kisah petani indonesia

kisah petani indonesia
petani muda


__ADS_3

Banyak sekali pemikiran orang yang negatif mengenai petani di Indonesia padahal ada kisah sukses Petani muda Indonesia yang sangat menginspirasi.


Tidak perlu merasa gengsi ataupun minder jika ingin menjadi seorang petani karena buktinya ada banyak kisah sukses petani muda Indonesia yang bisa mengharumkan nama Indonesia.


Banyaknya stigma di masyarakat bahwa menjadi seorang petani adalah hal yang tidak membanggakan, merupakan pekerjaan yang sangat rendah, stigma tersebut tentunya harus dipatahkan karena menjadi seorang petani tidaklah demikian.


Petani sebagai pelaku usaha dalam dunia pertanian dari mulai pembibitan pengolahan hingga pemanenan produk pertanian untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari harusnya menjadi sektor yang sangat penting di Indonesia tanpa petani ketahanan pangan tidak akan tercukupi.


Berikut ini akan dibahas mengenai kisah inspiratif dari beberapa petani muda di Indonesia yang diambil dari beberapa sumber sehingga bisa menginspirasi generasi muda sehingga mau untuk terjun ke dunia pertanian.


Tohir merupakan petani konvensional biasa yang melakukan budidaya tanaman Horti dan padi untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.


Beliau merupakan pasangan muda suami istri yg tinggal bersama orang tua dan pindah ke rumah kontrakan untuk mandiri.


Dengan penghasilan kurang mencukupi membuatnya harus bekerja keras walaupun tetap belum mencukupi untuk kebutuhan hidup dan tabungan masa depan.


Beliau mengetahui program Pancer Tani karena pada saat sebelum bergabung beliau merupakan petani grower mitra dari panah, dan saat itu YASI menawarkan program Pancer Tani ke beliau melalui rekomendasi kelompok, beliau pun tertarik dan masih aktif menjadi mitra Pancer Tani sampai saat ini.

__ADS_1


Program Pancer Tani memberikan beliau input teknologi pertanian berupa rumah semai atau greenhouse, yang dimana support tersebut sangat membantu dan memudahkan bisnis yg beliau jalankan, selain itu beliau juga  mendapatkan pembinaan mengenai tata cara pembibitan yg baik dan lagi mengenai pendampingan pemasaran produk.


Perkembangan setelah bergabung bersama Pancer Tani beliau dapat menyediakan pembibitan hortikultura yang berkualitas dengan kuantitas yg banyak, serta dapat menjangkau dan menyediakan bibit hortikultura untuk petani area kecamatan Kalianda, Palas, penengahan, Candipuro bahkan sampai ke Katibung.


Semua usahanya semakin maju dan semakin dikenal dikalangan petani. Perubahan dalam hidupnya yang dirasakan sangat signifikan mulai dari adanya penambahan penghasilan, mengembangkan usaha lainnya dibidang pertanian seperti jual beli, beliau juga dapat membangun rumah permanen, dan untuk sosial impact beliau dapat mempekerjakan sanak saudaranya serta tetangga di produksi pembibitan dalam hal produksi dan distribusi bibit, serta dalam hal jual beli hasil Bumi semangka dan Melon dapat menyerap tenaga kerja dilingkungan.


Wahid Sahroni adalah buruh di salah satu pabrik beras di Desa Sidomulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah.


Saat itu pendapatannya sangat kecil sehingga sangat sulit baginya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Namun mimpinya besar, dengan latar belakang pendidikannya yang hanya SMA, ia berharap anaknya bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik dari dirinya.


Kemudian dia berpikir, untuk meningkatkan kehidupan keluarganya, harus ada tindakan yang harus diambil. Kemudian, dia berpikir untuk memulai bisnisnya sendiri.


Kemudian YASI melalui Program Pancer Tani membantunya untuk mendapatkan dukungan dana melalui donatur sehingga dapat menggunakan uang tersebut untuk mendapatkan mesin rice transplater.


Mesin transplater padi sangat penting bagi petani, dalam hal transplantasi padi.


