
Bandara internasional Kota B Andrea dan keluarga nya berkumpul Alex sengaja ijin sekolah untuk mengantar kaka nya ke bandara
Terdengar panggilan penerbangan yang akan di gunakan Andrea sebentar lagi akan berangkat
" Ma Pa Andrea berangkat ya , Alex jadi anak yang baik ya dengerin apa kata mama papa Andrea
bakalan kangen kalian semua " Andrea pun memeluk mereka secara bersamaan
" hati2 ya sayang jangan lupa selalu hubungi mama " ucap mama ke Andrea
" ingat pesan papa jangan jaga diri baik2 di sana " ucap papa ke Andrea
" iya ma pa andrea bakal ingat selalu " ucap andrea
Andrea pun pergi ia pun melambaikan tangan ke kedua orang tua nya dan adiknya.
Kini Andrea sudah berada di pesawat
" Selamat tinggal semoga kepergian ku ini keputusan yang terbaik, maafkan aku Rasya Gumam Andrea lirih
Di kediaman Rumah Andrea terlihat Mobil Rasya sedang terparkir disana
Rasya pun turun ia menanyakan keberadaan Andrea ke satpam rumah
" maaf aden Rasya mencari siapa untuk sekarang maaf den orang rumah sedang tidak ada di rumah " ucap satpam ke Rasya
" mereka kemana ya pak " tanya Rasya
" loh den Rasya tidak tau setau saya nyonya dan tuan ke Bandara mengantar Non Andrea" jelas pa satpam ke Rasya
Rasya yang mendengar ucapan satpam pun terkejut
" Bapak tau Andrea kemana pak" tanya Rasya ke satpam
" maaf den rasya saya kurang tau setau bapak Non Andrea ingin melanjutkan kuliah nya , maaf den bapak permisi " ucap satpam ke Rasya
Rasya masih memikirkan ucapan satpam tersebut ia pun segera menelpon Reyna
" iya gue mesti nelpon pasti dia tau Andrea kemana gumam Rasya ia pun memasuki mobil nya segera mencari kontak telp Reyna
Rasya : Hallo rey ini gue rasya
__ADS_1
Reyna : iya gue tau ada keperluan apa lo nelp gue
Rasya : lo taukan Andrea kemana
Reyna : maaf gue ga tau udah ya gue tutup telpnya
Rasya : bentar rey rey
Terdengar reyna menutup telpnya
"Andrea kenapa lo menghindar dari masalah kita apa lo pergi bersama dia gumam rasya lirih
Rasya pun melajukan mobilnya meninggalkan rumah andrea
5 Tahun Kemudian
Di Bandara Di kota B terlihat wanita cantik menggunakan kacamata hitam menarik sebuah koper ya dia adalah Andrea Stefany William kini ia kembali ke tempat kelahirannya setelah 5 tahun menimba ilmu di luar negeri
" Kaka " teriak seorang lelaki dan berlari ke arah
" Hai boy kaka kangen " ucap Andrea seraya memeluk sang Adik lelakinya
" ma pa andrea kangen" iya memeluk erat kedua orang tua nya
" mama papa juga ayo kita pulang kamu sudah kangen rumah kan nak " tanya mama ke andrea
" iya ma kangen banget kangen masakan mama juga lihat nih andrea jadi kurus begini " jelas andrea ke mamanya
" boong mah kaka sengaja tuh diet diet iya kan kak " tanya alex ke andrea
Andrea hanya mecubit pipi adiknya
" aw sakit kak malu dilihatin orang gue udah besar ya sekarang" jelas alex ke Andrea
" iya tau tinggi aja mengalahkan kaka " ucap andrea ke Alex
" ayo kita pulang kaka kamu pasti cape perjalanan jauh " jelas papa andrea
" oke lets go " ucap Alex
Andrea hanya tersenyum iya rindu kehangatan keluarga seperti ini
__ADS_1
Di dalam mobil di hiasi dengan senda gurau andrea dan alex
Sesampainya di rumah Andrea langsung memasuki kamarnya yang ia tinggal selama 5 tahun memang selama kuliah Andrea tidak pernah kembali ke kota B
" ahhh nyaman nya kamar terindah gue " gumam Andrea
" ah lupa kabarin Reyna kalo gue udah nyampe" andrea pun mengirim pesan ke Reyna
Iya pun ke Balkon kamar nya menikmati pemandangan di luar rumah
Iya membulatkan mata nya seolah tidak percaya di luar pagar rumah nya terlihat lelaki tersebut tersenyum ke arah dirinya
" ini gue lagi mimpi halu atau gimana sih itu Alfath ya gumam Andrea
Ya dia adalah Alfath ia mengetahui kedatangan Andrea dan memutuskan untuk menjemput Andrea di Bandara ia urungkan niat tersebut dan hanya memandangi Andrea dari kejauhan alfath tersenyum memandangi wanita yang ia rindukan selama 5 tahun ini
Alfath selama ini memang mencari tau keberadaan Andrea melalui teman2 Andrea
" ah fokus Andrea ingat lo udah mengkhianati mereka gue belum memaafkan diri gue sendiri jadi lo fokus gumam Andrea lirih ia masih mengingat dengan jelas kejadian 5 tahun lalu yg membuat nya seperti wanita murahan mempunyai 2 kekasih dalam satu waktu
Andrea meninggalkan Balkon untuk menghidari Alfath
" gue kangen lo seandainya lo tau perasaan gue masih sama seperti yg dulu ke lo Andrea gumam Al lirih
Al pun bergegas melajukan mobilnya
Di dalam kamar Andrea duduk di meja belajarnya yang dulu iya membuka laci mengambil Album kenangan semasa SMA
Iya melihat begitu banyak kenangan nya dulu bersama Rasya tanpa ia sadari ia meneteskan airmata nya
" gue emang ga punya hati gumam Andrea
Setelah ia menenangkan pikiran nya Andrea pun menuruni tangga berjalan ke arah dapur ia melihat mama nya terlihat sibuk memasak makan malam di temani Bi Nur
" hai ma ada yang bisa Andrea bantu " tanya andrea ke mama
" itu sayang kamu tata meja makan aja ya ini sudah siap kok" ucap mama Andrea
" siap ma " jawab andrea
Andrea menata piring, sendok dan beberapa peralatan makan lainnya di atas meja makan
__ADS_1