
" Andrea Sayang " Rasya
Deg jantung andrea terasa berhenti mendengar suara yg sangat iya kenal iya hanya diam terpaku tanpa berani melihat ke arah sumber suara
Al menoleh ke arah sumber suara Iya juga sama terkejut nya
" Siapa ya " tanya Al ke Rasya
" kenalin gue kekasih Andrea kami sudah menjalin hubungan kurang lebih 2 tahun " jelas Rasya ke Al dengan muka menahan amarahnya
" lo jangan ngaku2 deh gue kekasih Andrea " jelas Al ke rasya tak kalah sengitnya
Teman2 yang mendengar ada keributan pun berdatangan Reyna yang melihat Rasya ada disitu pun membulatkan matanya tidak percaya
" lo bilang gue ngaku2 gue sudah jadi kekasih Andrea 2 tahun lalu lo ingat kalo lo mau bukti lo tanya langsung ke Andrea " jelas Rasya ke Al
" Andrea ini gak bener kan ngomong " tanya Al ke Andrea dengan nada sedikit membentak
Andrea tak bergeming ia seolah mematung pikiran nya melayang entah kemana ia memikirkan kebodohan nya sendiri dia seperti perempuan murahan yang sudah berkhianat tapi apa salah nya berkhianat ia hanya mencari kebahagian nya tapi tak memikirkan perasaan orang lain, ia memikirkan dirinya memang tak pantas untuk siapa pun
Tak terasa bulir bening mengalir di pipinya
" Andrea bisa jelaskan keadaan nya sekarang aku minta penjelasan dari kamu dia siapa dan kenapa kamu bohongin aku apa hubungan kita 2 tahun ini tidak ada artinya bagi kamu" tanya Rasya ke Andrea
Sedikit menguncang bahu Andrea
" lo jangan kasar gitu dong sama dia " jelas Al ke Rasya
Bugh Rasya menampar Al menumpahkan amarah nya
Al pun membalas apa yang di lakukan Rasya terlihat teman2 yg lainnya melerai tetapi kekuatan mereka seperti membabi buta
" CUKUP STOP" teriak Andrea ke semuanya
" iya semua ini bener gue emang mempunyai hubungan dengan rasya dan Al gue minta maaf ini memang salah gue, gue emang perempuan murahan gue ga pantas untuk kalian jadi mulai sekarang kita PUTUS " Andrea berlari ke tenda mengambil tas kecilnya iya berlari ke arah jalan raya sekencang mungkin kemudian ia menaiki ojek yg terlihat iya menanggis sejadi jadinya tukang ojek tersebut hanya diam mendengar tanggisan andrea
" non kita arahnya kemana " tanya tukang ojek ke andrea
" ke terminal jauh ya pa" tanya andrea yg masih menanggis
" lumayan non apa bapak antar ke taksi aja non biar cepet " jawab tukang ojek ke andrea
" iya pak " jawab andrea yang masih terisak
Andrea sengaja ke terminal guna menghindari kalau saja ada yg mencari nya Andrea tersadar handphone nya berbunyi ia mematikan dan membuang kartunya dari handphone tersebut
Kembali ke danau Reyna yg khawatir mencoba berkali kali menelpon sahabatnya tersebut tetapi masih sama nomor yang di tuju tidak aktif
Rasya dan Al yang sadar pun langsung berlari mengejar Andrea tetapi mereka kehilangan jejak nya
Andrea sekarang sudah berada di kota B ia sekarang berada di dalam taksi menuju ke rumah nya
Sesampainya di rumah satpam yang melihat andrea yg turun dari taksi tersebut pun membuka gerbang rumah nya
Waktu menunjukan pkl 08 pagi
__ADS_1
" Non " sapa satpam seraya menundukan kepalanya
Andrea tak mendengar sapaan satpam pikiran nya melayang entah kemana
Andrea menekan bel tak lama terlihat mama membukan pintu di rumah hanya ada mama dan bi minah karena papa dan Alex sudah berangkat ke kantor dan sekolah
" Andrea " ucap mama terkejut melihat keadaan anaknya mata yang terlihat membengkak dan sangat berantakan
" mama " ucap Andrea ia pun langsung memeluk mamanya tersebut ia pun kembali menanggis
" Andrea salah ma andrea jahat ma" ucap andrea kepada mamanya
" kamu tenang sayang kamu cerita ke mama " jawab mama berusaha menenangkan anaknya
Mama membawa Andrea ke kamarnya menyuruh ia mandi dan mama membawa makanan ke kamar Andrea
Andrea duduk di ranjang nya dengan wajah termenung, mama yang masuk kedalam kamar pun tak andrea sadari
"Andrea sayang mama suapi kamu makan ya" ucapnya kepada andrea
Andrea hanya mengangukan kepalanya
Di suapan ketiga andrea menolak suapan mamanya
" Andrea sudah kenyang ma " ucap andrea
" ya sudah sekarang kamu cerita ke mama apa yang terjadi " tanya mama ke andrea
Andrea kembali menanggis