Saat ini cara tanam konvensional sulit, karena mencari jadwal tanam, karena sudah dikontrak untuk menanam dengan petani lain. Selain akses pendanaan, YASI juga memberikan dukungan akses pasar, pengelolaan tanaman, akses benih bersertifikat dan memberikan Bantuan Lapangan yang dapat membantunya dalam menjalankan bisnis jasa tanam padi.

__ADS_1


Dukungan Lapangan YASI membuat rencana bisnis dan peningkatan kapasitas untuknya, sehingga kami dapat memastikan bisnis akan berjalan lancar dan meminimalkan risiko bisnis.


Setelah mengikuti program Pancer Tani, kini ia dapat mengerjakan 40 hektar dalam satu musim tanam yang menyebabkan pendapatannya otomatis naik (1 ha biaya sewa sekitar Rp 1.300.000). Sebelum mengikuti program Pancer Tani, penghasilannya adalah 2,1 juta rupiah per bulan (untuk satu musim tanam atau sekitar 4 bulan).


Setelah mengikuti program Pancer Tani, penghasilannya adalah 2,9 juta rupiah per bulan (untuk satu musim tanam atau sekitar 4 bulan).


Kini ia selangkah lebih dekat untuk mewujudkan mimpi besarnya, yaitu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya. Dengan ketekunan dan kegigihan bukan tidak mungkin semua mimpinya akan tercapai.


Nama saya Muhammad Yusuf Khoirul Hakim umur 28 tahun, saya ada pengusaha muda pemilik Pancer Tani Salim Agro Sentosa. Saya bergabung dengan Program Pancer Tani pada Bulan Desember Tahun 2021. Pada mulanya saya hanya bekerja bersama orang tua memulai usaha persemaian hortikultur dengan bekal pengalaman dilapangan yang terbatas kami beranikan diri untuk memulai usaha tersebut.


Pada pertengahan tahun 2021 orang tua saya meninggal dan hal itu membuat saya goyah dan memaksakan diri untuk berdiri sendiri dengan pengalaman dan keterampilan yang sama miliki saat itu. Pada November 2021 saya ditawari Program Pancer Tani atas rekomendasi dari teman saya dan penjelasan dari petugas YASI akhirnya saya tertarik dan yakin untuk bergabung dengan Pancer Tani.


Sebelum menjalankan SOP Pancer Tani saya mengalami masalah serangan hama yang tidak terkendali, sehingga persemaian saya mengalami kerusakan dan mengakibatkan kerugian jutaan rupiah dan mengurangi kepercayaan pelanggan terhadap kualitas produk kami. Setelah kami bergabung dan menjalankan SOP Pancer Tani dengan pembangunan Greenhouse standart YASI alhamdulillah sampai saat ini kualitas produk semaian kami terlindung dari serangan hama dan standart kualitasnya terjaga.


Pekerja yang awalnnya hanya 3 orang dan serabutan setelah bergabung dengan Pancer Tani pekerja menjadi terlatih,  Seiring dengan kualitas produk kami yang semakin baik maka permintaan pasar semakin meningkat yang mengakibatkan produksi bertambah dan sampai sekarang pekerja kami bertambah menjadi 10 orang. Dan kapasitas Greenhouse kami yang awalnya hanya 50.000 bibit/bulan, setelah saya bergabung dengan Pancer Tani say bisa menambah dua Greenhouse lagi sehingga total kapasita produksi 150.000 bibit/bulan.


Pancer Tani juga memberikan kesempatan pada saya untuk menggunakan aplikasi e Farmer Hub. Aplikasi yang sangat bermanfaat bagi saya untuk mencatan dan menghitung seluruh transakasi pada usaha persemaian saya sehingga saya lebih mudah dalam menghitung keluar masuknya uang, dan mengetahui nama pembeli dang pelanggan dengan mudah serta stok opname hasil produksi setiap saat.

__ADS_1


Terimakasih YASI saya bisa sukses dan berkembang bersama YASI melalui Program Pancer Tani. Saya berharap Program Pancer Tani bisa berkembang sehingga semakin banyak pengusaha muda yang memperoleh kesempatan suskes bersama YASI dan dapat berdampak nyata bagi kemajuan Pertanian Indonesia.


__ADS_2