Kisahku (Patah Hati)

Kisahku (Patah Hati)
Perhatianmu


__ADS_3

َللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر


Allah Maha Besar , Allah Maha Besar


 أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ ، أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ


Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah


 اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ


Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Utusan Allah, Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Utusan Allah


 حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ ، حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ


Marilah sholat, Marilah sholat


 حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ ، حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ


Marilah menuju kemenangan, Marilah menuju kemenangan


ااَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ ، اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ


Sholat itu lebih baik dari pada tidur, Sholat itu lebih baik dari pada tidur


 اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر لاَ إِلَهَ إِلاَّالله


Allah Maha Besar, Allah Maha Besar,  Tiada Tuhan selain Allah


Tak terasa waktu subuh pun tiba. Terdengar lantunan adzan subuh dari masjid depan kost'an Zahra. Zahra yang masih terlelap pun akhirnya bangun. Masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan ambil wudhu. Kemudian Zahra menggelar sajadah dan memakai mukenah untuk sholat subuh.

__ADS_1


Setelah sholat subuh Zahra bersiap-siap untuk berangkat kerja. Dari dalam kamar terdengar suara gerimis.


Ting!


bunyi notifikasi pesan chat masuk.


"assalamualaiku." begitu isi pesan chatnya.


"wa'alaikumsalam." balas Zahra.


"Udah berangkat belum dek?" tanya mas Agung.


"belum." balas Zahra lagi.


"Ya udah nanti kalo berangkat hati-hati ya, jangan lupa bawa payung sama pakai jaket." isi pesan mas Agung mengingatkan.


"iya." singkat Zahra.


"iya nanti aku sarapan kok. Jangan terlalu perhatian mas, takutnya mas nanti jatuh cinta sama aku." balas Zahra.


"Gpp kalo kamu mau." balasan dari mas Agung sambil diberi emot senyum.


"Udah akh udah mulai siang nanti keburu macet. Aku berangkat dulu ya mas."


"Iya..." jawab singkat mas Agung.


Kemudian Zahra pun berangkat kerja. Tak lupa membawa payung dan memakai jaket dengan perasaan bahagia. Entahlah pagi ini rasanya lebih semangat dibanding hari-hari sebelumnya. Apa karena sikap mas Agung yang beda dari sebelumnya atau karena faktor lain. Namun Zahra tidak mau ambil pusing soal perasaannya saat ini.


♡♡♡♡♡♡♡♡♡

__ADS_1


Hari berlalu dengan cepat namun gerimis masih setia mengguyur kota Jakarta dan sekitarnya.


Tepatnya pukul 17.00Wib Zahra keluar PT bersama teman-temannya menuju loker untuk mengambil tas.


Pada saat itu HP Zahra berdering. Tanda panggilan masuk. Lalu Zahra pun menggeser layar HP nya untuk menjawab panggilan.


"Hallo. Assalamualaikum mas." ucap Zahra.


"Lagi dimana?" terdengar suara mas Agung.


"Lagi didepan PT, baru keluar." sahut Zahra.


"Bisa pulang sendiri nggak?" tanya mas Agung.


"bisa." jawab Zahra singkat.


"Jangan kemana-mana tunggu disitu." perintah mas Agung.


"ihhh ngapain disini, udah akh aku mau jalan pulang aja." ucap Zahra.


"Tunggu disitu sebentar lagi aku jemput." perintah mas Agung.


"Seriusan mas mau jemput aku. kok tiba-tiba gini sih." nyerocos Zahra.


"udah ya kamu tunggu disitu aja dan nggak usah banyak berfikir yang aneh-aneh." ucap mas Agung kemudian mematikan ponselnya.


Akhirnya Zahra pun duduk dibangku kantin depan PT sambil melamun.


"Hmmmm...kok aneh banget ya dari semalam mas Agung perhatian banget. Padahal pas awal kenal ketika diajak cerita dia menanggapinya dengan cuek kok sekarang beda ya."

__ADS_1


Ketika Zahra sedang asik melamun tiba-tiba terdengar suara orang memanggil-manggil namanya. Zahra pun menoleh kearah suara tersebut dan dilihatnya seseorang sedang tersenyum kearahnya.


__ADS_2