Kisah Cinta Mei

Kisah Cinta Mei
episode 16


__ADS_3

" Iya saya juga tidak tau acara apa ini pak yang saya tau hanya menemani teman saya untuk datang kesini ( Ucap Polos Mei dan memilih untuk tidak membahas Samuel)


#Samuel adalah anak dari pemilik perusahaan tempat Mei bekerja. Selama ini Pak Roy pimpinan Mei selalu ingin menjodohkannya dengan putranya.


Samuel yang selama ini menetap di negara S untuk melanjutkan pendidikannya sampai gelar Prof.#


"Oh iya Mei kenalin dia Sherly putri ku yang kemarin aku bilang di akan belajar dengan mu... (Ucap Roy sambil merangkul pundak anak kesayangannya)


"Hallo saya Mei...


"Sherly.... ( dengan tatapan yang tetap fokus ke arah yang sedang berkerumun dan hanya melirik sebentar terus memalingkan wajahnya ke arah itu lagi)


" Sherlyyyyyy... ( panggil sang ayah)


" Dad lihatlah betapa tampannya pria itu dad... ( Ucapnya sambil lihat ke arah Lee)


" Oh itu dia adalah Tuan Lee yang mempunyai acara ini sayang... Apakah kau menyukainya?... ( tanya sang ayah)


"Ehmz tentu Dad dia pria idaman semua wanita, dan itu termasuk akuuuu... (Ucap Sherly dengan semangatnya dan tiba melihat sisi lain)


///Ehmz sebenarnya dia berniat tidak sik berkenalan dengan ku, mentang- mentang anak bos. Kenalan sama orang koq begitu banget... ( Ucap Mei didalam hati)///


Mei yang sedari tadi menatap ke arah Sherly di senggol lengannya oleh Sisca untuk membuyarkan bengongannya.


"Mei lho napain bengeng begitu, itu anak bos lho aneh banget kayak tidak berpernah lihat laki- laki hahahahahahaha( Ucap Sisca sambil terus tertawa)


" Sitt diem nanti bokapnya marah lihat lho ngetawain anaknya... Gitu- gitu anak Papa tau... hihihi( Mei meminta Sisca untuk berhenti tertawa malah dianya sendiri tertawa juga)

__ADS_1


"Mei kamu ini bagaimana nyuruh gue diem lho sendiri tertawa... hihihihihi( Ucap Sisca)


Mereka melanjutkan cerita meraka berdua dan Pak Roy serta anaknya di antara oleh pelayan untuk ke meja mereka sesuai dengan nomor yang ada di kartu undangannya.


Martin dan Lee pun mempersilakan semua tamunya untuk duduk dan menikmati acaranya yang sebentar lagi akan di mulai.


Pembawa acara pun memberikan beberapa kata sambutan dan tibalah waktunya untuk Lee dan para investor untuk resmikan perusahaan dan serta gedung barunya.


"Baiklah kepada Tuan Lee berserta para investor di persilakan untuk maju ke atas panggyng untuk pemotongan pita sebagai tanda peresmian Perusahaan PT.ACC beserta Gedungnya... ( Ucap pembawa acara/MC)


Lee dan para investor pun naik ke tas panggung, dan ada seorang ladies yang mendekat membawakan sebuah gunting yang telah di ikat sebuah pita merah di atas nampan.


Para investor pun mempersilakan Lee untuk meresmikannya dan Lee mengambil gunting, tapi sebelumnya ia menatap ke arah Mei seolah ada yang ingin dia katakan. Lee kembali meletakan gunting tersebut dan ia mendekat ke pembawa acara dan membisikan sesuatu dan si pembawa acara menganggukan kepala tanda mengerti masksud perkataan Lee.


"Kepada Ibu Mei selaku Direktur Keuangan PT. ACC kami mohon untuk bergabung di atas panggung (Ucap sang MC dan para tamu undangan pun bingung karena mereka memang belum di beritahukan siapa saja yang akan mengisi posisi- posisi penting di perusahaan baru tersebut dan termasuk Mei dan juga Sisca)


Mei yang bingung melirik ke arah Sisca seolah bingung dengan maksud lampu yang tertujuh padanya. Pada saat bersamaan Lee menghampirinya dan berbisik padanya.


