
"Hay kalian bagaimana ini sudah beberapa hari kenapa kalian masih belum juga menemukan Mei... ( Ucap Marah Lee)
"Maaf tuan tapi seperti yang menculik Nyonya sudah mengetahui apa rencana kita, ia sengaja menggunakan mobil yang di sewa dan mereka menyewa menggunakan identitas palsu tuan....
"Aku tidak mau mendengar alasan kalian.... Kalian harus menemukannya... Untuk apa Daddy dan saya membayar kalian mahal kalau kalian tidak bisa menemukan Mei...
"Beri kami waktu tuan, kami akan segera menemukan Nyonya...
"Berapa banyak lagi waktu yang kalian perluakan ahkkk... ini sudah sangat lama ia menghilang sudah tiga hari bagaimana kalau terjadi hal buruk padanya....
"Maaf kan Kami tuan...
"Saya tidak.... ( Ucap Lee terputus saya ada seorang pria paru baya menepuk pundaknya)
"Tenanglah nak mereka akan menemukan Mei...
__ADS_1
"Tapi Dad ini sudah lama dan bagaimana caranya aku menjawab pertanyaan adiknya Mei yang dari kemarin menanyakan Kakaknya...
"Katakan yang sebenarnya apa yang terjadi sama Mei dan bilang kita akan segera menemukannya...
"No Dad... Bagaimana kalau adiknya mengatakan kepada Mommynya dan bisa saja aku tidak akan di restui untuk bersamanya, baru pacaran saja aku sudah membahayakan dia apalagi...
"Tenanglah Mei gadis yang smart dia pasti memiliki banyak cara agar bisa menghubungi kita dan terbebas dari para penculik itu dan sekarang sebaiknya kau istirahat dahulu biarkan orang- orang Daddy yang mencari Mei...
"No Dad aku tidak bisa tenang apalagi istirahat sebelum aku menemukannya... ( Ucap Lee sambil tertundung dengan butiran mutiara yang akan jatuh ke lantai)
Di sisi lain Sisca sang takut ia bingung harus menjawab pertanyaan dari adik serta Mommynya Mei. Iya Sisca dan Martin telah pulang lebih dulu itu karena permintaan Lee, ia meminta agar Sisca dan juga Martin untuk pulang agar mereka tidak menjadi incaran berikutnya dan Martin bisa mengawasi perusahaan yang baru saja di dirikan di sana. Sisca yang tidak tenang bingung harus berbuat apa ia memilih mendatangi Martin yang sedang berada dikantor. Dengan langkah yang sangat cepat tibalah Sisca di depan ruangan Martin.
Tok Tok Tok
Pintu ruangan Martin diketuk " Masuk... ( Ucap Martin sambil masih memeriksa beberapa laporan didepan mejanya dan tanpa melihat siapa yang datang).
__ADS_1
Sisca masuk keruangan Martin dengan wajah yang masam tapi melihat Martin yang tidak melihat serta tidak menyambutnya membuat masamnya bertambah. Ia bahkan tidak mengeluarkan suara hanya berjalan mendekati meja Martin. Martin yang tidak mendengar suara pun segara berkata" Ada perlu apa dan kenapa tidak bicara?... ( Ucapnya tanpa melihat dan dengan nada yang cukup datar)
"..... (Sisca tambah masam dan memilih untuk diam lalu perlahan berjalan ke arah sofa yang ada di dalam ruangan Martin)
"Hay kenapa kalau tidak ada yang penting sebaiknya kau keluar dari ruangan saya, kau hanya mengganggu pekerjaan saya dan membuat saya tidak konsentrasi... ( Ucapnya lagi nampah melihat dan tetap fokus dengan setumpuk dokumen di atas mejanya....)
...****************...
Hayo bagaimana perasaan kalian kakak kalau di posisi Sisca yang hanya di diemi dan tidak dilihat... Hehehehehehehe
Kira- kira Sisca akan melakukan apa ya?... ada tau tidak? kalau tau silakan komen dan beri masukan ya
Terima kasih komen dan dukungannya
Salam sehat selalu patuhi protokol kesehatannya
__ADS_1