Mama mengerutkan keningnya
" memang apa yang sudah kamu lakukan sayang" tanya mama dengan lembut
" Andrea sudah mengkhianati Rasya ma hikssss Andrea jahat " jawab Andrea ke mamanya
Mamanya memeluk erat putri nya ia tidak menyangka putri nya bisa melakukan hal tersebut di pikiran nya selama ini hubungan putri nya dan rasya baik2 saja karena terlihat rasya sangat menjaga dan menyayangi putrinya
" ma bolehkan Andrea kuliah di luar negeri ma " tanya andrea ke mamanya
" iya sayang boleh kalau menurut kamu itu yang terbaik untuk kamu, sudah sekarang tenangkan diri kamu dulu ya sayang, satu pesan mama jangan pernah kamu ulangi lagi karena mendapatkan kepercayaan dari seseorang itu sangat susah , ya sudah untuk urusan ke luar negeri biar mama yang bicarakan ke papa , kamu istirahat " ucap mama lembut
Andrea menatap mamanya yg sudah meninggalkan kamarnya
Andrea pun terlelap karena semalam ia tidak tidur selama di perjalanan
Di daerah pegunungan Reyna Verrel dan teman2 yg lainnya pun memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan mereka mereka memutuskan untuk kembali ke Kota B
Al dan Rasya sudah kembali ke kota B malam tadi mereka berdua pulang secara terpisah
Pagi hari di kota B rasya mengemudikan mobil nya
" Andrea setidak berharga inikah aku di mata kamu kenapa kamu tega melakukan ini semua andrea aku cuma butuh penjelasan kamu apakah semua ini sudah tidak bisa diperbaiki " Ucap Rasya
di dalam mobil ia tidak tahu harus bagaimana sekarang ia harus kemana apakah ia harus menemui Andrea tetapi hati nya belum siap atau kemungkinan buruk nya ia lebih memilih Al di banding dirinya
__ADS_1
Berbeda dengan Rasya kini Al yang sudah berada di kota B langsung mendatangi kediaman Andrea di kota B ia mendapatkan alamat andrea dari reyna
Kini Al sudah di depan pagar rumah andrea
" pak Andrea nya ada " tanya Al ke satpam
" ada den mari masuk " jawab satpam ke Al
Satpam pun membukakan pagar rumah Al pun masuk ia menekan bel tak berapa lama bi minah membuka kan pintu
" Maaf tuan mencari siapa " tanya bi minah ke Al
" ah saya mencari Andrea " jawab Al ke bi minah
Tiba2 di belakang bi minah
" siapa Bi " tanya mama Andrea
" mm aden ini mencari nona andrea nyonya " jawab bi minah
" kamu mencari Andrea mari masuk " ucap mama andrea ke Al
Al pun memasuki ruang tamu rumah tersebut
" sebentar tante ke kamar andrea , bi buatkan minum untuk tamu kita " ucap mama andrea
Mama andrea pun menaiki tangga menuju ke kamar anaknya
Ketika mamanya membuka pintu terlihat andrea masih terlelap ia tak tega membangunkan anaknya tersebut ia pun bergegas keluar kamar menuju ruang tamu
" Andrea nya masih istirahat tante tidak tega membangunkannya " ucap mama andrea ke al
" ga pa2 tante memang mungkin saya nya saja kesini waktu nya kurang pas " ucap al ke mama andrea
" tante hanya ingin bertanya kamu tau apa yang terjadi dengan Andrea " tanya mama andrea ke Al
" ini salah saya tante saya ribut dengan rasya kekasih andrea , saya kesini hanya ingin mendengar penjelasan dari Andrea tante " jawab Al ke mama andrea
" kamu ya orang yang sudah dekat dengan putri tante baru2 ini " tanya mama andrea ke Al
" iya tante saya hanya ingin penjelasan dari andrea apakah saya sudah jadi orang ketiga di antara rasya dan andrea " ucap al terlihat raut sedih di wajah nya
" maafkan putri tante , kamu bisa kembali kemari besok biarkan hari ini andrea menenangkan pikirannya " jelas mama andrea ke Al
" iya tante tolong sampaikan ke Andrea saya minta maaf dan katakan hati saya tidak akan pernah berubah " ucapnya ke mama andrea
" iya akan tante sampaikan , sekali lagi maafkan putri tante" ucap mama andrea
" saya permisi, Assalamualaikum Tante " ucap al dan menyalami mama andrea
Al pun meninggalkan rumah Andrea
Rasya yang hendak memasuki rumah Andrea mengerutkan keningnnya ketika melihat Al keluar dari rumah Andrea Rasya pun berpikir andrea yang meminta Al untuk datang ke rumah nya
" apakah ini jawaban nya kamu lebih memilih dia gumam Rasya lirih ia pun mengurungkan niat nya memasuki rumah andrea ia pun memutar mobil meninggalkan kawasan rumah elit tersebut
__ADS_1
Like And Vote