Kisah Cinta Achel

Kisah Cinta Achel
PDKT


__ADS_3

Saya menulis cerita ini hanyalah fiksi, khayalan saya, itung itung menambah pengalaman memnabaca kalian, saya juga sangat apresiasi ke kalian yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca cerita saya, karena kalian masih membudidayakan membaca, saya apresiasi ke kalian yang masih stand bye di cerita ini dari awal sampai akhir, memberi dukungan saya, memberi arahan saran, kritik, untuk saya, dan juga saya akan lebih giat lagi menulis cerita ini.


Maap jika typo masih berserakan, saya hanya menulis ulum belum terlalu terlatih dan mahir, namun saya masih belajar untuk ke tahap yang terlatih dalam penulisan, nama took, tempat kejadian, dan lain lainnya, hanya khayalan saya, jadi jika ada kesamaan itu diluar kendali saya.


Saya sberharap apreasi kalian buat karya saya, komenan kalian membantu saya memperbaiki kata kata saya, like kalian membantu membangun semangat saya untuk terus menulis, vote kalian sangat membantu saya memperkenalkan karya saya di khayalak luar sanah, tips kalian membantu sedikit untuk uang kebutuhan saya. Tetap di kisah aaku aokey, jangan bosen bosen okey.


Happy membaca


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Pagi harinya achel sudah siap untuk pulang ke rumah dia, dyto sudah memberitahunya jika mereka akan pulang pagi ini, temenan dyto dan achel sudah terjalin kembali walaupun tidak sedekat seperti dulu, seperti pagi ini dari awal mereka masuk ke dalam mobil,sampai saat mobil membelah jalan raya.


“chel kan kamu udah keluar dari kantor, kamu mau kerja dimana?, udah ada niat mau kemana gitu?”Tanya dyto tanpa mengalihkan pandangannya dari jalanan yang cukup sepi.


“entah aku tidak kepikiran, aku mau istirahat dulu,lagian aku udah lagi mau focus melanjutkan pendidikan aku, emang kenapa gitu?”


“ngga papa sih, kali aja kamu mau gituh kerja di tempat yang dulu, kamu mau kuliah dimana?”ujar dyto.


“aku sih tadi ada niat mau kuliahnya di luar,tapi kayanya ngga jadi deh, aku di dalam negri aja lah, biar gampang, btw to nanti sebelum ke komplek mampir dulu ya di dekat alfa yang di pertigaan”ujar achel, dia mengingat belum membeli bekal makanan buat nanti pergi.

__ADS_1


“ouh okey siap bu boss”canda dyto agar membuat suasana tidak tegang dan saling canggung.


Disepanjang perjalanan pulang mereka selau di selingi dengan canda tawa, melupakan kajadian yang dulu terjadi, masa lalu adalah hanya kenangan di masa kemarin, buat apa di kenang, kejadian yang dulu biarlah berlalu, lagipun kejadian yang dulu tidak bisa berubah, jika sudah sampai saat ini, itu yang selalu achel tanamkan dalam dirinya, ia hanya kecewa saja tidak sampai menyimpan dendam tersendiri.


Di mobil achel dan dyto menanyayi bersama sama tanpa ada hentinya dari satu lagu ke lagu yang lain, mengenal masa mereka turing dulu, cukup lama mereka di jalan sampai dekat komplek mereka achel meminta di turunkan dyto di dekat minimarket.


“to stop di depan situ aja, kamu tunggu di mobil aja dulu aku ngga lama ko”ujar achel, sembari menunggu dyto menepikan achel sudah bersiap membawa tas dia turun dari mobil dyto.


Achel yang sedang focus memilah milih belanjaan tidak sadar akan kehadiran dyto yang berdiri tepat di sampingnya, sampai saat achel balik badan dia hampir berteriak, karena posisi dyto yang sangat dekat.


“akhmmmmm”mulut achel sudah terlebih dahulu di bekap dengan tangan dyto.


“ya abis kamu dibilang tunggu di mobil, tiba tiba ada disamping aku, dekat banget lagi, gimana ngga kaget” menepuk bahu dyto cukup keras.


“au sakit aduh chel, maap deh ngga lagi lagi, buset udah lama ngga ketemu, jadi galak banget dah, bisa bisa deket deket nih badan aku, abu semua, canda chel”mengakat dua jarinya, menujukkan huruf V.


“ngga lucu, makanya jangan macam macam sama aku, sekali macam macam nyawa melayang”menyingu senyum tipis.


“buset ngga dah, gini aja udah cukup, sayang nyawa aku mom, auuu” dyto di pukul lebih keras lagi dari sebelumnya dengan achel.

__ADS_1


“sakit cuy, ini namanya KDMP bisa di aduin ini mah”menunjukan ekspresi seolah olah terbully dengan sikap achel.


“jangan pancing emosi aku lah, KDMP apaan?”Tanya achel.


“KDMP aja ngga tau, kekerasan dalam masa pendekatan”sambil berlali menjauh dari achel sebelum kena pukulan lagi.


“ha bocah tadi ngomong apaan” achel berusaha berpikir karena memang dia lagi kurang focus.”bangke dytooo siapa lagi yang lagi PDKT sama tuh anak” achel berjalan cepat mencari dyto di sekitar minimarket.


**


Setelah cukup membeli makananya dyto dan achel berlalu menuju komplek perumahannya.


Jangan lupa


Like kalian membantu semangat aku untuk uptade


Komen kalian membantu aku untuk memperbaiki kisah cerita ini


Vote kalian membantu mengenalkan cerita aku ke khayalak lua sanah

__ADS_1


Tips kalian membantu uang tambahan kebutuhan anak pelajar((


__ADS_2