"Mei please bantu aku... karena tidak ada orang yang bisa aku percaya untuk posisi yang sangat penting ini selain kau... jadi aku mohon bantulah aku... (Ucap Lee lembut kepada Mei)


"Lee aku masih bekerja dan bagaimana bisa kau langsung memberikan aku kepercayaan sebesar itu... Kita baru kenal Lee...( Ucap Mei yang masih bingung dengan keputusan yang mendadak)


" Nanti akan kita bahas dan untuk pekerjaan mu bukan kah kau bisa resign...Please Mei... Hanya kau yang aku percaya dan apakah kau tidak mau membantu ku? ( tanya Lee yang sudah sedikit murung)


" Baiklah kalau kau mempercayai ku tapi aku butuh waktu untuk bergabung karena aku tidak bisa langsung keluar saja Lee...


" Baiklah... Silakan Bu Dirutttt... ( Lee mempersilakan Mei untuk berjalan ke atas panggung dan Lee mengikutinnya dari belakang).

__ADS_1


" Baiklah Peresmian gedung dan perusahaan ini akan di resmikan oleh Ibu Mei selaku Direktur Keuangan dan dia adalah orang kedua setelah Tuan Martin yang juga akan memimpin perusaha an ini, jadi untuk para investor dan tamu undangan yang ingin menjalin kerjasama bisa langsung membuat janji melalui secretary mereka dan perusahaan ini akan mulai berjalan secepatnya... Untuk Ibu Mei saya silakan untuk Meresmikannya... ( Ucap Lee seraya menatap Mei dan Memberikan Gunting sebagai tanda Meilah yang akan meresmikannya).


Mei pun menerima pemberian gunting itu dan dia pun memotong pita bersama dengan Martin. Para tamu undangan pun bersorak ria dan bertepuk tangan.


Di sisi lain sherly merasa bingung kenapa Mei bisa menjadi Direktur di perusahaan baru sedangkan dia masih bekerja di tempat ayahnya.


Mereka pun di persilakan melanjutkan acara demi acara dan MC yang telah mendapatkan pesan dari Lee bahwa setalah peresmian akan ada satu lagi acara penting pun telah menyampaikan pesannya di podium,agar kepada para tamu setelah menyelesaikan makan malam untuk tidak segera pulang karena ada hal penting yang ingin di sampaikan oleh Lee.


Mei, Lee, Sisca dan Martin pun menikmati makan malam mereka. Mereka duduk di satu meja dan meja itu memang di buat khusus untuk 4 orang saja karena Lee tidak mau mood makannya terganggu dengan para tamu undangan yang sedari dulu ingin menjodohkannya dengan anak gadis mereka.


Sherly yang begitu ambisius dengan Lee dengan muka temboknya menghampiri Lee dan langsung merangkulnya. Lee yang duduk di antara Mei dan Martin pun merasa bingung dan ia menatap sisi kiri dan kanan seolah meminta penjelasan siapa orang yang merangkulnya dan ada perlu apa.


Martin yang mendapatkan tatapan hanya mengangkat bahunya, sedangkan Mei hanya diam tanpa ada suara. Ya karena Mei tidak mau membuat suatu keputusan yang akan merepotkan dirinya dan Lee.


Lee pun membuka suara karena merasa risih dan dia melepaskan rangkulan Sherly.


"Maaf nona anda siapa? dan apakah anda mabuk? ( tanya Lee dan pada saat bersamaan ada pelayan yang lewat)


" Hey kamu sini... ( Perintah Lee)


"Iya Tuan ada yang bisa saya bantu...( Ucap lembut si pelayan)


"Tolong kamu antar nona ini ke mejanya dan apabila dia mabuk kamu mintak petugas depan untuk mengantarkannya pulang...( Perintah Lee dan di anggukin oleh pelayan)


Nah lho si Sherly sama pelayan aja ya bagaimana....


bantu comen dan dukungannya ya thx

__ADS_1


__ADS_2