King Of Multiverse

King Of Multiverse
Bab 12 : Peti Mati ?


__ADS_3

Tak ada satu pun prajurit ular yang masih hidup, skill body immune sangat membantu sun yi kali ini, walaupun buff nya hanya bertahan selama 1 menit dan memiliki cooldown selama 5 hari, namun dalam kondisi melawan 40 prajurit ular yang dimana mereka dikenal dengan kecepatannya.


Selain di kenal dengan kecepatannya, ras manusia laut dari suku ular di kenal juga akan kelicikan dan emosinya, oleh karenanya sun yi memulai pertempuran dengan cara memprovokasi mereka, sehingga ini juga mempermudah sun yi untuk membuat mereka menyerang sun yi secara bersamaan.


Skill body immune hanya bisa di gunakan selama 1 menit dan juga durasi cooldown nya bisa sampai 5 hari, makanya sun yi tidak ingin menggunakan skill ini kalau memang benar-benar terdesak dan di butuhkan.


Setelah mengalahkan prajurit ular, sun yi pun akhirnya menyelesaikan tantangan ke empat, apakah ini yang terakhir ? tentu saja tidak, karena pemberitahuan sebelumnya mengatakan bahwa, penantang yang telah menyelesaikan tahapan ke empat, akan ada tahapan ke lima.


"Anda telah menyelesaikan tahapan ke empat, apakah anda akan melanjutkan tahap selanjutnya ? Anda juga bisa memilih untuk melewatkan tahapan selanjutnya, namun hadiah yang akan anda dapatkan, akan di kurangi dari nilai yang sebenarnya". Tertulis pemberitahuan dari dungeon.


Tahapan ke lima ini bisa juga di lewatkan, namun hadiah yang di dapatkan ketika penantang melewatkan tahapan lima, hanya akan mendapatkan 50% dari nilai hadiah yang sebenarnya.


Jelas sun yi tidak menginginkan hal ini, setelah ia berusaha payah melewati berbagai macam tahapan, kalau hanya setengah hadiah yang ia dapatkan, rasanya sangat tidak adil, oleh sebab itu sun yi disini mau tidak mau harus menerima tahapan ke lima ini.


"Kau harus menerimanya, kau sudah sejauh ini kalau sampai menyerah sangat di sayangkan hadiah yang akan kau terima". Ucap longjin yang menginginkan sun yi tetap melanjutkan tantangannya.


"Aku juga berpikir begitu, masa aku hanya menerima setengah dari hadiah yang seharusnya aku terima, kalau dari pengalamanku di kehidupan sebelumnya, aku pernah memasuki dungeon spesial yang serupa seperti ini, biasanya di tahapan tambahan kita di hadapkan dengan tantangan seperti melawan bos". Ucap sun yi yang menjelaskan tentang pengalamannya di kehidupan sebelumnya.


"Namun aku tidak tahu bos seperti apa yang akan aku hadapi, ketika aku menerima tantangan yang selanjutnya". Lanjut sun yi.


"Tidak ada jalan pintas dan kemudahan di dunia ini, kalau kau ingin menjadi kuat, apa pun tantangan yang akan kau lalui, kau harus menerimanya, anggap saja ini titik awal untukmu agar menjadi lebih kuat". Ucap longjin untuk membuat sun yi tambah percaya diri


"Terima kasih senior, aku memahami apa maksud dari ucapan senior, aku juga tidak mungkin menyerah begitu saja, aku harus secepatnya menjadi lebih kuat, agar aku bisa membalas orang-orang yang telah menyakiti keluarga dan orang-orang terdekatku di kehidupan sebelumnya". Ucap sun yi yang membuatnya tambah percaya diri.


"Baiklah, tidak usah berbasa-basi lagi, aku akan terima tantangan yang selanjutnya". Lanjut sun yi yang sembari melangkah menuju pintu tahapan terakhir.


Sun yi pun berjalan menuju pintu di tahapan ke lima alias tahapan akhir dari dungeon spesial, setelah memasuki pintu tahap terakhir, di depan sun yi saat ini terlihat monster sangat besar.


Musuh kali ini bukanlah berasal dari ras manusia laut, tidak seperti tahapan-tahapan sebelumnya, tapi melainkan monster laut yang biasanya menghuni di kedalaman laut yang sangat luas.


"Kraken". Ucap sun yi yang kaget setelah melihat lawan selanjutnya.

