
Disebuah ruang telah ada tiga orang yang sedang berdiskusi dengan sangat serius, iya orang itu iyalah Marckes, Dokter Nick dan juga satu orang kepercayaannya yaitu Sony. Mereka berbicara sangat serius tenang kondisi Lee yang sangat tidak baik, dokter memberikan saran agar Lee di bawak ke tempat yang membuatnya bisa kembali ceria, agar ia bisa cepat pulih dan kembali seperti sedia kalah dan dokter menyarankan Marckes untuk mendekatkan Lee pada orang, orang yang menyayanginya.
Marckes pun menuruti perintah dokter dan ia juga telah menyiapkan sebuah rumah mewah untuk di tinggalin Lee, lengkap dengan fasilitas kesehatan dan alat medis yang di perlukan oleh Lee selama masa penyembuhan. Marckes meminta Sony untuk mencari dan memaksa anak buah dari orang yang telah membuat hidup anaknya seperti ini untuk berbicara siapa yang telah menyuruhnya melakukan ini dan mencari tau dalangnya.
Sony pun segera menyanggupi dan ia meminta waktu, untuk mengantar Lee dulu ke negara itu, negara dimana Mei tinggal. Setelah selesai Sony segera bertindak dan Daddy Lee meminta Dokter Nick membantunya mencarikan dokter yang terbaik yang bisa segera menyembuhkan anaknya, ia juga meminta untuk menyediakan perawat dari rumah sakit yang bisa di bawak langsung ke negara itu, ia tak mau melakukan kesalahan yang bisa membuat putranya dalam bahaya.
Setelah selesai berdiskusi semuanya keluar dari ruangan itu dan segera kembali mengerjakan tugas mereka masing- masing.
Salah satu pelayan segera melapor kepada atasannya dan ia mengatakan kondisi Lee saat ini yang sangat buruk dan membutuhkan pertolongan medis. Kondisi Lee yang semakin memburuk membuat orang itu tertawa gembira. Ia lalu membebaskan pelayan itu dan memberinya bonus atas informasi tersebut dan tak memerlukannya lagi. Orang itu juga mengancam agar ia tak buka mulut kalau selamat, dan perkataannya di yang begitu menyeramkan pun membuat pelayan itu tak berani untuk membuka mulut kepada siapa pun termasuk istrinya.
Tapi kesenangnya tak berlaku lama, saat orang suruhannya bernama Rio menghampirnya dan memberikan semua bukti dan menceritakan semua hasil penyelidikannya, ia bakkk di samber petir, dan tanpa di duga jantungnya kambuh dan langsung pingsan. Rio yang panik segera mengangkat Bosnya dan membawanya ke rumah sakit besar yang ada di kota itu, iya juga segera menghubungi Gwean dan juga Elisa yang saat ini sedang asik berbelanja. "Sayang kita harus segera kerumah sakit... ( Ucap Elisa kepada putrinya)
__ADS_1
"What... Ada apa Mom? Apa Mommy sakit?... ( tanyanya bingung dan memutar- mutar tubuh sang Mommy)
" No... Sayang bukan Mommy yang sakit, tapi Daddymu, barusan Rio menelpon Mommy dan mengatakan bahwa Daddy pingsan dan sekarang sedang di bawak kerumah sakit. Ayo kita kesana...( Ucapnya menjelaskan kepada putrinya)
"Apa Mom... Bagaimana kondisi Daddy Mom?...Ayo Mom kita kesana... ( Ucapnya sambil berlinang air mata).
"Mommy masih belum tau pasti Gwean, tapi kita harus segera untuk mencari tahu Daddymu, dan semoga Daddy baik- baik saja... ( Ucap Mommy)
Rio yang melihat majikannya tiba segera menghampirinya dan memberikan salam " Sore nyonya dan nona muda...( Ucapnya sambil menundukan kepala).
"Sore Rio... Bagaimana keadaaan Suamiku dan apa yang terjadi kenapa ia bisa tiba- tiba pingsan? jelaskan pada saya Rio ( Tanya Elisa dengan tatapan penuh tanda tanya)
__ADS_1
...****************...
Hay kakak- kakak maaf ya updatenya sedikit lama hehehehee.
Masih belum mendapatkan jawaban dari traktiran Axel yang diminta oleh Mei kan, ayuk buruan kasih saran dan dukungannya dan ikutin terus ya ceritanya.
Ditunggu komen, dukungan dan votenya lagi ya.
Salam sehat
Tetap patuhi protokol kesehatan ya kakak-kakak terima kasih
__ADS_1