
Hari ini adalah Wedding Day
Andrea tampak Cantik menggunakan gaun pengantin berwarna Silver
Ia menatap dirinya tidak percaya jika itu adalah dirinya .
" apa ini seperti bukan gue , Hari ini gue cantik banget " ucap Andrea melihat dirinya di cermin
Tiba2 Al memeluk dirinya dari belakang
" kamu memang selalu cantik sayang " ucap Al
" Sayang nanti rambut aku rusak "
" mana sini Aku liat , udah Cantik banget kok , ayo kita udah di panggil, Undangan sudah banyak yg hadir " ucap Al
Andrea mengenggam tangan Al , sudah 2 hari Andrea dan Al menginap di hotel tempat resepsi mereka hari ini .
Andrea dan Al memasuki Tempat Resepsi dengan di iringi musik menuju ke Altar pernikahan.
Waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam, tamu undangan sudah banyak yang memilih untuk pulang.
" Kamu cape " tanya Al yg melihat Andrea duduk memijat kakinya
" sini biar aku aja yg pijitin " tawar Al ke Andrea
" udah Al aku bisa kok "
" udah kamu diam ya sayang , sini aku pijitin "
" ya udah deh, lagian papi , mami , mama dan papa banyak banget sih ngundang orang , lagian ada wartawan segala"
" kamu lupa Papi dan Papa adalah pengusaha ternama jadi wajar lah "
" iya sih "
" sabar ya sebentar lagi selesai "
Al pun mengelus perut Andrea
" Sabar ya Baby "
" Al nanti ada yang ngeliat " ucap Andrea
Melihat ke kanan ke kiri
" heee maaf aku lupa, kebiasaan sih aku suka ngajak baby ngomong "
" ya udah baby ga pa2 ko , walau pun kaki aku sakit "
Resepsi pun selesai Al dan Andrea memasuki kamar hotel mereka berdua .
Sudah 1 bulan semenjak Resepsi Rumah Tangga Al dan Andrea semakin harmonis di tambah kini mereka berdua memutuskan untuk tinggal di rumah sendiri , sehingga membuat Andrea belajar banyak untuk mengurus suami nya Al lebih baik , ia sekarang masih mengurus butik nya tetapi tidak setiap hari, ia ke butik jika ada yang di perlukan maka Andrea akan datang ke butik .
Berbanding terbalik dengan rumah tangga Rasya dan Bella yang sudah di ujung perceraian, dengan bukti yang Rasya punya dengan mudah Jaksa mengabulkan gugatan perceraian nya.
__ADS_1
Kandungan Andrea kini berusia 12 minggu, kandungan nya begitu sehat, ia juga sudah jarang mengalami mual muntah .
Hari ini Andrea berencana mengunjungi kantor suami nya untuk membawa makan siang , setelah mengantar makan siang , ia akan ke butik sebentar .
Andrea kini tengah di dapur memasak bersama bi Idah Assisten rumah tangga nya.
" Bi Idah itu rantang yang sudah saya siapkan tolong antarkan ke pa Adam di depan ya saya mau siap2 sebentar "
" Baik Non Andrea " ucap Bi idah
Andrea menaiki tangga memasuki kamarnya
" sepertinya pake celana sekarang sudah tidak nyaman " ucap Andrea menatap lemari pakaian nya
Andrea memutuskan memakai Dress selutut berwarna Navy, dan memakai sandal flat shoes nya karena untuk sekarang memakai Heels sudah tidak di anjurkan .
" udah beres " ucap Andrea kemudian mengambil tas kecil nya
Andrea ke kantor Al di antar supir khusus untuk mengantarkan dirinya ke mana kemama yaitu pa adam , karena mempunyai suami yang over protektif Andrea di larang untuk menyetir sendiri.
" Pa adam rantang nya sudah di antar Bi idah " tanya Andrea
" Sudah non "
" ya sudah sekarang kita ke kantor Al , setelah itu ke butik "
" baik Non Andrea "
Pa Adam pun melajukan mobil dengan kecepatan sedang menuju Kantor majikan nya tersebut .