__ADS_1


Sun yi tidak pernah membayangkan bahwa lawannya akan menjadi monster kraken, ketika di kehidupan sebelumnya sun yi juga pernah bertemu monster kraken, ketika portal dimensi yang ada di bumi terjadi keretakan.


Dia mengingatnya kala itu, ada dungeon tingkatan malapetaka, yang menyebabkan portal dimensi pada dungeon itu rusak dan membuat para monster yang ada di dalamnya keluar, lalu menyebabkan kerusakan yang sangat besar pada bumi dan juga banyak evlover level tinggi menjadi korban dan mati, hanya untuk menghentikan para monster dungeon tingkatan malapetaka.


"Bukan kah ini dungeon spesial, yang mana kita akan mendapatkan perlakuan khusus jika kita memasukinya, tapi kenapa aku harus melawan monster tingkat malapetaka dan juga levelnya tidak di ketahui, tidak seperti level para prajurit manusia laut di tahapan sebelumnya". Ucap sun yi yang tidak puas dengan bos yang ia lawan.


"Kalau aku tahu seperti ini, lebih baik menerima setengah hadiahnya dari pada melawan monster tingkat malapetaka". Lanjut sun yi yang terus mengeluh.


"Aku juga tidak percaya lawan mu akan menjadi seperti ini, tapi jika kau menyerah tidak ada jalan untuk kembali". Ucap longjin yang juga tidak mempercayai lawannya sun yi sembari menunjukan pintu masuk tahap akhir yang telah menghilang ke sun yi.


"Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang ? ini sama saja mengirim aku menuju kematian, aku terlahir kembali bukan untuk mati di usiaku yang masih belasan tahun, masih ada hal yang harus aku selesaikan di kehidupan ini, kenapa aku malah di kirim kembali untuk menghadap kedalam kematian". Ucap sun yi yang merasa putus asa.


Namun disini longjin tidak menjawab ucapan sun yi, tapi longjin merasakan energi yang ada di jiwa sun yi lagi bergerak, seolah dia seperti ingin keluar dari tubuhnya sun yi.


"Sepertinya kau akan terselamatkan". Ucap longjin yang. menyadari apa maksud dari energi yang ada di dalam jiwanya sun yi.


"Apa maksudmu senior". Tanya sun yi kepada longjin.


"Aku tidak paham apa maksudnya senior, eh tunggu... kenapa bisa aku melupakan hal itu, aku telah tergoda dengan penemuan dungeon spesial ini, tapi aku telah melupakan tujuan kita bisa sampai disini". Ucap sun yi yang telah menyadari maksud dari ucapan longjin.


Setelah mengetahui apa maksud dari omongan longjin, sun yi pun membenamkan dirinya dan mencoba memasuki alam bawah sadarnya, disini sun yi ingin bertemu dengan energi yang ada di dalam jiwanya, karena dia lah yang membuat sun yi bisa sampai masuk ke dalam dungeon spesial ini.


Sun yi pun menghampiri energi tersebut dan mencoba untuk berkomunikasi kepadanya, sebelum sun yi mencoba mendekatinya, disini terlihat malahan energi tersebut yang duluan menghampiri sun yi, ini tidak seperti sebelumnya ketika sun yi untuk pertama kalinya mencoba mendekati energi tersebut, energi itu malah tidak bisa di dekati sun yi, seolah tidak menginginkan sun yi, namun kali ini malahan energi tersebut yang menghampiri sun yi duluan.


Setelah energi itu mendekati sun yi, terlihat bahwa energi itu seperti ingin mengatakan sesuatu, seolah ingin menunjukan kepada sun yi bahwa ia tidak usah khawatir, ia ingin sun yi maju saja dan sisanya biarkan dia yang melakukannya.


Sun yi mengerti apa maksud yang di inginkan oleh energi itu, awalnya sempat ragu namun longjin disini juga meyakinkan sun yi untuk percaya sama energi itu, karena semua mengatakan demikian, sun yi mau tidak mau harus melakukannya.


Karena energi itu ada di dalam jiwaku dan merupakan bagian dariku, aku harus mengikuti apa yang di inginkannya.


Sun yi pun maju dan mencoba mendekati kraken tersebut, kraken nya pun menyadari kehadiran sun yi, lalu dia mengerjakan tentakelnya, seolah ingin menghempaskan sun yi, namun sebelum tentakel itu mendarat ke tubuhnya sun yi.

__ADS_1


Energi yang ada di dalam jiwanya, tiba-tiba keluar dari tubuh avatar sun yi, saat ini terlihat energi itu menghentikan laju dari tentakel tersebut, seperti perisai yang mencoba melindungi sun yi.


