
Di lain tempat di ruang keluarga rumah rasya
" Rasya dari mana kamu pagi2 begini "tanya Bunda rasya
" ini bella udah nungguin kamu dari tadi hari ini fitting gaun pengantin kamu" ucap sang Bunda kepada Rasya
Rasya hanya menoleh ke arah bunda dan Bella yang sebentar lagi akan menjadi istri nya tanpa mengeluarkan suara dan iapun menaiki tangga menuju ke kamarnya tanpa memperdulikan ucapan bundanya
" Rasya .....nak..... Rasya " teriak Bunda kepada Rasya
" udah bunda aku ga pa2 kok kayanya Rasya lagi banyak pikiran " ucap bella lembut ke bunda rasya
pernikahan apa yg akan aku0 jalanin ini ya Allah tidak ada cinta di antara kami Batin Bella
" makasih nak kamu sudah mengerti rasya ya udah biar bunda aja yg menemani kamu " ucap bunda rasya ke Bella
Di dalam kamarnya Rasya tampak prustasi setelah pertemuan nya kembali dengan Andrea ia semakin tidak bisa melupakan andrea padahal selama ini ia berusaha menyerah dengan perasaan nya
" Andrea gumam nya lirih sambil memandang ke arah meja foto ia dan Andrea menggunakan seragam putih Abu2
Di lain tempat di sebuah kantor yang menjulang tinggi di ruang rapat ALFATH baru saja di kenalkan sebagai CEO di perusahaan di bidang TELEKOMUNIKASI papinya tersebut
" Saya mohon bantuannya dan terimakasih atas kepercayaan kalian Semua " ucap Al di akhir sambutannya
" Selamat Papi sangat percaya dengan kemampuan mu, papi percayakan perusahaan kepadamu " ucap papi Al menatap bangga ke arah putra nya
" Al tidak akan mengecewakan Papi " ucap Al dengan tegas
Para dewan direksi dan staf perusahaan yang hadir di ruang rapat menyalami Al satu persatu mereka pun meninggalkan ruang rapat
Al pun memasuki ruangan CEO dengan di temani asissten dan sekretaris nya untuk pertama kali terlihat desain ruangan tersebut sesuai dengan yang ia inginkan bernuansa hitam putih.
Al pun duduk di kursi kebesarannya menatap ke arah jendela
" Aku sudah sampai sejauh ini dalam karir tapi hati ku masih sama seperti dulu gumam Al lirih
" baiklah aku akan berjuang dari awal Andrea wait me " ucap Al
Hari hari pun berlalu sudah seminggu andrea menginjakkan kaki nya di Kota B
" ma pa andrea pamit ya mau liat salah satu ruko papa untuk butik Andrea " ucap andrea ke orangtuanya
" iya hati2 sayang kalau ada kendala apapun jangan sungkan bilang ke papa ya " ucap papa ke andrea
" siap bos " ucap andre ke papa nya
Andrea pun bergegas ke mobil setelah 20 menit di perjalanan ia pun tiba disebuah ruko yg cukup mewah terlihat disana arsitek dari kantor papanya telah tiba
Andrea memang meminta bantuan papanya untuk mendesain butik nya
" Bismillah ya Allah semoga ini awal yg baik" ucap andrea sambil menatap ke arah rukonya
__ADS_1
Ia pun melihat sekeliling ruko dan memikirkan desain yang ia inginkan white gold menjadi pilihan andrea
" kayanya itu tema yg saya pilih pak, kira2 berapa lama pengerjaan nya pak? " tanya andrea ke arsitek
" ini tidak perlu waktu lama mba dalam waktu 1 minggu sudah bisa di tempati " jawab nya ke Andrea
" Terimakasih ya pak atas bantuan nya saya mohon undur diri , permisi " ucap Andrea
Andrea pun menuju mobil nya ia pergi ke percetakan untuk mengambil pesanan selebaran pencarian pegawai untuk butik nya
" ga kerasa udah siang ke cafe dulu kali ya gumam andrea
