjin ke sun yi untuk menjawab ketidakpercayaan nya.
"Seharusnya begitu, aku pikir tadi hanya arus air, ternyata itu energi ruang, berarti kita berada di suatu dungeon, tidak heran kedalaman danaunya tidak wajar, seperti kedalaman air laut". Jawab sun yi yang membuatnya jelas.
"Jika orang lain tidak akan mungkin menemukan lokasi ini, tapi kamu... berkat energi yang ada di jiwamu itu, kau bisa menemukan tempat ini". Kata longjin
"Aku juga berpikiran begitu, tapi ini dungeon jenis tingkatannya apa ?". Tanya sun yi dengan perasaan gugup yang masih tidak mengetahui tingkatan dari dungeon nya.
Dalam aturannya dungeon terbagi menjadi beberapa tingkatan yaitu easy, normal, hard, expert, hell dan disaster, tingkatan dungeon akan berpengaruh pula pada kesulitan yang akan di hadapi para peserta (evlover) ketika mereka memasukinya.
Semakin tinggi tingkatan dungeon, semakin berbahaya juga kesulitan yang akan di hadapinya, jadi ketika seseorang ingin memasuki dungeon harus mengetahui tingkatan dungeon nya.
Jika seseorang telah memasuki dungeon, maka orang atau kelompok tersebut harus segera menyelesaikannya, jika tidak segera menyelesaikan dungeon nya, maka mereka akan terjebak atau mati di dalamnya.
"Terlepas apa pun itu tingkatannya, tidak salahnya untuk di coba, kalau tingkatannya berbahaya aku tinggal menggunakan jimat logout untuk kabur". Ucap sun yi yang mencoba untuk meyakinkan dirinya.
Tidak berpikir lama, sun yi pun bergegas ke depan istananya, ketika sampai di depan istananya sun yi tertegun melihat pemandangan istana yang megah, walaupun ini masih bagian luarnya.
Terlihat juga arsitektur bangunan istana ini begitu tua, tapi ke kemegahannya tidak pudar oleh jamannya, saat ini sun yi masih di luar istana, belum memasuki kedalam istananya, di luar nya saja terlihat begitu megah apa lagi di dalamnya.
Ketika sun yi di kejutkan oleh kemegahan istananya, namun tiba-tiba energi yang ada di jiwa nya sun yi seolah dia merasakan sesuatu dan ingin sun yi segera mengikuti apa yang dia rasakan.
"Kenapa ? apakah kau ingin aku memasuki istana ini ?". Tanya sun yi ke energi tersebut, seolah menyadari tujuannya.
"Tapi aku masih tidak tahu bahwa yang ada di dalamnya, walaupun istana ini terlihat megah, tapi di dalamnya aku tidak tahu keadaanya". Lanjut sun yi menjelaskan kepada energi tersebut.
Namun energi itu tidak mau tahu, dia ingin sun yi memasuki istananya, sun yi yang juga mengerti apa maksud dari energi tersebut mau tidak mau, ia pun menurutinya, demi untuk dekat dengan energi itu, sun yi akan berusaha untuk membantunya.
"Baiklah, baiklah... aku akan memasuki nya, ini semua aku lakukan demi dirimu". Ucap sun yi ke energi tersebut.
Seakan mengerti apa yang di ucapkan sun yi, energi itu bergerak berputar-putar seolah seperti lagi bahagia, sun yi juga bisa merasakan energi tersebut seperti sedang bahagia, sun yi pun hanya bisa tersenyum melihatnya.
Tidak berpikir panjang lagi sun yi pun segera memasuki istananya, disini kembali sun yi terdiam seperti sebelumnya, bukan karena kagum karena kemegahan seperti saat sebelumnya, namun di gerbang istananya terdapat 2 patung yang terlihat seolah seperti penjaga istana.
Patung tersebut sangat besar, tingginya 4 meter setinggi gerbang istananya, perawakan patungnya juga tidak terlihat seperti manusia melainkan seperti ras manusia laut.
