Kisah Cinta Mei

Kisah Cinta Mei
Episode 22


__ADS_3

Tok tok tok


"Permisi Bu, Bapak Roy sudah datang dan sekarang sedang di ruangannya, apakah mau saya sampaikan pesan ke Bapak kalau Ibu mencarinya?...( Ucap secretaris Mei)


"Terima kasih... tidak perlu biar saya yang ke ruangan beliau kamu boleh lanjutkan tugas mu ya... (Ucap Mei)


"Baik Bu permisi... ( Sambil pamit dan tersenyum manis)


" Lee aku ketemu dengan Pak Roy dulu ya kamu tunggulah disini ya?... ( Ucap Mei sambil berjalan mendekati Lee)


"Ehmz aku langsung ikut dengan mu saja Honey kan aku juga mau bertemu dengannya?... ( Sambil ingin berdiri dan langsung di tahan oleh Mei)


"No Lee akan tidak sopan apabila kamu langsung bertemu sedangkan kita belum membuat janji dengannya nanti dia bisa kaget dan akan berfikiran buruk tentang kita, sebaiknya kau tunggulah disini apabila sudah selesai akan aku bilang kepada beliau kalau kau mau menemuinya oke.... ( Ucap Mei sambil memegang pundak Lee untuk mempersilakannya duduk kembali)


"Baiklah Honey dan jangan lama- lama karena aku takut tidak enak berada di ruangan mu sendirian...(Ucapnya sambil tersenyum manis)


"Baik Bosss.... heheheheheee ... oke aku keluar dulu ya.. ( Sambil berjalan meninggalkan Lee)


Tok tok tok.


"Masuk...


"Mei pagi ada keperluan apa kamu mencari saya pagi-pagi sekali apa ada masalah di keuangan kantor kita atau ada yang ....


"Pagi Pak maaf pak tidak ada masalah apa- apa saya hanya ingin berbicara dengan bapak... Apakah Bapak ada waktu?.... (Tanya Mei)


"Ehmz duduklah dulu dan bicaralah?... (Ucap Pak Roy yang menatapan yang penuh tanda tanya)

__ADS_1


"Sebelumnya saya mau mintak maaf Pak, saya ingin memberikan ini kepada Bapak... ( Ucap Mei sambil memberikan sebuah amplop putih yang tertutup)


" Apa ini Mei?... ( Tanyanya sambil menerima sebuah amplop dan langsung membukanya)


Hening di ruangan Pak Roy dia membaca isi dari amplop itu dan tak bisa berkata apa- apa karena Mei mengajukan surat pengunduran diri dan pada saat bersamaan Putri kesayangnya tiba-tiba masuk.


"Morning Dad... Ehmz kau ada apa kau pagi- pagi menemui Daddyku?... ( Ucapnya sambil melihat Mei yang menunggu jawaban dari ayahnya).


"Morning sayang... Biasa Mei memberikan Daddy laporan seperti biasanya... Oh iya ada hal apa yang membuatmu menyusul Daddy kekantor?.. (tanya sang ayah)


"Dad tolong ajarin aku bisnis dan tolong bantu aku supaya bisa masuk bekerja dikantor Lee agar aku bisa lebih dekat dengannya dan kau juga Mei bantu aku menjadi secretarisnya dan satu hal lagi kau tidak pantas untuknya yang pantas untuk Lee hanya aku ya'kan Dad? ( dengan tatapan yang sangat sinis dan penamilan yang sangat angkuh ia melihat Mei)


"Maaf Pak saya permisi dulu dan untuk yang tadi saya berharap Bapak mengizinkannya karena.... ( Belum sempat Mei melanjutkan tapi Sherly langsung memotong ucapannya)


"Iya saya Izinkan... Ya kan Dad... ( Tanpa mengetahui maksud dari apa yang Mei katakan dia langsung mengizinkan Mei yang ingin berhenti)


"Iya kau tidak mendengar yang aku katakan tadi jadi silakan keluar dan aku sudah memberi izin kalau aku yang memberi izin pasti Daddy juga akan oke... Ya kan Dad... ( Ucapnya sambil melihat ke arah sang Ayah)


"Sherly tidak semudah itu nak... ini masalah penting...


"Dad apa kau tidak mempercayaiku?...


