
Dokter pun berjalan dengan diantar salah satu penjaga rumah menuju pintu depan dan setelah ia segera melajut pulang di antar oleh sang supir sekaligus pengawal sang Dokter yang setia menemainya kemana pun berada. Di sisi lain ada seseorang yang sedang menelpon untuk memberikan kabar bahwa Mar akan melacak pesan yang dikirimkan kepada Lee, orang itu sang panik dan juga takut dan ia meminta untuk segera di pindahkan dari sana.
"Tidak kau tidak boleh keluar dari rumah itu sebaiknya kau buang saja handphone mu dan akan aku berikan handphone yang baru... Nanti akan aku kirimkan bonus juga untuk mu... Apabila kau pergi dari sana maka siap- siaplah anak dan istrimu tidak akan bisa kau temui lagi.... ( Ucap ancam seorang)
"Ti tidak-tidak tuan tolong jangan apa-apakan anak dan istri saya tuan, tolong tuan mereka tidak bersalah tuan, tolong tuan ( Ucap seorang pelayan itu dengan nada memohon agar anak dan istrinya tidak di apa-apakan oleh atasannya)
"Kalau kau masih mau bertemu dengan anak serta istri'mu dengarkan perintahku dan jangan membantah.... Kerjakan apa yang aku mau kau mengerti....( Ucap seorang disana dengar nada yang penuh amarah)
__ADS_1
" Iy... Iya iya iya Tuan... ( Ucapnya dengan nada rendah serendah, rendahnya dan tak terasa butiran putih menetes dari kelopak matanya)
Panggilan terputus dan si pelayan langsung mencari handphone yang ia gunakan untuk mengancam Lee dan ia hendak keluar dari rumah itu untuk membuangnya jauh dan sangat jauh dari rumah itu, agar tak ada yang mengetahui bahwa ialah yang mengirim pesan tersebut.
Waktu yang berjalan dengan secapat kondisi Mei sudah sangat baik dan obat bius yang diberikan Dokter sewaktu perjalanan ia dari klinik hingga kerumah sakit besar itu sudah bener- bener hilang dan tubuhnya pun sudah pulih seperti sedia kalahnya. Hari ini Mei memutuskan untuk keluar dari rumah sakit dan ia memilih untuk pulang kenegaranya tapi itu tidak mudah, ya adik angkatnya menahanya agar tetap di rumah sakit karena, ada satu orang lagi yang lolos pada saat penangkapan Mei dan ia yakin bahwa orang itu masih mengawasi Mei dan pasti ia tak sendirian lagi, pasti ada orang yang berkuasa dalam penculikan Mei. Karena tak ingin membuat adik-adik dan sang Mommy khawatir akan keadaannya Mei menghubungi dengan menggunakan handphone Axel" Hay Lim... Bagaimana disana? Dan apakah Mommy dan juga Chan sudah tiba disana? ( Ucap Mei)
"Hy Kak kau kemana saja? Aku sulit sekali menghubungi mu? Dan apa ini kenapa kau menelpon ku dengan menggunakan ponsel Axel? Apa ponsel mu di tahan sama Kak Lee?...( Ucapnya penuh selidik)
__ADS_1
"Ayolah kak aku sangat khawatir dengan mu dan jawablah pertanyaanku jangan kau balikan pertanyaan ku dengan candaanmu...Oh Atau kau bertengkar dengan Kak Lee... Apa dia memperlakukanmu disana dengan sangat buruk?.... Oh tidak kalau ia berani melakukan itu padamu akan aku buat perhitungan dengannya...( Ucap Panjang lebar Lim yang merasa sangat khawatir karena sudah hampir satu bulan sang kakak tidak dapat di hubungi dan tidak tau kabar pastinya).
...****************...
Hay kakak- kakak maaf ya updatenya sedikit lama hehehehee
Tetap dukungan dan vote. Ditunggu komen, dukungan dan votenya lagi ya.
__ADS_1
Salam sehat
Tetap patuhi protokol kesehatan ya kakak-kakak terima kasih