
Lim yang masih tak percaya ia mencoba melihat sekelingnya dan melihat orang-orang yang di katakan oleh Lee, Lim yang tak percaya sepenuhnya ingin menyelidiknya lagi, Lim berjalan perlahan menuju ke lobby resto sambil terus melirik kearah-arah tertentu dan ia juga masih berkomunikasi dengan Lee. Saat Lim telah yakin dengan apa yang di katakan oleh Lee dan ingin kembali ke mejanya, tapi pada saat ia ingin mendekat ke arah sang Mom tiba- tiba ada yang mendekat dan menarik tangannya, Lim dengan cepat mau memukul orang tersebut dan langsung di tahan.
"Hay brother slow men, ini aku Axel....
" Sorry Bro... Kau mengagetkan ku saja...
"Ada apa Bro kenapa wajah mu tak enak di lihat?
Lim langsung menarik tangan Axel menuju luar lobby dan ia memutuskan telpone Lee. Lim membawa Axel ke tempat yang ia rasa tidak akan ada orang yang akan mendengarkannya, selain itu ia juga tetap waspada. Lim yang ingin memulai pembicaraannya tiba-tiba ada rasa yang aneh yang ia rasakan akhirnya ia menceritakan semua menggunakan bahasa medis dan ia juga menggunakan beberapa nama obat. Axel yang awalnya bingung kenapa Lim mengatakan semua menggunakan bahasa medis dan nama obat-obatan, akhirnya paham dan ia mulai tau kenapa saudaranya bersikap seperti itu. Axel dan Lim membahas bersamaan dan tetap menggunakan bahasa- bahasa medis. Dua puluh menit berlalu akhirnya mereka kembali ke meja tempat sang Mommy dan yang lainnya.
"Hay dari mana saja kalian?
__ADS_1
"Sorry Kak aku habis terima telpone ada yang pasian darurat, dan kebetulan Axel yang ahli dalam hal syaraf jadi aku membahas bersama dia...
" Oh, apa kalian mesti berangkat ke RS?
"Tidak Mom, kebetulan ia pasien ku, jadi aku harus memberikan informasi kesehatannya kepada dokter pengganti
" Oh ok, ayo sekarang kalian makan ya sayang...
Mereka menikmati makan siangnya dan sambil bercerita bisa, dan Lim serta Axel masih tetap mengawasi sambil bercerita agar orang tersebut tidak curiga dengan tingkah mereka yang telah mengetahui kalau sedang di awasi. Sementara di posisi lain Lee telah menelpone beberapa orang untuk membantu mengawasi orang tersebut dan ia juga menerima pesan dari Lim untuk menunggu ia di apartement dan telah di berikan kode akses masuk kedalam.
Lee memerintahkan beberapa orangnya untuk mengurus pembelian unit rumah, serta apartement di sebelah unit Mei dan juga melacak siapa dibalik semua ini, ia tak mau kecolongan seperti kemarin yang bisa membahaya sang pujaan hati.
__ADS_1
Setelah tiba Lee langsung memasangan beberapa kamera CCTV di depan pintu masuk, dan juga di jendela ruang tamu dan ruangan tamu. Lee juga membeli Apartement yang lokasiny tepat di depan Apartement Mei ia juga memerintahkan orangnya tinggal disana untuk selalu mengawasi Mei dan ia meminta beberapa orang untuk menyamar sebagai petugas Apartement agar bisa cepat dalam mengambil tindakan kalau ada hal yang membahayakan.
...****************...
Hay kakak- kakak maaf ya updatenya sedikit lama hehehehee.
Masih belum mendapatkan jawaban dari traktiran Axel yang diminta oleh Mei kan, ayuk buruan kasih saran dan dukungannya dan ikutin terus ya ceritanya.
Ditunggu komen, dukungan dan votenya lagi ya.
Salam sehat
__ADS_1
Tetap patuhi protokol kesehatan ya kakak-kakak terima kasih