Kita Sama 'Indigo'

Kita Sama 'Indigo'
hantu pacar bu vita dan robi end


__ADS_3

naya dan keenan saling pandang,kemudian keenan menganggukkan kepalanya.


"baiklah, kita bantuin kamu taukan rumah bu vita biar kita kesana aja jangan di sekolah ini bisa heboh nanti" ucap naya


"baik, saya akan mengantar kalian kerumah vita" ucap hantu pacar bu vita


sesampainya di rumah bu vita naya mengetuk pintu


tok tok tok


tak lama terdengar suara orang berjalan dan pintu terbuka.


"loh kalian kan naya dan keenan ya" ucap bu vita


"ah iya bu, begini apa boleh kita masuk dulu, ada yg ingin saya sampaikan pada ibu" ucap naya


"ah ya sampai lupa, ayo masuk dulu" ucap bu vita kemudian mereka duduk di ruang tamu. sedangkan bu vita ke belakang mengambil minuman


"ada apa naya? " tanya bu vita setelah duduk


"begini bu, apa benar pacar ibu sudah lama tidak ada kabar? " tanya naya


"kok kamu tau? iya pacar saya kerja di luar kota" ucap bu vita


*sebelum nya maaf Bu apa ibu percaya tentang hantu? "ucap naya


" percaya tidak percaya sih, emang kenapa apa di rumah saya ada hantu? "ucap bu vita sambil memegang tengkuknya karena merasa dingin gimana tidak dingin hantu pacarnya tidaK mau pergi dari sampingnya.


" hah baiklah gini bu sebenarnya saya istimewa saya bisa melihat apa yg orang lain tidak bisa lihat"ucap naya


"maksudnya kamu bisa melihat hantu? " tanya bu vita


"hem, dan sekarang saya lihat hantu pacar bu vita ada di samping ibu" ucap naya memberi tau


"kamu pasti bohongkan? "ucap bu vita tidak percaya naya bingung cara menjelaskan nya kemudian menatap pacar bu vita


" bilang sama dia kalo saya nembak dia di depan toilet umum terus melompat lompat sampai nyungsep di selokan setelah di Terima"ucap pacar bu vita

__ADS_1


"ftfff" keenan menahan tawanya dan langsung di cubit naya sedangkan bu vita bingung.


"emm bu kata pacar bu vita dia waktu itu nembak bu vita di depan toilet umum dan setelah ibu Terima dia melompat lompat sampai nyungsep di selokan" ucap naya sambil menunduk karena menahan tawanya


"hahhaha" tawa keenan langsung pecah setelah naya bicara, keenan sudah tidak dapat menahan nya lagi, keenan langsung di cubit naya


"ups, hehe maaf Bu" ucap keenan menatap bu vita sedangkan yg di tatap sudah berkaca kaca matanya.


"bagaimana kamu bisa tau, itu rahasia kami berdua tidak ada yg mengetahui nya selain kami" ucap bu vita berkaca kaca


"kan saya sudah bilang saya istimewa, dan bagaimana saya tau pacar ibu sendiri yg kasih tau" ucap naya


"kalo gitu apa bisa saya melihat nya untuk terakhir kali" ucap bu vita


naya menatap hantu pacar bu vita dan hantu pacar bu vita mengangguk.


"bisa bu, tapi ini harus kuat ya" ucap naya


"baik" ucap bu vita kemudian naya menyuruh bu vita menutup mata dan kemudian naya mengusap mata bu vita sebentar sambil berdoa


"bukalah bu" ucap naya kemudian bu vita membuka matanya secara perlahan dan menoleh ke samping kanannya.


"maaf sayang, aku di rampok dan kecelakaan saat itu,mayat ku hancur dan tidak bisa di kenali sedangkan untuk tes DNA aku tidak mempunyai keluarga kartu Tanda pengenal ada di tas yg di rampok beserta ponsel, jadi tidak ada bisa di hubungi terpaksa dokter memakamkan ku di pemakaman umum" jelas jo pacar bu vita


"dimana kamu di makamkan? " tanya bu vita sambil terus meneteskan air mata nya


"di kota xx tempatku bekerja sebelum nya" ucap jo sambil menangis melihat bu vita yg terus meneteskan air matanya.


"baik nanti aku akan kesana" ucap bu vita


"iya nama nisan ku tanpa identitas, kamu jaga diri baik2 ya sayang mas pamit dulu mas mencintai kamu ravitaloka" ucap jo kemudian menghilang di bawa cahaya sedangkan bu vita langsung pingsan karena sedari tadi dia berusaha kuat.


"aduh untung di rumahnya jadi aman " ucap keenan kemudian naya langsung membaringkan bu vita mereka menunggu sampai bu vita sadar dari pingsan nya.


hampir 2 jam mereka menunggu akhirnya bu vita sadar.


"tadi hanya mimpikan ya" ucap bu vita melamun

__ADS_1


"sabar ya bu, mungkin pak jo bukan jodoh ibu" ucap naya sambil mengusap tangan bu vita


"mas jo" ucap bu vita sambil menangis.


"bu kalo gitu kita pamit dulu ya? " ucap naya karena ingin memberi waktu untuk bu vita


"hmm" ucap bu vita sambil merenung, kenapa naya berani meninggalkan bu vita di saat begini karena dia tau kalo bu vita tidak akan berbuat yg aneh2 pikiran nya tidak sempit, naya kemudian menutup mata batin bu vita setelah pamitan.


naya dan keenan pergi meninggalkan bu vita sendiri untuk pulang kerumah naya dan berganti pakaian setelahnya pergi kerumah sakit menjenguk ibu robi.


sesampainya di rumah sakit mereka langsung pergi ke ruangan ibu robi dan melihat kondisi ibu robi sudah membaik dan kembali sehat.


"assalamu'alaikum bu" ucap naya dan keenan sambil mencium tangan ibu robi


"Walaikumsalam" ucap Ibu robi sanbil tersenyum tipis


"ibu udah baikan ? " tanya naya


"alhamdulillah saya sudah ikhlas" ucap Ibu robi tersenyum


"hmm kebetulan ada yg ingin pamit sama ibu" ucap naya


"siapa? " tanya ibu robi


"ibu pejamkan mata sebentar ya? " ucap naya kemudian di ikuti ibu robi setelah mengusap mata ibu robi naya kemudian menyuruh ibu robi membuka matanya.


"sekarang ibu buka mata perlahan ya" ucap naya


ibu robi membuka mata secara perlahan dan melihat robi dg pakaian serba putih tengah tersenyum padanya.


"robi anakku" ucap Ibu robi sambil menangis


"*ma maafin robi ya, selama ini robi banyak salah sama mama, tidak patuh dg mama, sekarang robi udah tenang melihat mama sudah sehat, dan robi ingin mama jagain intan ya anggap aja intan anak mama karena robi sangat mencintai nya dan juga biar intan bisa jagain mama, mama gak perlu khawatirin robi lagi sekarang robi udah bahagia, ma robi pamit ya mama jaga diri baik2 inget ya ma jaga kesehatan mama jangan banyak pikiran, robi pergi dulu assalamu'alaikum "ucap robi sambil tersenyum kemudian perlahan lahan menghilang


" Walaikumsalam"ucap Ibu* robi, keenan, dan naya yg mendengarnya.


"mama bakal nurutin semua mau robi nak" ucap Ibu robi sambil menangis kemudian menatap intan yg sedang tertidur di sofa mungkin kelelahan karena sejak kemarin menjaga mama robi.

__ADS_1


"makasih ya nak kalian sudah menolong robi" ucap Ibu robi memegang tangan naya


__ADS_2