__ADS_1
Ketika sun yi di kejutkan dengan patung setinggi 4 meter tersebut, tiba-tiba entah kenapa gerbangg istananya terbuka dengan sendirinya, sun yi masih tidak tahu tingkatan dari dungeon ini.
Tapi karena energi yang ada pada dirinya, menginginkan sun yi untuk segera masuk, sun yi pun tidak ada jalan lain selain memasukinya, masalah kesulitan yang akan di hadapi nantinya, sun yi hanya bisa mencobanya dulu, kalau terdapat musuh yang tidak bisa di hadapi, tinggal aktifkan jimat logout saja nantinya
Sun yi pun masuk ke dalam istananya, ketika sun yi berada di dalam istananya, gerbang yang awalnya terbuka kini tiba-tiba ketutup kembali, sun yi juga melihat gerbang tersebut tertutup, ia hanya bisa berdoa semoga kesulitan pada dungeon ini mampu di hadapinya.
Setelah gerbang tersebut tertutup, tiba-tiba ada pemberitahuan tentang tingkatan dungeon yang akan sun yi hadapi,
"Akan seperti apa tingkatan dungeon ini". Ucap sun yi dengan perasaan gugup dan sedikit takut.
"Selamat, anda memasuk special dungeon, special dungeon kali ini adalah tantangan mengalahkan 100 prajurit manusia laut, level nya akan di sesuaikan dengan penantang yang memasukinya". Terlihat ada tulisan di depan sun yi, seperti halnya pemberitahuan untuk membuat sun yi memahaminya.
"Apa... Special dungeon.. haha aku tidak pernah menyangka akan memasuki special dungeon". Ucap sun yi yang tak pernah mengira dan terlihat bahagia.
Dungeon juga selain memiliki tingkatan kesulitan, ada juga yang disebut special dungeon, pada kasusnya special dungeon merujuk pada area khusus yang mana penantang tidak akan di rugikan dalam menghadapi tantangan yang akan mereka terima.
Bahkan di kehidupan sebelumnya sun yi, ketika munculnya special dungeon di bumi, para petinggi ras manusia saling berebutan, hingga terjadinya saling membunuh satu sama lain, agar bisa mendapatkan hak untuk memilikinya.
Kemudian hingga suatu saat para petinggi ras manusia pun melakukan kesepakatan atau perjanjian bersama, ketika nantinya kembali munculnya special dungeon, jika ingin mendapatkan hak kepemilikan, tiap keluarga harus mengirimkan evlover terkuatnya dalam suatu pertandingan pertarungan dan pemenangnya akan mendapatkan hak kepemilikan special dungeon.
Kali ini special dungeon yang sun yi hadapi berupa tantangan untuk bertahan hidup melawan 100 prajurit ras manusia laut dan nantinya akan ada pembagian tahapan atau gelombang untuk melawannya.
"Bukan kah ini sangat bagus buatku, aku bisa menaikan levelku dengan melawan mereka, apa lagi levelnya di sesuaikan dengan levelku". Ucap sun yi yang membuatnya bersemangat
"Sepertinya kau harus berterima kasih kepada energi yang ada di jiwa mu itu, berkatnya kau mendapatkan berkah seperti ini". Ucap longjin.
"Senior benar, kalau bukan karena dia aku tidak akan mendapatkan kesempatan seperti ini dan juga aku harus berterima kasih kepada kakak beradik keluarga duan, kalau bukan karena mereka juga aku tidak akan mengetahui, bahwa di danau ini ada harta karun nya". Kata sun yi dengan rasa bersyukur.
"Aku pastinya akan memanfaatkan kesempatan yang murah hati seperti ini". Lanjut sun yi yang menjawab ucapan longjin yang mengatakan agar memanfaatkan kesempatan untuk membuatnya bertambah kuat.
