
sesampainya di tempat tujuan, naya dan keenan memasuki gerbang karena kata wulan tidak ada orang di rumahnya, sesampainya nya di kolam samping rumah naya muntah2 karena bau mayat yg sudah membusuk dan membengkak di dalam ari..
"buset dah bau amat tubuh lo, auto gak makan hari ini"ucap naya sampai berlari keluar gerbang bersama keenan, sekarang keenan mencari warga untuk memberi tahu ada mayat. sedangkan naya menelpon polisi setempat, setelah menelpon baru ngobrol dg wulan
" nyebelin, namanya juga di dalam air, pasti gitu hiks hiks hiks tubuh langsing, dan bagus gue jadi gitu, huaaaaa"ucap wulan sambil menangis
"hiks hiks, iya kejam banget yg bunuh lo, emang siapa si, lupa gue" ucap naya menangis di akhiri dg sifat konyol nya.
"hiks hiks, lo emang tega banget ngomong nya, yg bunuh gue mantan pacar gue" ucap wulan
"kenapa dia bunuh lo? " tanya naya penasaran
"dia ngajak nalikan, aku gak mau, karena marah akhirnya dia bunuh aku dg menenggelamkan aku di kolam karena dia tau aku gak bisa berenang" ucap wulan sekarang dia sudah agak tenang karena mayatnya sudah di temukan tinggal di makankan dg layak, dan menangkap pembunuhnya.
"terus kalo polisi nanya gimana?gak mungkin kita ngomong cuma lewat dan menciun bau busuk kan, soalnya pagar nya tinggi dan kita pake mobil kurang masuk akal" tanya naya
"jawab aja kalian temen aku yg lagi nyari aku karena udah beberapa hari gak bisa di hubungi" ucap wulan.
"oh iya , yaudah tuh warga dah dateng, polisi juga pasti bentar lagi datang" ucap naya
"iya makasih ya karena mau nolongin gue, semoga tak ada lagi halangan yg menghalangi kalian untuk bersama kedepannya" ucap wulan..
"aamiin, dan semoga lo tenang ya di sana tidak ada lagi beban walau jasad lo belum di makamin, kalo masalah pembunuh itu lo tenang aja cepat atau lambat dia bakal tertangkap" Ucap naya
"iya, aku pergi dulu, jaga dia karena masih banyak badai yg akan menemenerpa kalian" ucap wulan sebelum menghilang
"sebenarnya sebesar apa perjuangan yg akan kami hadapi nanti, kenapa terlihat sangat menakutkan" gumam lirih nays.
tak lama Keenan dan beberapa warga sudah tiba di dekat naya,
"sebaiknya kita tunggu polisi dulu, sebentar lagi mereka akan sampai" ucap naya
"baiklah" ucap keenan warga yg lain hanya mengangguk saja
tak lama polisi datang dg satu mobil ambulan di belakang nya.
__ADS_1
"apa dari salah satu dari kalian bisa memberi keterangan di kantor polisi" u cap salah satu polisi yg menghampiri mereka
"bisa pak, namun lebih baik bapak mencari bukti dulu di sekitar sini, karena menurut saya ini adalah kasus pembunuhan" ucap keenan
"ya baiklah Terima kasih informasi nya, kami akan menyelidiki semua mayatnya akan di otopsi terlebih dahulu" ucap polisi
"Baik Pak" ucap keenan
"ngomong2 kalian siapa, bagaimana bisa kalian masuk ke rumah ini" ucap salah satu warga
"oh sebenarnya saya adalah teman wulan, saya datang kemari mencari wulan karena beberapa hari ini wulan tidak bisa di hubungi, dan tadi ketika ku panggil dan sudah menekan bel berkali-kali juga tidak ada jawaban darinya, karena curiga kami memasuki gerbangnys karena kebetulan tidak terkunci, dan betapa terkejutnya kami melihat di dalam kolam itu ada mayat wulan hiks hiks, siapa yg tega membunuhnya, wulan anak yg baik, meski sedikit introvert hiks hiks tapi dia sangat bertanggung jawab orangnya hiks hiks hiks" tangis naya, keenan membawa ke dalam pelukannya, memperdalam ekting mereka.
"benar, beberapa hari ini juga saya tidak pernah melihat wulan keluar rumah, saya kira wulan tidak ada di rumah, dan sedang ada di luar kota, karena beberapa hari yg lalu ada seorang lelaki keluar dari rumah wulan dg membawa koper saya kira wulan sudah masuk duluan ke dalam mobil,karena laki2 itu terlihat tidak mencurigakan sama sekali"ucap salah satu tetangga wulan.
"benar pak jangan2 lelaki itu pembunuhnya, karena yg saya tau wulan tidak mempunyai pacar" ucap tetangga yg lain
"bisa jadi begitu pak, karena setahu saya wulan akhir2 ini seperti agak murung, mungkin ada masalah sama mantan pacarnya. karena setau saya mantanya masih mengejar wulan sampai sekarang" ucap naya pura2 padahal dia di beri tau wulan,
"baiklah kalo begitu, jenazah akan di bawah ke rumah sakit dahulu untuk di otopsi sebelum di makamkan" ucap polisi itu
"lapor pakk, saya menemukan gelas pecah, namun agak mencurigakan karena di buang si sekitar sini" ucap polisi itu
"baik, bawa ke rumah sakit untuk mengidentifikasi ada sidik jari siapa di sana" ucap polisi yg tadi bicara dg kami
"baik Pak" ucap polisi itu
"yasudah kalau begitu, kalian ikut kami ke kantor polisi untuk di mintai keterangan" ucap polisi itu.
kemudian pergi memasuki mobilnya.
"siap pak, kita akan mengikuti dari belakang, karena kita bawa mobil sendiri" ucap keenan
kemudian menoleh pada naya
"lo tunggu di sini ya, gue ambil mobil dulu" ucap keenan pada naya
__ADS_1
"oke" ucap naya
tak lama keenan telah kembali dg mobilnya, dan mereka segera berangkat ke kantor polisi, karena mereka ingin kasus ini cepat selesai.
setelah urusan dg polisi selesai mereka memasuki mobilnya ingin pergi dari sana, di dalam mobil.
"hah melelahkan sekali" ucap naya sambil menghela nafas
"yg ngajak siapa? " tanya keenan
"iyaiya aya yg ngajak" ucap naya cemberut
melihat naya cemberut keenan tersenyum dan mengacak2 rambut naya ( ahh manis sekali hehe)
"kita mau kemana lagi? " tanya Keenan
"terserah nan mau kemana, aya nurut hehe" ucap naya cengengesan
"baiklah, gimana kalo ke bukit, ini kan udah sore sebentar lagi malam, kita melihat sun sine (bener gak sih tulisannya gini?) " ucap keenan
"mauuuu" ucap naya manja
"yaudah ayo" ucap keenan
"let's gooo" ucap naya
Kemudian mereka berangkat menuju bukit, di dalam perjalanan begitu banyak penampakan yg mereka lihat karena hari sudah mau magrib, namun mereka hanya acuh saja.
30 menit kemudian mereka sampai di bukit dan kini sedang berjalan mencari tempat duduk, maklum di sana banyak muda mudi yg seperti nya juga ingin menikmati sun sine di sana.
setelah dapat tempat duduk, mereka duduk.
"mau jagung bakar gak? " tanya keenan setelah melihat para pedagang yg ada di sana.
"mau, yg itu juga, terus itu, itu juga" ucap naya sambil menunjuk makanan yg ingin di makan nya
__ADS_1