KISAH CINTA ANDREA

KISAH CINTA ANDREA
BAB 21


__ADS_3

Hari ini adalah Wedding Day


Andrea tampak Cantik menggunakan gaun pengantin berwarna Silver


Ia menatap dirinya tidak percaya jika itu adalah dirinya .


" apa ini seperti bukan gue , Hari ini gue cantik banget " ucap Andrea melihat dirinya di cermin


Tiba2 Al memeluk dirinya dari belakang


" kamu memang selalu cantik sayang " ucap Al


" Sayang nanti rambut aku rusak "


" mana sini Aku liat , udah Cantik banget kok , ayo kita udah di panggil, Undangan sudah banyak yg hadir " ucap Al


Andrea mengenggam tangan Al , sudah 2 hari Andrea dan Al menginap di hotel tempat resepsi mereka hari ini .


Andrea dan Al memasuki Tempat Resepsi dengan di iringi musik menuju ke Altar pernikahan.


Waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam, tamu undangan sudah banyak yang memilih untuk pulang.


" Kamu cape " tanya Al yg melihat Andrea duduk memijat kakinya


" sini biar aku aja yg pijitin " tawar Al ke Andrea


" udah Al aku bisa kok "


" udah kamu diam ya sayang , sini aku pijitin "


" ya udah deh, lagian papi , mami , mama dan papa banyak banget sih ngundang orang , lagian ada wartawan segala"


" kamu lupa Papi dan Papa adalah pengusaha ternama jadi wajar lah "


" iya sih "


" sabar ya sebentar lagi selesai "


Al pun mengelus perut Andrea


" Sabar ya Baby "


" Al nanti ada yang ngeliat " ucap Andrea


Melihat ke kanan ke kiri


" heee maaf aku lupa, kebiasaan sih aku suka ngajak baby ngomong "


" ya udah baby ga pa2 ko , walau pun kaki aku sakit "


Resepsi pun selesai Al dan Andrea memasuki kamar hotel mereka berdua .


Sudah 1 bulan semenjak Resepsi Rumah Tangga Al dan Andrea semakin harmonis di tambah kini mereka berdua memutuskan untuk tinggal di rumah sendiri , sehingga membuat Andrea belajar banyak untuk mengurus suami nya Al lebih baik , ia sekarang masih mengurus butik nya tetapi tidak setiap hari, ia ke butik jika ada yang di perlukan maka Andrea akan datang ke butik .


Berbanding terbalik dengan rumah tangga Rasya dan Bella yang sudah di ujung perceraian, dengan bukti yang Rasya punya dengan mudah Jaksa mengabulkan gugatan perceraian nya.

__ADS_1


Kandungan Andrea kini berusia 12 minggu, kandungan nya begitu sehat, ia juga sudah jarang mengalami mual muntah .


Hari ini Andrea berencana mengunjungi kantor suami nya untuk membawa makan siang , setelah mengantar makan siang , ia akan ke butik sebentar .


Andrea kini tengah di dapur memasak bersama bi Idah Assisten rumah tangga nya.


" Bi Idah itu rantang yang sudah saya siapkan tolong antarkan ke pa Adam di depan ya saya mau siap2 sebentar "


" Baik Non Andrea " ucap Bi idah


Andrea menaiki tangga memasuki kamarnya


" sepertinya pake celana sekarang sudah tidak nyaman " ucap Andrea menatap lemari pakaian nya


Andrea memutuskan memakai Dress selutut berwarna Navy, dan memakai sandal flat shoes nya karena untuk sekarang memakai Heels sudah tidak di anjurkan .


" udah beres " ucap Andrea kemudian mengambil tas kecil nya


Andrea ke kantor Al di antar supir khusus untuk mengantarkan dirinya ke mana kemama yaitu pa adam , karena mempunyai suami yang over protektif Andrea di larang untuk menyetir sendiri.


" Pa adam rantang nya sudah di antar Bi idah " tanya Andrea


" Sudah non "


" ya sudah sekarang kita ke kantor Al , setelah itu ke butik "


" baik Non Andrea "


Pa Adam pun melajukan mobil dengan kecepatan sedang menuju Kantor majikan nya tersebut .