Kemudian di depan sun yi terdapat tulisan untuk peraturan dungeon sebelum memulainya, disitu tertulis,
"Tahapan dungeon akan di bagi menjadi 4 gelombang, gelombang pertama penantang akan melawan 10 prajurit ras manusia laut dan levelnya akan di sesuaikan dengan level penantang saat ini".
"Gelombang ke dua, penantang akan melawan 20 prajurit ras manusia laut dan levelnya akan di sesuaikan dengan level penantang yang baru".
"Gelombang ke tiga, penantang akan melawan 30 prajurit ras manusia laut dan levelnya akan di sesuaikan dengan level penantang yang baru".
"Gelombang ke empat, penantang akan melawan 40 prajurit ras manusia laut dan levelnya akan di sesuaikan dengan level penantang yang baru".
"Setelah semua tahapan dapat di lalui, penantang akan di hadapkan dengan boss, tapi penantang bisa melewati tantangan ini, namun hadiah yang di peroleh akan berkurang 50% dan levelnya akan di sesuaikan dengan level penantang yang baru".
Semua penjelasan terpajang dengan jelas yang dapat di lihat oleh mata sun yi, ia juga telah memahami keseluruhannya, sekarang sun yi tidak sabaran untuk segera di mulainya tantangannya.
"Kalau penantang sudah siap, silahkan memasuki ruangan yang ada di depan, disana anda akan di hadapkan oleh 10 prajurit ras manusia laut dan selanjutnya penantang bisa meneruskan ke ruangan berikutnya, apabila penantang berhasil menyelesaikan tantangan di ruangan pertama".
Ketika sun yi melihat pemberitahuan tersebut, ia tidak takut dan bahkan dengan senang hati memasuki ruangan tantangannya, kemudian sun yi pun masuk ke ruangan tahap pertama dan seperti pemberitahuan sebelumnya, di depan sun yi saat ini terdapat 10 prajurit ras manusia laut.
__ADS_1
Di depan sun yi saat ini ada 10 prajurit udang yang dimana mereka memliki level yang sama seperti sun yi yaitu level 10, sun yi melihat hal ini sangat bahagia, ini kesempatannya untuk menaikan levelnya, tidak berpikir panjang sun yi pun maju ke depan dan tidak lupa memakai dagger yang ia dapatkan dari duan li.
"Accel". Ucap sun yi dengan suara rendah.
Dengan menggunakan skill accel, sun yi tiba di depan salah satu dari 10 prajurit udang, tidak ingin melewatkan kesempatannya, sun yi langsung menebas prajurit udang tersebut dengan menggunakan dagger nya.
Tidak perlu di jelaskan lagi, prajurit udang tersebut langsung mati di tempat, setelah membunuh yang pertama, sun yi tidak ingin membuang waktunya untuk membunuh yang selanjutnya.
Dengan menggunakan skill accel nya berturut-turut, sun yi di sini terlihat sangat cepat, ia tidak ingin membuang kesempatannya untuk membunuh ke sepuluh prajurit udang tersebut.
Tidak membutuhkan waktu banyak, sun yi akhirnya menyelesaikan tantang pertamanya, 10 prajurit udang di bunuhnya seperti memotong sayur, skill accel nya sangat membantunya untuk membunuh mereka dengan cepat.
Ditambah senjata dagger yang di milikinya, yang mana ini merupakan senjata yang sering ia gunakan di kehidupan sebelumnya, jadi sun yi sudah terbiasa dengan menggunakan dagger dalam bertarung.
"Mereka sangat membosankan bukan ?". Ucap sun yi dengan mengeluh karena bosan.
"Jangan senang dulu, masih ada tantang selanjutnya, saat ini kau hanya naik level 13, dari ke sepuluh udang tersebut, kau hanya menaikan 3 level saja". Ucap longjin untuk mengingatkan sun yi jangan puas diri dulu.
"Selanjutnya 20 prajurit manusia ikan, akan di sesuaikan dengan level mu yang baru, berarti kau akan melawan 20 dari mereka yang levelnya 13 dan juga ras manusia laut bukan hanya prajurit udang". Tambah longjin untuk lebih memperjelas nya.
