Kisahku Dan Kisahmu Yang Tak Kunjung Padam

Kisahku Dan Kisahmu Yang Tak Kunjung Padam
Sampai kapan pun aku akan mencintaimu.


__ADS_3

Banyak hal yang kusukai dari kamu. Berawal dari senyummu, hidungmu, pipimu, dan juga matamu. Tak ada alasanku untuk membencimu, tak ada alasan untuk melupakan mu. Sebab, bagiku kamu adalah segalanya. Kamu adalah orang yang pernah menemani ku melawan resah. Meski, kini menjadi kenangan yang sulit untuk kulupa. Tapi, tidak apa apa, setidaknya kita pernah begitu lucu saat jatuh cinta. Kita pernah begitu kuat untuk saling mempertahankan. Meski kalah dengan keadaan.

__ADS_1


Wajar sih, usia usia seperti kita lebih meninggikan ego daripada berfikir terlebih dahulu. Kita lupa, sangat sulit untuk bisa menyatukan hati kita. Perlu banyak pengorbanan, perlu banyak menghabiskan waktu. Perlu banyak menguras tenaga untuk mencari topik yang seru. Mungkin karena dulu kita terlalu sibuk menyalahkan. Sampai lupa untuk memaafkan. Yah sudahlah, semuanya juga sudah terjadi. Nangis sekali pun tak akan merubah keadaan. Malah akan membuat hati semakin luka.

__ADS_1


__ADS_1


Sekarang, tak ada lagi yang perlu kita takuti. Tidak ada lagi yang cemburu ketika kita dekat dengan orang yang baru. Kini, tugas kita hanyalah saling memaafkan. Memperbaiki segala hubungan, meski tak menjadi sepasang kekasih lagi. Tapi, setidaknya dengan cara itulah kita bisa berdamai dengan masa lalu kita. Semoga kamu bahagia dengan jalanmu sendiri. Meski kita tahu. Akan lebih baik jika kita menjalani semuanya bersama. Tanamkan dalam dirimu. Apapun yang terjadi, kita hanya perlu saling memahami. Sampai kapanpun aku akan mencintaimu, meski tak sekuat dulu. \-Muh Usman

__ADS_1


__ADS_2