Beberapa saat kemudian Andrea tiba di kantor suaminya , kantor yang begitu besar lebih besar dari milik papa nya .


" Mba ..Alfath nya ada " Tanya Andrea ke Resepsionis


" Ada Bu, mari saya Antar " jawab Resepsionis


" Ga usah Mba saya sendiri juga bisa ko "


" Tapi pesan Pak Al " Ucap Resepsionis tiba2 ucapan nya di potong Andrea


" Udah ga pa2 kok , mari saya ke Ruang Ceo dulu "


" Mari Bu " jawab Resepsionis


Udah cantik, baik , ramah pula Batin Resepsionis


Andrea memasuki Lift khusus petinggi perusahaan ia tiba di lantai atas ruangan Ceo , ia keluar dari lift dengan anggun nya


Terlihat Dhea sedang sibuk dengan Komputer nya


" Haii Dhea .. " ucap Andrea mengagetkan Dhea sekretaris suaminya


" Selamat siang Bu " Ucap dhea tiba2 berdiri membungkuk memberi hormat ke Andrea


" udah kalo dengan gue santai aja , panggil Andrea , gue belum tua amat kok di panggil ibu " ucap Andrea

__ADS_1


" Ahh iya.. " ucap Dhea dengan gugup nya


" Al nya ada di dalam kan , aku masuk dulu ya " ucap Andrea


" Silahkan " ucap Dhea


Andrea kini memasuki ruangan Suaminya .


Terlihat Al sedang sibuk dengan Laptop nya mengerjakan sesuatu .


Andrea hanya memperhatikan Al , Al belum sadar jika Ada Andrea berada di ruangan tersebut .


" gantengnya Daddy kalo lagi kerja Gumam Andrea mengelus perutnya


" Hai sayang " ucap Andrea


" Sayang " ucap Al kaget melihat istrinya


" kok kamu ga bilang sih sayang mau kesini kan aku bisa jemput di Lobi, " ucap Al kini menghampiri Andrea mengandeng tangannya membawa Andrea duduk di sofa


" aku cuma mampir sebentar kok Al ini aku bawain makan siang " ucap andrea kini membuka rantang makan satu persatu


" kamu ga tungguin aku " tanya Al


" Aku mau mampir ke butik sebentar , ini mau memberi desain terbaru untuk ratih , mengecek laporan dari Leon sekalian " jawab Andrea


Al mencium kening Andrea " okelah kamu dan baby hati2 ya " ucap Al


" Siap Daddy " ucap Andrea menirukan suara anak2 , ia pun menyalami tangan Al lalu mencium nya berpamitan


Al mengacak rambut istrinya gemas


" Semoga kebahagian selalu menyertai rumah tangga kami ya Allah Batin Al


Al mengantar istrinya hingga ke Lobi perusahaan , banyak mata yang menatap kagum terhadap mereka berdua Andrea begitu cantik dengan gayanya yang begitu Anggun, Al sangat Tampan dan sangat berwibawa.


" Makasih sayang aku berangkat ya, Asalamualaikum " Andrea melambaikan tangan nya


" Walaikumsalam, jangan lupa hubungin aku kalau sudah di rumah " ucap Al


Andrea hanya menganggukan kepalanya


Mobil yang di bawa pa Adam pun melaju meninggalkan Perusahaan


Al menaiki Lift menuju ke Ruangan nya .


Ia melihat dhea sedang mengerjakan sesuatu di komputernya


Al pun menghampiri Dhea .


Dhea langsung berdiri melihat kedatangan Al .


" setelah jam makan siang , siapkan berkas kerjasama dengan sanjaya Group , dan kamu ikut meeting bersama saya karena Kevin saya tugaskan keluar kota " Ucap Al


" Baik Pak , apa perlu saya pesankan makan siang pak " tanya Dhea

__ADS_1


" tidak usah, istri saya sudah membawakan makan siang , kamu siapkan saja berkasnya se perfect mungkin "


" Baik pak "


__ADS_2