Kisah Cinta Achel

Kisah Cinta Achel
ganti judul


__ADS_3

Saya menulis cerita ini hanyalah fiksi, khayalan saya, itung itung menambah pengalaman memnabaca kalian, saya juga sangat apresiasi ke kalian yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca cerita saya, karena kalian masih membudidayakan membaca, saya apresiasi ke kalian yang masih stand bye di cerita ini dari awal sampai akhir, memberi dukungan saya, memberi arahan saran, kritik, untuk saya, dan juga saya akan lebih giat lagi menulis cerita ini.


Maap jika typo masih berserakan, saya hanya menulis ulum belum terlalu terlatih dan mahir, namun saya masih belajar untuk ke tahap yang terlatih dalam penulisan, nama took, tempat kejadian, dan lain lainnya, hanya khayalan saya, jadi jika ada kesamaan itu diluar kendali saya.


Saya sberharap apreasi kalian buat karya saya, komenan kalian membantu saya memperbaiki kata kata saya, like kalian membantu membangun semangat saya untuk terus menulis, vote kalian sangat membantu saya memperkenalkan karya saya di khayalak luar sanah, tips kalian membantu sedikit untuk uang kebutuhan saya. Tetap di kisah aaku aokey, jangan bosen bosen okey.


Happy membaca


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


“AY buru sinih makan dulu, udah aku taroin di meja makan, cepet sinih”teriak seongil dari meja makan.


Achel berlalu dengan malas ke meja makan, dia tau kalau ngga ke sanah pasti nanti seongil gendong dia duduk di meja makan.


“wowow ini mah makanan kesukaan aku, ihh makasih Ay tambah sayang” menaroh satu persatu makanannya di piringnya.


Seongil hanya geleng geleng kepala melihat tingkah sang pujaan yang tadinya enggan makan, malah sekarang seperti orang yang sangat kelaparan.


Seusai mereka makan mereka pada ke ruang tengah ingin menonton film bersama sesampainya di ruang tamu seongil nanya ke achel mau nonton apa.


“ay kamu mau nonton apa? Jangan drama nanti lama, aku ngga bisa lama soalnya, nanti malam kamu disinih aja ngga usah pulang, aku malam ini ada penerbangan ke luar negri”mengeluh achel yang sedang bersender di dada seongil.


Achel yang mendengar di ucapkan seongil mendongakan kepala sehingga langsung bertatapan ke seongil.

__ADS_1


“kamu ko baru ketemu udah mau pergi aja sebel ihhh, tau gitu mah ngga usah ke aku mending langsung pergi, emang berapa lama sih di sanahnya” seongil belum menjawab sudah terpotong lagi dengan omongan achel.


“udah ngga usah pulang lagi, aku nanti pulang bareng Tama aja lah, malas sendirian di sinih” merucutkan bibirnya sambil menepis kasar tangan seongil yang sedari tadi mengelus kepalanya.


“ihh ngga kamu ngga boleh sama laki laki lain, awas aja kamu sama dia” menatap tajam achel.


Achel yang melihat sang pujaan menatapnya dengan sangat tajam, merasa menjadi nyalinya mencuit.


“huwaaa kamu jahat masa natap aku gitu, aku benci sama kamu huwa” menangis pelan mengecoh seongil.


Seongil yang melihat achel menangis langsung memeluk achel sambil mengelus punggungnya.


‘haha aap seong aku alas nunggu di sinih, lagian kamu bucin banget deh sam aku’mengankat senyum sedikit di dada seongil.


**


Achel sedang di dalam sebuah supermarket bersama yura, mereka sedang duduk di restoran cepat saji, sekarang sudah menunjukkan makan siang pagi para pekerja, retoran itu cukup ramai pengunjung yang ingin makan siang.


Tiba tiba handphone achel bunyi menandakan panggilan masuk.


“ya assalamualaikum halo sandraaaaaaaaaaaaa” angkat achel dengan penuh semangat hampir semua pengunjung melihat achel karena suara achel yang cukup besar.


“……….”

__ADS_1


“hah masa sih, ya sudah besok aku balik ke Indonesia deh”menjawab dengan nada yang sudah pelan


“…..”


“okey bye aku usahain pulang sebelum waktunya”seraya menutup handphonya.


Di posisi lain


“ini achel mana lagi di telpon ngga di angkat, yura juga saya kasih tanggung jawab mana ngga ada info, di telpon ngga aktif juga nomernya” jalan bolak balik di ruang kerjanya daehan yang melihat atasannya sekaligus sahabatnya hanya geleng kepala, sudah biasa dia melihat sahabatnya begini.


“udah bro sans aja kali aja dia lagi telponan sama sahabatnya, atau lagi telpon keluarganya, kamu jangan terlalu posesive sama dia, dia juga butuh kebebasan jangan sampai kaya tahun sebelumnya.


“kamu ngga tau dae dia gimana, aku ngga bisa jauh jauh dari dia takut dia kaya pas itu ngga ada kabar”


“udah jangan pabo deh kamu kaya apa baru ginih aja,kamunkan udah pasang alat pelacak tinggal liat mereka ada di mana”


Seongil yang berasa menjadi bodoh mendadakan hanya senyum senyum saja


Next episode lagi oky


And jangan lupa vote comen dan like cape


Kalo boleh jujur cape aku nulis ngga ada hasilnya, sampai akhir tahun aku nulis kalo tetap tidak ada hasilnya saya hakum aja lah cape sia sia aja

__ADS_1


Judul saya ganti karena saya pikir kayanya judulnya ngga cocok deh


__ADS_2