
Pak suhan petani bawang pernah menanam bawang yang dahulu nya dia sudah merasakan kegagalan yabg sangat besar namun rasa penasaranya terhadap hasil dari bawang itu sangat lah besar.
Ketika ia hendak menanam istribya berkata.
" pak apa bapak sungguh sunggu mau menanam nya lagi kita sudah mengalami kerugian yang dangat banyak" ujar nur sang istri dengan raut wajah cemas
" iya buk tidak ada salah nya untuk kita mencoba nya kita pernah untung di situ jadi sekarang aku jadikan pelajaran dari kegagalan yang kemarin kamu berdoa saja semoga kita bisa seperti dulu lagi doa mu sangat berharga buat aku bu" ujar pak suhan sambil memeluk istrinya
Ketika sudah mempersiapkan semuanya pak suhan mulai lah menanam bawang di saat itu sang istri gelisa akan tetapi pak suhan tetap meyakinnya kitq pasti bisa .
Di saat pak suhan sudah menanam dia sangat bersemangat
Hari demi hari dia lewati dengan bahagia tanpa beban . Di saat bawang nya sudah berusia 20 harian dia mendatang kan buruh tani untuk membersih kan rumput
" pak idris besok bisa tidak membersihkan rumput di sawahku."
" bisa pak suhan butuh berapa orang,?"
" carikan 4 orang saya pak idris gak seberapa banyak rumputnya cuma bisar tidak mengganggu ke perkembangan bawang saja pak"
" siap sudah pak suhan besok saya pagi langsung berangkat ke sawah ya"
" iya pak idris"
Ke esokan harinya datang lah 4 orang yang di suruh untuk bekerja di sawah itu
Dan memulai pekerjaannya setelah siang hari pak suhan dan istri pergi ke sawah membawa rangtang untuk memberi makan ke para buruh tani
" hmmm pak idris makan dulu udah beduk zduhur waktunya istirahat"
" iya pak suhan..."
" ayo makan makan " makan sambil berbincang
" bawang ini bagus pak suhan untuk perkembangannya semoga bawang ini tidak ada kendala sampai hari panen nantik"
" iya pak idris semoga gak seperti dulu lagi pak"
" iya pak saya turut prihatin atas ke gagalan yang dulu pak suhan"
" iya pak idris di lanjut makan nya itu lauknya masih banyak" ujarnya
__ADS_1
Ketika sudah selesai makan pak suhan dan istri pulang, rasa resah dari sang istri terbayarkan saat melihat tanaman bawang nya yang sangat bagus.
Di sore harinya saat sedang senggabg pak suhan dan istri berangkat ke sawah untuk melihat tanaman yang sudah di inginkan sejak dulu
Sore hari menjelang tenggelamnya matahari dia menangis melihat istri yang melihat nya sedang mengelilingi bawangnya. Istrinya berkata ayo pqk sudah malam kita pulang besok kamu masih mau ke sawah lagi.
Ke esokan hari nya pak suhan seperti biasa ke sawah dengan semangat
Ketika usi bawang yabg pak suhan tanam sudah mencapai hari panen nya
Ketika sudah mencabut bawang/ panen pak suhan masih harus menunggu 7 haru agar supaya bawang tersebut bisa di jual ke pedagang pada saat pak suhan menjemur bawang di malam harinya pak suhan tidur dengan sang istri di sawah di malam itu dia bercerita
" buk alhamdulilah untuk panen bulan ini kita di berikan kemudahan sampai hari ini semoga harga bawang sekarang sedang bagus"
" iy pak ibu juga senang sekali dari aaal ibu cemas tapi sekarang berbeda karena bapak ibu bisa tersenyum lega" ujar sang istri
Di malam itu sangat cerah bintang bintang sangat bagus dengan kilauan nya dan di temani oleh bulan yang sangat indah dengan sang istri pak suhan merasakan kebahagian sekali sambil mencium istrinya dan memeluk sang istri sambil tertidur lelap dan nyenyak.
Di ke esokan harinya pak suhan terbangun dan menangis sambil melihat istrinya yang senang tiasa selalu menemani dia dan tak pernah putus asa meskipun kehidupan merekan sedang krisis ekonomi sambil membelai rambut sang istri.
" buk terimakasih sudah mau berjuang dengab bapak sampai detik ini, ibuk selalu menemani bapak tanpa adarl rasa kesal meskipun ekonomi kita sesang turun hanya ibu wanita yang paling sempurna dan bapak akan selalu menyayangi ibuk dengan setulus hati" ujar bapak sambil mencium kening sang istri
Di pagi hari itu pak suhan dan istri pulang dan mengantarkan sang istri ke pasar untuk membeli persediaan untuk sarapan pagi.
" oyy suhan saya lihat kamu sedang panen bawang ya.?" Ujar takur
" iya pak alhamdulilah panen" katanya
" untung bisa panen kalau sampai gak bisa panen lagi uhhhhh gak bisa makan nantik" sambil tertawa
" kegagalan itu sudah bisa pak kalau untuk orang usaha tapi rejekinya orang itu tidak ada yang tau anda boleh tertawa di depan saya tapi ingat irang sabar ada batasnya!"
Dengan kesal dia membantah Takur yang suka mengolok ngolok petani yang sedang gagal
" pak ayokk pulang"
" iya bu ayok pulang"
" Awas awas orang susah baru mau lewat" ujar takur
"Argggg, kau"!
__ADS_1
" sudah pak ayok kita pulang biar sudahh"
Sesampainya di rumah dengan persaan kesal pak suhan. Merasa harga dirinya di injak injak oleh takur
" sudah pak biar sudah tidak usah di pikir takur emang kayak gitu orang nya"
" iya bu tapi sabar juga ada batasnya"
Keesokan haringa pak suhan mulai menelfon pedagang bawang dan siang harinya pedang tersebut datang ke sawah pak suhan
" akhirnya samean bisa berkerja sama lagi dengan saya pak suhan"
" alhamdulilah pak bisa tanam sampai panen lagi ini"
"Iya pak"
" harga bawang berepa sekarang pak"
" untuk bawang besar harganya 45.000. Per kg
Untuk tanggung 25.000
Untuk kecil 18.000" ujar sang dagang
" hmm iya pak untuk punya saya ini di besar apa di kecil pak"
" untuk punya samean ini sekarang itu bawang nya masuk ke bawang merah besar" ujar dagang tersebut
" alhamdulillah ya allah" sambil memeluk sang istri
Setelah selesai menimbang hasil panen nya.
" pak ini hasil panen nya ketemu 4 ton 5 kwintal ya"
" iya pak ini berapa semua untuk uang nya pak"
" ini untuk uangnya 202.500.000 juta ya pak"
Ketika sudah ketemu 200jutaan pak suhan dan istrinya mulai ceria dan di bayar dimuka oleh sang pedagang
Ketika sudah di bayar sang istri tidak bisa berkata kata lagi instinya sang istri merasa hidup kembali sepertu sedia kala
__ADS_1
Untuk bab ini kata kata yang bisa saya sampaikan sari kehidupan bapak suhan itu jangan pernah putus asa untu menghadapi kehidupan meskipun kehidupan itu kadang membuat kita terlena oleh ke gagalan atau ke berhasilan pada intinya tepat bertahan untuk orang yang ada di sisimu