Kraken yang melihat hal ini dia pun tiba-tiba marah, mencoba menggerakkan tentakel lainnya untuk memukul mundur energi tersebut, namun ketika kraken mencoba melakukan hal yang sama dengan menggunakan tentakelnya yang lain, tetap di tahan oleh energi tersebut.


Kraken mencoba melakukan hal yang sama lagi dengan tentakelnya yang lain, namun masih tetap sama di tahan gerakannya oleh energi itu, kemudian setelah ke 4 tentakelnya di tahan dengan cara serupa, kraken tersebut tidak melakukannya lagi.


Terlihat kraken tersebut seperti melindungi sesuatu dengan menggunakan tentakelnya yang tersisa dan juga tubuhnya yang besar, sun yi juga menyadari bahwa kraken tersebut seperti melindungi sesuatu yang sangat berharga.


"Apakah dia mencoba melindungi harta karun yang seharusnya sebagai hadiah dari menyelesaikan dungeon ini ?". Ucap sun yi pada dirinya.


"Tidak.. itu bukan harta karun yang kau maksud, coba kau perhatikan baik-baik, jelas itu peti mati bukan kotak harta karun". Sahut longjin yang menyadari hal yang lain.


Sun yi pun mencoba memperhatikannya lagi, benar seperti yang di katakan longjin, ada sebuah kotak berukuran persegi panjang, memang kalau di perhatikan dengan sungguh-sungguh, terlihat bahwa kotak tersebut mirip peti mati.


Namun yang membuat sun yi bingung, kenapa bisa ada peti mati disitu dan juga kenapa kraken tersebut seperti ingin melindunginya, apa yang ada di dalam peti mati tersebut.


"Apakah aku akan mendapatkan sebuah peti mati atau dungeon ini sudah memastikan bahwa aku akan mati di depan kraken tersebut, sehingga dia menyediakan peti mati untuk ku". Ucap sun yi yang merasa bahwa dirinya di remehkan.


Longjin juga berpikiran hal yang sama seperti halnya sun yi, tapi longjin tidak berbicara hanya saja dia saat ini sedang memperhatikan energi tersebut, terlihat dia mencoba ingin mendekati peti mati tersebut.


Apakah ini tujuan dari energi itu untuk membawa sun yi kemari, sun yi juga disini menyadarinya, bahwa saat ini energi tersebut mencoba ingin mendekati peti mati itu, akan tetapi kraken tersebut masih tetap menghalangi energi tersebut untuk mendekatinya.


Namun disini tiba-tiba entah kenapa si kraken berhenti menyerang energi itu, terlihat saat ini energi tersebut mencoba ingin membuat kraken tenang, seolah-olah kraken itu merasakan sesuatu yang familiar dari energi tersebut


Setelah si kraken berhenti untuk menyerang energi tersebut, energi itu pun mendekat ke kraken, terlihat dia ingin berkomunikasi ke kraken, namun entah kenapa setelah energi tersebut mendekati si kraken, di sini kraken nya pun seperti mempersilahkan energi itu untuk mendekati peti mati yang awalnya si kraken lindungi.


Sun yi dan longjin melihat ini merasa takjub, beberapa saat yang lalu si kraken berusaha untuk melindungi peti mati tersebut dari energi itu, namun saat ini di pandangan sun yi dan longjin si kraken tidak lagi mencoba menghalau energi itu untuk mendekati peti mati yang telah si kraken lindungi.


Kemudian energi itu pun mendekati peti matinya, sesaat energi itu tampak berhenti di depan peti mati tersebut, seperti sedang memandangi sesuatu yang ada di dalamnya, sun yi pun melihat ini mencoba mendekatinya, namun tiba-tiba si kraken bergerak dan ingin menghentikan sun yi untuk mendekat.


Akan tetapi ketika kraken itu mencoba ingin menghentikan sun yi, energi itu menahannya seolah membiarkan sun yi untuk datang mendekati peti mati tersebut, kraken itu pun mengikuti perintah dari energi tersebut.

__ADS_1


Sun yi yang melihat ini seperti tidak mempercayainya, bahwa kraken yang merupakan monster tingkat malapetaka di kehidupannya yang sebelumnya seperti monster jinak di depan energi tersebut, sun yi malah penasaran dan ingin mengetahui siapa identitas sebenarnya dari energi yang selama ini berada di jiwanya.


__ADS_2