Andrea pun memarkirkan mobil nya di sebuah cafe andrea memasuki cafe tersebut ia mencari tempat duduk yang kosong dan memesan makanan
" 2 hari lagi gue datang ga ya ke nikahan nya Rasya gumam Andrea
" Ah tau ah gue pusing " ucap Andrea setengah berteriak
Terlihat pengunjung yg lainnya menatap heran ke Andre
a
" Upppssss , gue di kira orang gila nih gumam Andrea
Di tempat yang sama Alfath sedang melakukan meeting dengan klien nya ia pun di temani sekretarisnya Dhea dan Assisten pribadinya kevin
Al melihat ke ujung cafe ia melihat Andrea dan memutuskan untuk menghampirinya
" kalian ke kantor lebih dahulu saya ada keperluan lain" ucap al ke Dhea dan Kevin
" Andrea " ucap Al ke andrea ia pun segera duduk di samping Andrea
Al pun memandangi wajah Andrea yang terlihat makin mempesona
" Andrea lo apa kabar " tanya nya ke Andrea
Andrea yang melihat kedatangan Al pun bingung harus bagaimana ia terlihat menjadi salah tingkah
Apa dia udah ga ingat kesalahan gue gumam Andrea lirih Al yang mendengar gumamam Andrea pun tersenyum
" gue udah maafin lo kok gue yang seharusnya minta maaf karena masalah ini lo ampe rela jauh2 dari keluarga lo dan satu lagi lo jangan nyalahim diri lo lagi gue tau lo kaya gitu pasti ada sebab nya " jelas Al ke Andrea
Andrea yang mendengar ucapan Al pun menanggis ia pun memeluk Al
" gue kangen lo " ucap Andrea ke Al
" maafin gue Al kita bisa kan berteman " ucap andrea ke Al
Andrea memang dari dulu merasa lebih nyaman ketika bersama Al
Al pun tersenyum ia menganggukan kepalanya
__ADS_1
" udah ga usah nanggis tuh lo liat di kirain gue lagi buat lo nanggis " ucap al ke Andrea ia pun menghapus air mata Andrea
" kan emang karena lo " ucap Andrea
" iya deh iya gue , Andrea lo mau kan beri gue kesempatan kali ini " ucap Al
Al pun mengenggam tangan Andrea
" Gue serius beri gue kesempatan perasaan gue masih sama seperti 5 tahun yang lalu " ucap Al memandangi wajah Andrea
Andrea diam memikirkan ucapan Al
" iya Al beri gue waktu kita jalanin seperti air mengalir untuk sekarang " ucap andrea memandangi wajah Al
" kita masih punya banyak waktu kan " ucap Andrea
Al pun tersenyum ia kembali memeluk andrea
" gue janji akan selalu ada buat lo " ucap Al
" iya gue tau kok , makasih Al " ucap Andrea
" Ya udah gue balik ya gue masih ada kerjaan " ucap Andrea
" gue nebeng ya mobil gue di bawa staf kantor tadi " ucap Al tersenyum lebar ke Andrea
Andrea menatap Al curiga, Al memang sengaja menyuruh kevin membawa mobil nya
" gue curigaaa hmmm ya udah yuk " ucap Andrea
Al dan Andrea pun menaiki mobilnya
" gue anter lo kemana nih " tanya Andrea
" Ke ZDN Group " jawab Al
" lo kerja disana sekarang wah hebat ya lo bisa kerja di perusahaan besar " Ucap Andrea dengan mata berbinar
" biasa aja untuk membahagiakan orang yang gue sayang gue bakal kerja keras " ucap Al
" isshh puitis amat pak" ucap Andrea tersenyum
" lo turun sana! tuh kantor tempat lo kerja " ucap Andrea menunjuk kantor yang sudah berada di depan
" kok udah nyampe aja sih gumam Al
" Makasih ya eh by the way No handphone lo " ucap Al memberi handphone nya ke Andrea
Andrea pun mengetikkan no nya di Handphone Al
" nih udah .. ya udah sana lo keluar " ucap Andrea
__ADS_1
" iya iya ini juga mau keluar makasih cantik hati hati ya " ucap Al
Andrea pun hanya tersenyum ia pun melajukan mobil nya meninggalkan Al