Beberapa saat kemudian Andrea tiba di kantor suaminya , kantor yang begitu besar lebih besar dari milik papa nya .
" Mba ..Alfath nya ada " Tanya Andrea ke Resepsionis
" Ada Bu, mari saya Antar " jawab Resepsionis
" Ga usah Mba saya sendiri juga bisa ko "
" Tapi pesan Pak Al " Ucap Resepsionis tiba2 ucapan nya di potong Andrea
" Udah ga pa2 kok , mari saya ke Ruang Ceo dulu "
" Mari Bu " jawab Resepsionis
Udah cantik, baik , ramah pula Batin Resepsionis
Andrea memasuki Lift khusus petinggi perusahaan ia tiba di lantai atas ruangan Ceo , ia keluar dari lift dengan anggun nya
Terlihat Dhea sedang sibuk dengan Komputer nya
" Haii Dhea .. " ucap Andrea mengagetkan Dhea sekretaris suaminya
" Selamat siang Bu " Ucap dhea tiba2 berdiri membungkuk memberi hormat ke Andrea
" udah kalo dengan gue santai aja , panggil Andrea , gue belum tua amat kok di panggil ibu " ucap Andrea
__ADS_1
" Ahh iya.. " ucap Dhea dengan gugup nya
" Al nya ada di dalam kan , aku masuk dulu ya " ucap Andrea
" Silahkan " ucap Dhea
Andrea kini memasuki ruangan Suaminya .
Terlihat Al sedang sibuk dengan Laptop nya mengerjakan sesuatu .
Andrea hanya memperhatikan Al , Al belum sadar jika Ada Andrea berada di ruangan tersebut .
" gantengnya Daddy kalo lagi kerja Gumam Andrea mengelus perutnya
" Hai sayang " ucap Andrea
" Sayang " ucap Al kaget melihat istrinya
" kok kamu ga bilang sih sayang mau kesini kan aku bisa jemput di Lobi, " ucap Al kini menghampiri Andrea mengandeng tangannya membawa Andrea duduk di sofa
" aku cuma mampir sebentar kok Al ini aku bawain makan siang " ucap andrea kini membuka rantang makan satu persatu
" kamu ga tungguin aku " tanya Al
" Aku mau mampir ke butik sebentar , ini mau memberi desain terbaru untuk ratih , mengecek laporan dari Leon sekalian " jawab Andrea
Al mencium kening Andrea " okelah kamu dan baby hati2 ya " ucap Al
" Siap Daddy " ucap Andrea menirukan suara anak2 , ia pun menyalami tangan Al lalu mencium nya berpamitan
Al mengacak rambut istrinya gemas
" Semoga kebahagian selalu menyertai rumah tangga kami ya Allah Batin Al
Al mengantar istrinya hingga ke Lobi perusahaan , banyak mata yang menatap kagum terhadap mereka berdua Andrea begitu cantik dengan gayanya yang begitu Anggun, Al sangat Tampan dan sangat berwibawa.
" Makasih sayang aku berangkat ya, Asalamualaikum " Andrea melambaikan tangan nya
" Walaikumsalam, jangan lupa hubungin aku kalau sudah di rumah " ucap Al
Andrea hanya menganggukan kepalanya
Mobil yang di bawa pa Adam pun melaju meninggalkan Perusahaan
Al menaiki Lift menuju ke Ruangan nya .
Ia melihat dhea sedang mengerjakan sesuatu di komputernya
Al pun menghampiri Dhea .
Dhea langsung berdiri melihat kedatangan Al .
" setelah jam makan siang , siapkan berkas kerjasama dengan sanjaya Group , dan kamu ikut meeting bersama saya karena Kevin saya tugaskan keluar kota " Ucap Al
" Baik Pak , apa perlu saya pesankan makan siang pak " tanya Dhea
__ADS_1
" tidak usah, istri saya sudah membawakan makan siang , kamu siapkan saja berkasnya se perfect mungkin "
" Baik pak "