
"Iya Dok... Emangnya ini dimana dan kenapa Dokter begitu kaget mendengar ku dari Kota I?... ( ucap Mei yang penasaran)
Sang Dokter terdiam sesat dan di dalam hatinya ia terus berbicara sendiri sambil berpikir untuk mencari jawaban yang pas. Ehmz sepertinya aku tetap harus mengatakan kepadanya, baiklah semangat ( Ucap sang Dokter didalam hati).
"Begini Nona sebelumnya apakah saya boleh tau nama anda?
"Nama saya Mei Dok...
"Baik Nona Mei... Anda sekarang berada di Desa terpencil di Kota I dan jarak dari kota I kesini lumayan jauh...
"Jadi bagaimana Dok saya harus lepas dari mereka dan tolong bantu saya Dokter, Saya tidak akan melupakan kebaikan anda atau anda mau imbalan... Katakanlah akan saya berikan setelah saya bertemu dengan teman- teman saya... Ibu saya akan sangat khawatir apabila saya hilang dok.... ( Ucap Mei terus menerus tanpa terasa butiran putih keluar dari kelopak matanya)
"Tenanglah aku akan mencari cara agar kau bisa bebas, dan aku seorang dokter bukan perampok atau pun penculik yang membutuhkan imbalan seperti yang kau katakan Nona.... ( Ucap sang dokter yang mulai sedikit kesal tapi ia juga tau bagaimana rasanya saat berada di posisi Mei)
"Baiklah aku akan meminta suster untuk menemui orang ada di depan untuk meminta mu dibawah ke rumah sakit yang ada di kota I, tapi sebelumnya kau berpura-puralah seperti ini dan apabila telah mereka menandatangin surat untuk pengantaran dengan mengunakan ambulans akan segera ku beri tau kepada mu....
__ADS_1
"Baik Dok terima kasih bantuan anda...
"Suster sembunyikan semua ini dan berpura-puralah seperti kau tidak mengetahui ini dan kata bahwa Nona ini harus di bawah ke rumah sakit besar karena kondisi yang menghawatirkan dan harus segera serta menggunakan mobil ambulas...
"Baik Dok....
"Dan satu lagi jangan sampai mereka curiga dan minta mereka menyediakan pakaian ganti untuk Nona ini....
"Siap Dok...
Sang perawat keluar dengan memasang wajah yang cukup serius lalu menghampiri Kakak beradik dan mengatakan apa yang tadi di katakan oleh sang Dokter.
"Baiklah kalau begitu Tuan, silakan Tuan ikut saya untuk menadatangain beberapa dokumen untuk membawa adik Tuan ke rumah sakit...
Si Suster langsung mengarahkan ke ruang Dokter dan juga memberikan beberapa kertas untuk di tandatangani. Setelah selasai suster langsung membantu Mei mengganti pakaian dan ia juga memberikan makanan kepada Mei. Dokter yang telah siap dan telah mendapat informasi rumah sakit yang bisa membantu pun segera menghampiri Mei. "Nona kita akan segera berangkat tapi agar tidak terlalu mencurigakan ada baiknya anda saya bius atau anda mengonsumsi obat tidur agar selama di perjalanan mereka berdua tidak terlalu merasa curiga dengan anda... ( Ucap sang Dokter)
__ADS_1
"Baiklah Dok... Lakukan yang terbaik agar saya bisa bebas dari sini dok dan bisa kah anda memberikan saya kartu nama anda dok?...
"Untuk apa Nona meminta kartu nama saya?...
"Saya hanya ingin mengenal Dokter dan mana tau suatu saat saya membutuhkan bantuan Dokter lagi...?
"Baiklah Nona... Ini kartu Nama saya... ( Ucap sang Dokter)
"Terima Kasih Dokter David... ( Ucap Mei Sambil tersenyum)
"Baiklah apa kamu sudah siap?....( Tanya Sang Dokter)
...****************...
Hayo kakak bantu komen dan dukungannya ya dan untuk yang sudah komen dan dukungannya terima kasih
__ADS_1
Mohon bantuannya
Salam sehat selalu jaga kesehatan ya kakak- kakak