
sudah sangat lama achel di ruang IGD belum ada dokter yang keluar dari ruangan itu, sesat kemudian dokter keluar dari ruangan itu
“keluarga dari pasien ada?”
“saya pa keluarganya, gimana pa keadaanya?” aku ibu paruh baya itu
“pasien mengalami luka yang lumayan parah, agar di mohon keluarga untuk mengisi administrasi agar pasien bisa segera di pindahkan ekluar operasi, pasien mengeluarkan banyak darah, jadi kita mau langsung mengoprasinya, dan mebutuhkan izin”
“baik dok lakukan yang terbaik, saya akan bayar berapapun, saya mau urus administrasinya dulu dok, makasih”
Ibu paruh baya itu langsung ke represionis membyar admin achel, dia ngga tau namanya naum karena achel sedang dirawat jadi data dat achel sudah ada di dalam rumah sakit jadi gampang untuk mengrusnya. Ibu paruh baya itu juga sangat sulit untuk menghubungi siapa, karena dia tadi mau ke kamar inap achel yang dulu tidak bisa karena si gadis kecilnya masih sangat scok dia harus membuat gadis ini melupakannya dlu kejadian yang tadi
Operasi berjala lancar achel dipindahkan keruangan yang lebih bagus dari sebelumnya. Waktu sudah menunjukkan sore Sandra mau keruangan achel namun, disaat masuk ruangan tersebut kosong tidak ada siapapun penghuninya, Sandra langsung menanyakan kesuster, dan kebetulan suster tersebut tahu dimana achel di pindahkan, walaupun tidak menjelaskan kronologi kejadian penyebab achel dipindahkan.
“sus punten pasien yang di ruangan ini kosong, ini pasiennya ko tidak ada sudah pulanng?”
__ADS_1
“pasien yang diruangan ini pindah, diruang melati no 04 ruang VVIP”
“ouh makasih sus”
Sandra yang sudah tau nama ruangan achel langsung keruangan tersebut untuk memastikan, karena dari tadi perasaan Sandra sudah tidak enak di tempat kerjanya sampai izin pulang terlebih dahulu. Sesampainya di ruangan achel Sandra melihat hal yang menjanggal kenapa tangan achel sampai harus di gips, perasaan terakhir tangan achel tidak ada alat itu kenapa? Sandra yang dari berpikir dikagetkan dengan achel yang menanyapa Sandra karena dari tadi datang Sandra hanya diam saja di depan pintu memperhatikannya tanpa menyapa hanya diam saja.
Sandra masuk kedalam dia sedih melihat kondisi achel yang sangat mengenaskan, ingin mendengar kenapanya namun iya cegah karena di ruangan itu tidak hanya ada mereka, sebelum minta penjelasan achel, malah sudah di jawab oleh ibu dari anak yang ditolong achel.
“nak saudara dari nak achel?, ibu minta maap karena keteledoran ibu ngga merawat baik cucu ibu, jadi membuat musibah ini” ibu lidya memberi tahu Sandra.
“ouh jadi ini keteledoran ibu nak, jadi gini”
Ibu tersebutkan kejadian tersebut, Sandra yang sudah paham mengiyakan, walaupun dia sangat menyesal telah meninggalkan achel sendirian, ibu tersebut pamit untuk pulang karena hari sudah menuju malam hari, dan tidak sepantasnya anak kecil masih ada di rumah sakit dijam segini.
Setelah kepergian ibu tersebut Sandra mendekatkan achel dia sangat menyesaal banget sudah meninggalkan achel di saat kondisi achel yang sudah sangat buruk, terakhir kali saja sudah banyak luka luka, ditambah yang sekarang sungguh mengenaskan.
__ADS_1
“hiks hiks chel maafin aku ya hiks, ninggalin kamu disaat kondisi kamu seperti ini, dan juga kondisi kamu sudah begini aku baru ada di samping kamu hiks,,, maapin aku, aku emang ngga pantes buat jadi sahabat kamu” Sandra sungguh merasa sangat menyesal tidak di sisi achel, dia merasa tidak pantas menjadi sahabat baiknya achel, kondisi achel yang membutuhkan dia, malah Sandra tidak ada disampingnya.
“ihhss udah, kamu ngga salah, namanya juga musibah mana ada yang tau, kamu ngga salah, kamu sangat pantas ko jadi sahabat aku, kamu selalu ada di dekat aku, baru kali ini aja kamu datang agak telat, tapi aku ngga papa ko, ihh udah gede jadi cengeng kan jelek”achel mencoba meyakinkan, sekaligus menghibur Sandra, achel mengusap lembut kepala Sandra, untuk menyalurkan ketenangan untuk Sandra.
“ihhh kamu mah sebel, aku nangis masa di ejek, ihhh sebel”rajuk Sandra menjauhkan tangan achel, merucukkan bibirnya ke depan
“ihhh jelek akh udah, san aku mau minta tolong dong” ucap achel ke Sandra, sambil menggengam tangan Sandra yang di deket kasur achel.
“kamu mau tolong apa, kalau aku bisa pasti dibantu ko, jadi gimana apa yang bisa aku bantu” membalas genggaman tangan achel.
“aku mau kamu kalau ketemu dyto jangan kasih tau kondisi aku yang begini, cukup bilang aku hanya luka biasa aja, pliss, jika dia Tanya jawab itu, kasih tau nindi juga ya san, hp aku lowbet”menatap lurus ke depan, achel berpikir dyto pasti bakal cari tau dia kenapa ngga berangkat kerja yang cukup lama.
“oke aku usahain, tapi kenapa?”Tanya Sandra, dia heran kenapa harus di sembunyikan.
Jangan lupa komen dan like, tipsnya jangan lupa juga.
__ADS_1