Kisah Cinta Mei

Kisah Cinta Mei
episode 18


__ADS_3

Para petugas yang mengerti akan kode Lee pun langsung melaksanakan perintah.


Sambil menunggu semua siap Lee memberikan beberapa kata untuk tamu undangannya.


"Terima kasih semua karena masih setia berada disini dan terima kasih karena kalian telah mau meluangkan lebih banyak lagi waktu untuk saya...


"Saat ini saya akan memberikan kalian kesempatan untuk melihat secara langsung sesuatu yang mungkin banyak orang nantikan termasuk juga keluarga saya yang tidak dapat hadir disini...


Layar Proyektor pun siap dan telah terkoneksi ke laptop yang sudah di atur sedemikian rupa oleh Lee. Lampu ruang yang terang sekarang sedikit redup dan lampu sorot pun mulai menyorotin setiap layar Proyektor yang telah di siapkan di setiap sudut Ruangan.


Perlahan alunan music berputar dan banyak penari kecil yang membawa satu tangkai bunga mawar merah mulai menari dan Lee Turun dari Podium mengikuti penari kecil itu, dan pelahan lampu sorot mulai menyorotin Lee dan penari kecil. Lee juga mendapatkan satu buket bunga Mawar ukuran sangat besar dari orangnya.



Mei yang melihat ini pun merasa sedikit bingung dengan tingkah laku Lee, ia pun memilih menikmati tarian para gadis kecil yang ada di sekeliling Lee.


Sedang Sherly yang melihat itu menatap pun dengan harapan bahwa bunga yang ada di para penari kecil dan di tangan Lee akan di berikan kepadanya. Bukan hanya Sherly yang berharap seperti itu tapi semua anak pengusaha rekan bisnis Lee memikirkan hal yang sama, bahwa merakalah yang akan di pilih oleh Lee untuk menjadi kekasihnya.


Perlan tapi pasti para penari dan Lee tiba di meja yang ia duduk'i dan para penari menghampiri Mei dan memberikan tangai demi tangai bunga mawar merah yang meraka bawak...


Mei tambah di buat bingung dengan ulah Lee... dia melihat ke arah Lee seolah mau meminta penjelasan dan sekarang giliran Lee, Ia berdiri tepat didepan Mei dengan memberikan buket bunga.


"Lee apa ini?...( tanya Mei yang semangkin bingung)


"Mei aku telah menunggu dan banyak memilih, mencari seorang wanita yang bisa mengisi dan memahamiku. Mei saat ini wanita yang selama ini aku cari dan aku tidak mau kalau wanita itu hanya menjadi teman ku saja... (Ucap Lee terputus karena grogi)


"Ehmz maksudnya? Lee pleaseee apa ini...


"Mei ini untuk mu...


Mei pun mengambil bunga itu dan masih bingung akan maksud dari kata- kata Lee.

__ADS_1


"Mei aku ingin kamu menjadi kekasihku apakah kau mau menerima ku? ( Ucap Lee)


"....... ( Mei masih bingung sekaligus kaget dengan pernyataan Lee barusan, ia merasa seperti mimpi)


"Ehmz... apabila kau sulit untuk menjawabnya aku tidak memaksanya Mei... Di bunga itu kau lihat ada sebuah cincin disana, apabila kau mau menerima ku, ku mohon pakailah cincin itu dan apabila kau menolak ku kasihlah cincin itu kepada ku... ( Ucap Lee)



Lampu sorot dan Camera pun, menyorot bunga yang saat ini ditangan Mei, terlihat sebuah cincin berlian bermata satu yang sangat cantik sedang duduk di bunga yang sangat indah.


Para tamu undangan pun di buat penasaran akan jawaban Mei, dan para gadis pun berharap kalau Mei akan menolaknya. Agar mereka tak patah hati pada hari itu.