"Ehmz.... Baiklah Mei... aku tidak bisa untuk tidak menuruti anak ku yang satu ini dan semoga kau mendapatkan yang terbaik dan sesuai dengan harapan mu... ( Pak Roy menjawab dengan nada yang rendah lalu dia menjabat tangan Mei)


"Ehmz Dad apa ini... dia mau cuti kan dan kenapa Dad berkata seperti itu?...( tanya Sherly bingung)


"Terima kasih Pak dan ada yang mau bertemu dengan anda apakah anda memiliki waktu karena yang akan bertemu ingin melakukan kerja sama mungkin saya akan menyelesaikan pertemuan kalian satu ini sebelum saya pamit... ( Ucapnya lagi sambil melirik ke arah Sherly yang masih bingung)

__ADS_1


"Baiklah persilakan beliau untuk menemuiku di ruang meeting...


Mei pun pamit keluar dari ruangan atasannya dan ia segera kembali keruangannya dan menemui Lee.


"Lee maaf membuatmu menunggu lama... oh iya ayuk ikut aku Pak Roy ingin bertemu di ruang Meeting...( Ucap Mei sambil membukakan pintu untuk Lee)


Suasana di ruang meeting sangat santai karena sebelumnya Lee telah mengatakan untuk tetap santai saja jangan terlalu resmi dia akan mengevaluasi kontrak kerja sama yang di ajukan oleh perusahan Pak Roy kepadanya dan tidak bisa menerima putri Pak Roy untuk bekerja sebagai secretarisnya karena Lee tidak mau memiliki secretaris seorang wanita yang nantinya akan membuatnya menjadi repot dengan segala hal tentang wanita dan ia juga mau menjaga hati pasangan yang saat ini membuatnya menjadi mabuk kepayang.


Setelah selesai melakukan Meeting Mei kembali ke ruangannya dan segera membereskan semua barang pribadinya lalu dia berpamitan dengan semua staff perusahaan itu. Banyak pegawai yang menangis dan merasa berat untuk berpisah dengan atasan yang baik seperti Mei. Mei sebagai atasan tidak pernah membeda-bedakan karyawan baik Office Boy, driver, secretaris dan manager semua di perlakukan sama oleh Mei dan ia sering membantu staff yang sedang mengalami kesulitan baik dalam finansial maupun lainnya.


Setelah selesai berpamitan Mei dan Lee pergi meninggalkan kantor, dan karena sudah jam makan siang iya mampir ke sebuah restoran untuk menikmati makan siang bersama.


"Honey bagaimana dengan tawaran ku yang tadi pagi apakah kau mau ikut aku dan anggap saja kita berlibur dan sekalian kau membantu ku dalam menyelesaikan pekerjaan ku disana?... ( Tanya Lee)


" Ehmz tidak Lee sebaiknya aku tetap disini saja lagian kan beberapa minggu lagi akan ada interview pegawai dan kantor akan beroperasi nanti siapa yang akan menginterview mereka dan mempersiapkan kebutuhan untuk kantor yang akan beroperasi...


" Tentang itu kau tidak perlu memikirkannya aku sudah mengutus semua orang- orang ku untuk mengerjakannya Honey dan nanti Kau dan Martin tinggal masuk dan menggerakannya saja.... Lagian kita pergi tidak berdua kita akan pergi berlima sayang karena kalau aku sendiri tidak akan bisa dan kalau tanpa mu aku akan menjadi obat nyamuknya Martin... atau kau mau aku selalu bersama dengan secretaris ku?... ( Tanya Lee )


"Maksudnya berlima?... Secretaris jadi kau mau berduaan dengannya kalau tidak ada aku bersamamu.... ternyata sama saja dengan yang....( Wajah Mei mulai manyun)


"Hey Honey jangan salah sangkah dulu... Secretaris ku seorang laki- laki dan tidak mungkin aku menyukainya... ayolah sayang apa kau tidak mendengar pada saat aku menolak Sherly menjadi Secretaris ku....


Mei masih dia dan belum menjawab ataupun memberi tanggapan apapun yang Lee bicarakan karena ia merasa malu karena telah salah sangkah terhadap Lee.


______^^^^_______^^^__^^^___^^__^^^_____


Hay kakak bantu komen dan dukungannya ya

__ADS_1


terima kasih


__ADS_2