
Al pun memasuki ruangan nya , ia duduk di sofa memakan makan siang yang di bawa Andrea
" Sanjaya Group ya, itu berarti aku akan bertemu masa lalu Andrea " ucap Al menatap foto pernikahan Al dan Andrea di ruangannya
Setelah makan siang pkl 1 siang Al dan dhea sedang dalam perjalanan menuju lokasi pertemuan yamg sudah di janjikan yaitu di sebuah restaurant mewah di Kota B.
Al dan Dhea memasuki Restaurant
" Permisi ada yang bisa saya bantu " ucap Resepsionis reataurant
" saya ingin ke ruangan yang sudah di reservasi atas nama sanjaya grup " ucap Dhea
" ooh mari silahkan saya tunjukkan ruangan nya " ucap Resepsionis
Al dan dhea mengikuti langkah Resepsionis tersebut , hingga tiba di pintu ruangan VIP 1 .
" Silahkan Pak , Bu " ucap Resepsionis
Terlihat di ruangan tersebut dua orang laki laki yang sudah menunggu .
Al masuk ke ruangan tersebut dengan cool nya .
" Maaf sepertinya kami terlambat " ucap Al menjabat tangan Rasya
" tidak apa2 kami juga baru saja tiba , mari silahkan duduk " ucap Al mempersilahkan Al dan Dhea untuk duduk
" dan satu lagi selamat atas pernikahan Tuan Alfath dan Nona Andrea , maaf saya tidak dapat hadir karena ada beberapa halangan " ucap Rasya
" Terimakasih Tuan Rasya atas ucapannya , saya tau anda adalah orang yang begitu sibuk " ucap Al
" Semoga pernikahan kalian bahagia, jika tidak saya kali ini yang akan menjadi orang ketiga " ucap Rasya dengan serius
Al pun menatap tajam Rasya
Hening di ruangan tidak ada pembicaraan
" hahahaaa .. saya bercanda , ayo kita bahas kerjasama kita " ucap Rasya
" kenapa hawa di ruangan ini sangat panas Batin Dhea melihat sorot mata permusuhan dari Bos dan juga Kliennya
Mereka pun membahas kerjasama hingga pukul 3 sore .
Al pun menaiki mobil nya , Dhea ia suruh menggunakan Taksi untuk kembali pulang , karena Al berencana untuk menjemput Andrea di butik .
Dari kejauhan Rasya mengikuti Al ,
" Aku begitu penasaran dengan hidup mereka guman Rasya
Rasya pun mengikuti mobil Al
__ADS_1
Terlihat Al keluar dari mobil menuju butik
" ini butik Andrea sepertinya Ucap Rasya yang masih melihat dari kejauhan
Tak berapa lama Al keluar bersama Andrea bergandengan tangan sesekali Al mengelus perut Andrea mereka pun tertawa bercanda bersama menuju Mobil Al , semua kegiatan yang mereka lakukan tak luput dari penglihatan Rasya.
" Seharusnya itu posisi aku sekarang , sialan Al kamu sudah merebut milikku, seharusnya aku yang bahagia disana bersama Andrea, dan kamu hadir merusak segalanya, kita lihat apa yang akan aku lakukan kebahagiaan kalian harus segera berakhir " ucap Rasya dengan emosinya
Di mobil lainnya yaitu mobil Al dan Andrea, suasana di mobil ini begitu hangat .
" Sayang kamu mau mampir beli apa atau kemana " tanya Al
" kita langsung pulang aja deh Al " Jawab Andrea
" oke kita pulang ke rumah ya "
Andrea hanya menganggukan kepalanya
Al melihat ke kaca mobil ia curiga seperti ada yang mengikuti mobil mereka sedari tadi .
" mungkin cuma perasaan ku saja mobil itu mengikuti kami berdua Batin Al
Beberapa saat Al dan andrea tiba di rumah mewah bergaya minimalis,
Al keluar dari mobil di ikuti oleh Andrea
Al menaiki tangga menuju kamar sedangkan Andrea ke dapur menemui bi Idah.
" Baik Non, ada lagi non " tanya Bibi
" masak seperti biasa saja, saya ke atas dulu"
Andrea pun menaiki tangga menuju kamar
Andrea memasuki kamar terlihat Al merebahkan dirinya di Sofa kamar
Andrea melepas semua perhiasan dan menghapus make up nya di meja rias ia pun bergegas menuju kamar mandi .
Al pun tiba2 memeluknya dari belakang
" sayang kenapa , hmmm " tanya Andrea
" aku hanya kangen " jawab Al
" Aku mandi sebentar ya "
" Aku ikut ya .. ya " ucap Al memohon
Andrea memutar bola mata nya malas pasti ini bukan sekedar mandi pikirnya
__ADS_1
" janji yaa cuma mandi " ucap Andrea
" ga janji " ucap Al tiba2 mengangkat Andrea ke kamar mandi
Hari ini adalah kali kedua Rasya dan al bertemu membahas kerjasama yang di lakukan mereka ,
Seperti biasa Al di temani Dhea sekretarisnya
Kali ini Rasya menyiapkan tempat pertemuan di Restaurant hotel miliknya.
" Semuanya sudah di siapkan sebaik mungkin " ucap Rasya ke Pelayan yang membawa makanan dan minuman yang di pesan nya
" Sudah pak "
" baik , kamu boleh pergi , bonus kamu 10x lipat untuk pekerjaan ini " ucap Rasya tersenyum dengan liciknya
" Terimakasih pak , saya permisi "
Pelayan meninggalkan ruangan VIP tersebut
" AL sepertinya kebahagiaan mu akan segera berakhir , maaf setelah melakukan ini sepertinya kita akan impas Batin Rasya
Tak berapa lama Al dan Dhea memasuki ruangan pertemuan tersebut .
" Selamat datang tuan Al , mari silahkan duduk " ucap Rasya berdiri menjabat tangan Al
" Terimakasih " Ucap Al
" Sebelum kita membahas masalah kerjasama lebih baik kita makan siang terlebih dahulu , maaf tadi sudah saya pesankan terlebih dahulu , semoga sesuai dengan selera Anda dan Sekretaris Anda tuan Al " Ucap Rasya
Al berpikir sejenak , sebenarnya ia sudah makan siang, tapi untuk menghargai Klien ia pun menerima ajakan makan siang tersebut .
" Baiklah , Terimakasih tuan Rasya , mari kita makan terlebih dahulu " Ucap Al
Tanpa mereka sadari makanan dan minuman tersebut sudah di berikan campuran yang bisa membuat mereka tidak sadarkan diri dalam waktu yang lama .
Rasya kali ini hanya seorang diri tidak di temani Oleh sekretaris ataupun Assistennya .
" oh ya Anda tidak ditemani sekretaris atau assisten " tanya Al heran melihat hanya Rasya yang berada di ruangan tersebut
" mungkin sebentar lagi mereka akan tiba " Ucap Rasya
Tak beberapa lama berlalu kini Al dan Dhea sudah tak sadarkan diri .
Rasya pun bertindak dengan cepat menelpon anak buah nya, untuk membawa Al dan Dhea ke salah satu kamar hotel miliknya, rencana yang sudah ia siapkan dengan sangat matang .
Rasya pun memasuki kamar hotel bersama Al, Dhea dan beberapa snak buahnya .
" Lakukan sesuai rencana , ingat kerja kalian harus bersih tanpa meninggalkan bukti , buat seolah ini nyata "
__ADS_1
" baik Tuan " ucap mereka serempak
" Al ini adalah akhir kebahagiaan kamu " Ucap Rasya kini meninggalkan ruangan tersebut