"Bukan nya begitu senior, cuman aku sudah tidak lama merasakan hal seperti ini, setelah kehidupanku yang baru ini". Ucap sun yi ke longjin yang ingin membela dirinya.
"Terserah kau saja, tapi di tahap selanjutnya pasti akan lebih kuat dari sebelumnya dan ingat kau tidak memiliki armor untuk pertahanan, apa lagi ras manusia laut di kenal akan pertahanannya, jangan puas dulu sebelumnya menyelesaikan keseluruhannya". Ucap longjin untuk mengingatkan sun yi agar menjaga pertahanannya.
"Senior benar, aku tidak memiliki equipment pertahanan, tapi aku memiliki skill accel, yang mana dengan skill ini aku bisa bergerak dengan bebas ketika aku akan di serang, anggap saja skill ini untuk perlindungan diri". Jawab sun yi yang mencoba menepis omongan longjin.
"Dan juga tadi sebelum memasuki ruangan tahap awal, aku sudah menyempurnakan 30 magic stones, yang dimana mana ku bertambah, yang awalnya 200 sekarang meningkat menjadi 500 dan juga dengan stat tambahan pada jade ring ini, menambahkan 5% regen mana ku". Lanjut sun yi untuk membuat longjin mengerti keadaanya saat ini.
Setiap pemakaian mana pada skill accel yaitu akan mengurangi 10 mana yang di milikinya, namun dengan 500 mana dan 5% regen mana, ini akan membuat sun yi dengan bebas menggunakan accel.
"Walaupun untuk saat ini kau memang sesuka hati bisa menggunakan skill accel, tapi untuk melihat kedepannya, kita tidak tahu apa yang akan terjadi, jadi untuk keselamatan mu, aku hanya ingin memperingatkan kamu untuk jangan puas diri dulu". Ucap longjin yang terlihat bijaksana.
"Ya senior memang benar, aku akan mengingatnya, terima kasih senior longjin atas peringatannya". Jawab longjin dengan nada menyesal.
"Aku cuma tidak ingin kau mati hanya karena kurangnya kewaspadaanmu, apa lagi hanya tantangan seperti ini, kalau kau mati aku juga akan ikut mati". Ucap longjin untuk memperjelas sun yi maksud dari kata-kata nya.
Setelah perdebatan yang panjang mereka pun akhirnya menyudahinya, yang di katakan longjin juga bukan karena semata dia memikirkan hidupnya, cuman longjin disini memang bermaksud untuk tidak ingin sun yi mati karena kurangnya kewaspadaan.
Sebenarnya longjin sangat peduli sama sun yi, karena selama dia di segel di batu alam semesta yang tak terhitung berapa lama nya, dia tidak pernah berbicara seperti ini kepada siapa pun, karena di dalam batu alam semesta yang menyegelnya kala itu, tidak seorang pun yang bisa di ajak bicara seperti saat ini.
Bayangkan betapa kesepiannya longjin saat itu, walaupun ada energi lain di dalam batu alam semesta tersebut dimana energi yang telah menuntun sun yi ke dungeon ini, namun energi itu tidak bisa berbicara, hanya sebatas energi dan juga dia tidak pernah mau di dekati, makanya longjin sangat senang dengan adanya batu alam semesta yang menyegelnya menyatu dengan jiwanya sun yi.
Jadi longjin sekarang memiliki sun yi sebagai teman untuk di ajak bicara, tidak seperti sebelumnya dia di segel didalam kesunyian, di tambah saat ini longjin bisa melihat dunia luar lagi, walaupun hanya dengan perantara melalui sun yi, tapi itu semua tidak masalah, yang penting dia bisa melihat dunia untuk sekali lagi.
"Baiklah senior, aku akan melanjutkan ke tahap selanjutnya". Ucap sun yi untuk melanjutkan tantangannya.
Tidak berpikir panjang lagi sun yi pun melanjutkan ke tantangan yang selanjutnya.
__ADS_1