Mei yang melirik Sisca pun mendapatkan jawaban anggukan dari Sisca. Mei yang masih sangat bingung perlahan dia meletakan tangkai bunga yang dia terima dari penari ke meja dan tak lupa ia menghirup aromanya yang sangat harum. Mei sekarang hanya memegang buket dari Lee dan itu masih membuatnya gugup harus bagaimana dia memang sangat suka sama Lee tapi dia juga takut akan bernasib sama seperti teman- temannya yang tidak bisa menghabiskan banyak waktu secara bebas.


Mei memberikan beberapa pertanyaan pada Lee


" Lee bolehkah aku bertanya terlebih dahulu sebelum aku menjawabnya... (Ucap Mei)


" Apakah kamu sangat mencintai ku?


"Iya aku sangat mencintai mu Mei


"Apakah kau akan berubah menjadi orang yang over proktektif apabila aku sudah menjadi pasangan mu dan apabila aku berkumpul bersama teman-teman?


"Tidak, aku akan seperti biasa saat kita bersama dan akan membuatmu selalu nyaman tanpa


"Ehmz apakah kau juga akan menerima keluarga ku dan tidak melarangku untuk selalu melakukan apa pun untuk mereka?


" Tentu... itu hak mu Mei aku tidak akan pertama bisa mengambil mu dari keluarga dan teman-teman kita ( Ucap Lee sambil tersenyum manis)


"Baiklah Lee terima kasih telah menjawabnya dan.....

__ADS_1


Mei melepaskan cincin itu lalu ia memberikan cincin itu kepeda Lee. Nampak terlihat sangat jelas kekecewaan dan kesedian di wajah Lee dan parah tamu wanita tersenyum gembira karena mereka tidak jadi patah hati pada hari itu.


Sisca yang melihat langsung menyenggol tangan Mei sambil melirik tajam seakan ada rasa kekesalan dengan perbuatan Mei. Mei yang melihat itu hanya tersenyum.


Lee yang merasa telah di tolak perlahan ia membalikkan badannya dan mulai berjalan untuk menjauh dari Mei.


Mei yang sadar Lee mulai menjauh pun memanggilnya dengan sedikit berteriak...


"Hey Leeeee Mau kemana kamu... Kamu belum menyelesaikan tugas mu...( Ucap Mei sambil tersenyum)


Lee yang bingung dengan ucapan Mei barusan ia membalikan badan dan melihat Mei sedang menjulurkan tangannya.


"Aku bukan mau menyuruhmu membawa cincin indah itu pergi dari ku, tapi aku mau kaulah yang memasangkannya di jari ku Lee...


Lee yang mendengar perkataan Mei langsung sedikit berlari dan dia segera memasangkan cincin itu di jari manis Mei dan memeluknya.


"Terima Kasih Mei kau mau menerima ku dan terima kasih atas ke jahilan mu yang membuatku hampir mau bunuh diri...


"Aku yang harus berterima kasih kepadamu Lee, karena kau telah mau memberikan aku kesempatan untuk menjadi kekasihmu I love u Lee...


"I love u too honey...


Para tamu pun bertepuk tangan dan para wartawan tidak akan membiarkan momen yang sangat di tunggu - tunggu ini berlangsung tanpa adanya dokumentasi untuk majalah mereka dan untuk para ladies mereka menangis karena harapan mereka putus sudah karena Lee telah memilih Mei sebagai kekasih.


Di sisi lain sherly yang begitu kesal tidak terima kalau Mei menjadi kekasih Lee dan ia akan menyusun rencana agar Lee dan juga Mei segera putus dan ia akan menggantikan posisi Mei, karena menurutnya Mei tidak pantas untuknya dan yang pantas hanyalah dirinya seorang.


Sisca yang tadi ingin marah seketika ia meredam amarahnya dan segera memeluk Mei sahabatnya dan memberikan ucapan selamat kepadanya dan juga Lee.


Lee mempersilakan semua tamu untuk melanjutkan acara demi acara dan menikmati hidangan yang telah di siapkan.


...bantu dukungan dan komennya terima kasih...

__ADS_1


__ADS_2