Kisah Cinta Achel

Kisah Cinta Achel
Bagus


__ADS_3

11. Bagus


******


Sudah 2 bulan Achel dan Sandra menetap hidup di kota ini, banyak lika liku dihadapi mereka, dan sampai saat ini Achel masih belum kerja, hanya membuat miniatur pesanan saja, sudah banyak tempat yang Achel tuju belum juga ada yang menerima Achel, sampai sore itu tiba…


Sore di kamar kost mereka


“san ko minyak abis sih, kenapa kamu ngga bilang sih, kan nanti aku beli abis pulang kerja kan aku nanti mampir ke supermarket terdekat”


“ ya map abis terakhir aku masak udah tinngal dikit dan lupa bilang ke kamu, gih kamu beli nanti aku yang masak” mengusir Achel agar langsung pergi membeli minyak, ke supermarket yang terdekat, jaraknya dari kostan tidak jauh cukup jalan kaki kurang lebih lima belas menit sudah sampai di mini market.

__ADS_1


**


Sesampai di toki sembako yang tidak jauh dari kost, sudah membeli minyak Achel beranjak pergi tidak jauh dari tempat achel melihat seseorang yang dia kenal ya siapa lagi "bagus" karena ditempat itu dis hanya baru kenal sebagian sedang mengumpat di dekat gang.


***


“bukannya dia bagus yang majikannya ibu lida yang jualana nasi ya dia lagi ngapain tuh ngumpet gitu, kayanya asik nih di ngagetin”guma Achel😁😁😆😆


Achel berjalan perlahan ke Bagus,agar bisa membuat dia baget dan achel bahagia ketawa melihat mukanya.


“euhmm euhmm euhmm”Achel yang geram langsung mengigit tangan Bagus, hingga siempun hanya bisa menahan rasa sakit dengan diam agar tidak menimbulkan suara.

__ADS_1


“he gila kamu ngapainnn” terhenti dikarenakan tangan telunjuk Baggus yang mendarat indah di depan mulut Achel “usss jangan bersuara kamu lebih baik diam” sergah Bagus dengan suara kecil agar tidak terdengar.


Sudah memakan waktu lima belas menit mereka digang situ tidak ada suara ataupun pergerakan. Achel yang tadinya diam mengingat bahwa dia keluar kost membeli minyak harus buru buru bawa minyak ke kost. Achle mendekatkan wajahnya ke depan wajah Bagus, bagus kaget dengan apa yang dilakukan Achel memundurkan langkahnya sedikit, demi sedikit, hingga mentok pojokan ke dekat tombok yang buntu, tidak ada jalan jalan atau tempat lainnya.


“ka ka kamuu ngapain ma ma maju mundurr sanahh” mengalihkan wajah ke samping .


“……………………” tidak ada jawaban dari achel malah tambah memajukan mukanya ke Bagus


“ja jang jangan macam macam deh, buru mundur, saya ngga tertarik sama kamu, apa yang bisa dibanggakan dengan badan kecil begitu”


“idih siapa juga yang macam macam, gue mgga tertarik sama lo juga,badan badan gue ribet banget sih lo, kapan kita keluar udah lama nih gue mau nganter ini ke temen gue” menunjukkna jingjingan ke hadapan muka Bagus. Tak ada respon sama sekali malah bagus menyeret tangan Achel untuk mengikuti langkah Bagus dan di depan gang sudah ada mobil yang berhenti pas di depan gang, achel di tarik masuk ke mobil bersama Bagus, mobil tersebut melanju pergi dari daerah terseut…

__ADS_1


Gimana nih, map Author bisa uptade sedikit lagi kurang enak badan. Jangan lupa like,vote,komen


😊😆😍😘


__ADS_2