
Saya menulis cerita ini hanyalah fiksi, khayalan saya, itung itung menambah pengalaman memnabaca kalian, saya juga sangat apresiasi ke kalian yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca cerita saya, karena kalian masih membudidayakan membaca, saya apresiasi ke kalian yang masih stand bye di cerita ini dari awal sampai akhir, memberi dukungan saya, memberi arahan saran, kritik, untuk saya, dan juga saya akan lebih giat lagi menulis cerita ini.
Maap jika typo masih berserakan, saya hanya menulis ulum belum terlalu terlatih dan mahir, namun saya masih belajar untuk ke tahap yang terlatih dalam penulisan, nama took, tempat kejadian, dan lain lainnya, hanya khayalan saya, jadi jika ada kesamaan itu diluar kendali saya.
Saya sberharap apreasi kalian buat karya saya, komenan kalian membantu saya memperbaiki kata kata saya, like kalian membantu membangun semangat saya untuk terus menulis, vote kalian sangat membantu saya memperkenalkan karya saya di khayalak luar sanah, tips kalian membantu sedikit untuk uang kebutuhan saya. Tetap di kisah aaku aokey, jangan bosen bosen okey.
Happy membaca
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
“tolong lepas tangan saya”menarik tangannya. Namun usahanya gagal dia ditarik paska dyto masuk ke sebuah mobil yang terparkir tidak jauh dari situ.
Semua teman achel yang melihat achel di bawa dyto was was, karena kondisinya achel sedang tidak baik, dan dyto yang dia kenal bukan dyto yang dulu melainkan orang yang berbeda lebih cuek, namun jika punya dia terusik dia bakalan lebih keja dari biasanya.
“itu achel buru kejar dim,ngapain diam aja cepat!!”Sandra mendorong tubuh dimas agar bisa mengejar achel, namun naas achel sudah di bawa masuk ke dalam mobil, mobil itu sudah berlalu menjauh.
“gimana mau ngejer sih yank, orang kita ke sinih jalan” sanggah dimas.
‘akhhhh kamu salah bermain dengan orang, to, kali ini aku diamkan, aku kasih waktu buat kamu jelasin ke achel, jika ada salah satu yang tergores ditubuh achel, kamu akan berhadapan dengan banyak orang, saya orang bertama yang akan buat kamu menyesal’sebuah senyum licik terbit di bibir seksi eric.
__ADS_1
“ric, kamu kenapa, kenapa ngga ngejar hiks kasian kalo achel kenapa napa hiks dia sahabat aku”nindi sudah menangis pas mobil yang membawa achel sudah pergi menjauh.
“iya kamu kenapa ngga ngejar atau berusah mencari tau ric, kalian semua hanya diam aja, kalo achel kenapa napa kalian yang salah”sambung Sandra.
“ kalian tenang aja, kita kasih waktu buat dyto jelasin, jika sampe 24 jam dia ngga kembaliin achel, baru kita bertindak”
Semua yang mendengar penuturan eric kecewa namun mau bagaimana lagi, benar yang dikatakan eric, kita tunggu saja, biar masalah ini kelar dengan sendirinya, beri waktu untuk mereka saling menjelaskan. Semuas udah balik ke dalam rumah, acara piknik ditaman itu gagal, karena insiden yang tidak diinginkan, semua hanya diam melamun entah kemana eric masuk kedalam kamar mandi di mengeluarkan handphonenya menghubungi sesorang.
***
Room chat
Ericc
Disi lain seorang pria yang sedang sibuk dengan berkasnya, teralihkan dengan bunyi ponsel pribadinya, dia berjalan ke jendela, senyum kecil terbit di wajah dia, setelah membaca pesan yang masuk ke ddalam handphone, pria yang tegap badan yang sangat atletis, sedang menatap nanar ke peandangan perkotaan yang sangat rame jika di siang hari menjelang sore, pria tersebut membalas pesan tersebut, dengan senyum liciknya.
Si misterius
Kita tunggu saja, kamu tenang saja, makasih infonya, nanti jika dalam 10 jam ke depan tidak ada kabar baru kita bertindak, saya akan kabarin kamu lagi
__ADS_1
Ericc
Okey, kita tunggu 10 jam kedepan
Setelah itu tidak ada balasan dari sanah, eric keluar dari kamar mandi di kagetkan dengan seseorang wanita yang sedang menunggu dia di depan kamar mandi.
“ric, sudah kabarin dia, tentang achel begini?”Tanya nindi
Ya perempuan yang menunggu eric di depan pintu ia nindi, dia yang sangat tau dengan seseorang misterius itu, dia sudah liat gelagat eric yang santai, dari situ dia paham.
“tenang saja, sudah aku kabarin, tunggu 10 jam dari sekarang, jika tidak ada kabar kita baru ambil tindakan, ayo kita ke depan, biar mereka tidak curiga, dan tadi aku sudah mesen makanan dari online kita tunggu sebentar lagi datang”merangkul bahu nindi sambil berlalu menuju ruang tengah yang terdapat dimas dengan sabarnya yang menenangkan Sandra yang sedang menangis.
Nindi ingin mengasih tau Sandra, dia tidak tega melihat Sandra yang menangis sesegukan, namun sudah janji jadi tidak bisa di kasih tau, biarlah Sandra akan berhenti sendirinya jika sudah lelah.
Jangan lupa
Like kalian membantu semangat aku untuk uptade
Komen kalian membantu aku untuk memperbaiki kisah cerita ini
__ADS_1
Vote kalian membantu mengenalkan cerita aku ke khayalak lua sanah
Tips kalian membantu uang tambahan kebutuhan anak pelajar((