Kita Sama 'Indigo'

Kita Sama 'Indigo'
Berkunjung ke kerajaan


__ADS_3

"emmm kalo pacar belum sih, namun kalo yg di suka ada" ucap naya sambil menatap wajah keenan dg intens


"kenapa? " tanya naya


"oh lo udah suka sama orang ya" ucap keenan tersenyum getir padahal dia belum tau kalo yg key suka itu siapa tapi sudah mengambil keputusan aja dasar keenan, udah mundur sebelum perang.


naya yg gemas dg tingkah keenan pun memilih menyatakan perasaannya duluan.


"iya gue suka sama orang, sahabat gue waktu kecil yg menghilang bertahun2 tanpa ada kabar, namun dari dulu sampai sekarang gue tetap. nungguin dia pulang, sampai2 gue menolak semua orang yg ingin mendekati gue" ucap naya kemudian beranjak pergi


keenan masih mencerna kata2 naya tidak tau kalau naya sudah tidak ada di sampingnya, tak lama senyumnya mengembang setelah dapat mencerna kata2 naya.


"jadi lo nungguin ...... " tanya keenan senang belum selesai dia bicara ketika menoleh ke samping orang yg di ajak bicara sudah tidak ada , pertanyaan nya menggantung.


"gue" sambung nya sambil menoleh kanan kiri nya, ketika melihat naya yg sudah jauh di depan sana keenan berlari mengejarnya.


"hah hah hah lo kok langsung pergi sih" ucap keenan sambil ngos ngos an


naya menoleh ke samping melihat keenan yg sudah ada di sampingnya.


"lagian lo ngeselin" ucap naya singkat


"maaf gue emang bodoh, gak peka, gak pengertian, jahat karena udah... " ucapan keenan menggantung karena naya meletakkan jari telunjuknya di bibir keenan.


"jangan di terusin" ucap naya kemudian langsung memeluk keenan,keenan membalas memeluk naya dg sangat erat.


"sekali lagi maafin gue, nan sayang aya, nan cinta aya" ucap keenan di sela-sela pelukan mereka sambil mengerat kan pelukan mereka


"uchh nan, gu-gue ga-gak bi-sa na-fas" ucap naya terbata, keenan langsung melepaskan pelukan mereka.


"hah hah lo mau bunuh gue ya" ucap naya kesal sambil menghirup udara sebanyak banyak nya


"hehe sore, gue terlalu senang" ucap keenan nyengir


"em yaudah lah, yuk pulang" ajak naya


"ihh tunggu dulu, jadi sekarang aya udah jadi milik nan ya?? " tanya keenan


"yee kata siapa? " tanya naya salting


"kata nan, aya mau kan jadi milik nan" ucap keenan penuh harap


"hmm gimana ya? " ucap naya pura2 berpikir


"ih harus mau" ucap keenan kemudian kembali memeluk naya erat namun tidak seerat tadi

__ADS_1


"iya iya aya mau" ucap naya tersenyum


"yesss, aya milik nan haha" senang keenan kemudian memutar mutar tubuh naya


"hahah nan milik aya" senang aya ikut2 an


"Terima kasih karena udah menunggu gue selama ini" ucap keenan tersenyum hangat


"sama2 " balas naya sambil tersenyum juga.


"cie cie yg baru jadian mah beda" goda Winda ternyata sedari tadi dia mengikuti naya dan keenan.


"ahh lo sejak kapan disini" ucap naya malu


"sejak aya milik nan, dan nan milik aya, eaaa hahahah" ucap Winda mengejek


"isss" desis naya


setelah itu mereka kemudian berjalan menuju mobil karena ingin pulang, sedangkan Winda terbang ya


"mau ke kerajaan kakek dan nenek sayang? " ucap keenan lembut


blushhh wajah naya memerah


"emm" ucap naya mengangguk malu2 karena keenan memanggilnya 'sayang' dia jadi sangat malu dan salting maklum ya dia belum pernah pacaran sama sekali, apalagi keenan adalah orang yg dia suka dari dulu.


"iya ,gak mungkin pindah ke jonggol" ucap naya asal.


"ais kamu ini lucu banget sih" ucap Keenan kemudian mengacak2 rambut naya


"ihh nan, rambut aku nanti berantakan loh" ucap naya sebal sambil merapikan rambutnya


"biarin abis kamu gemesin" ucap keenan yg membuat naya salting


"ah udah cepet lukang" seru naya mengalihkan pembicaraan karena malu


30 menit kemudian mereka sampai di mansion setelah keenan menghentikan mobilnya naya langsung berlari ke belakang keenan yg melihat nya hanya geleng2 kepala.


keenan keluar dari mobil dan kebetulan mommy naya keluar.


"aya kenapa nan? kok lari2 gitu kaya di kejar hantu aja" ucap Mommy


mendengar kata hantu keenan langsung menatap pada hantu Winda


mommy yg mengerti langsung bergegas ke dalam karena tau pasti di arah yg keenan lihat ada hantu.

__ADS_1


"anak sama mommy kenapa beda banget ya sifatnya" celetuk Winda


"udah lo disini aja gak usah ikut, nanti ada temen aya kok cewek juga, lo kenalan aja sama dia" ucap keenan


"dimana?" ucap Winda antusias


"gue gak bisa manggilnya, cuma aya yg bisa " ucap keenan sambil berjalan menyusul aya


"lo masuk aja nanti ada dia kok, bilang aja kalo lo teman aya" sambung keenan


"baiklah" ucap Winda senang walaupun Keenan sudah menghilang dari pandangan nya.


Keenan dan naya saat ini berada di depan gerbang kerajaan kakek dan nenek nya, mereka berada di dunia lain ya, alias mereka memasuki alam gaib. para penjaga yg sudah pernah bertemu dg naya langsung membuka kan pintu gerbang.


"silahkan masuk putri" ucap mereka


"Terima kasih" ucap naya pada para penjaga


"sama2 putri" ucap penjaga itu


di sepanjang jalan naya begitu banyak melihat jin2 yg tampan namun masih kalau dg Keenan naya terus memandang kiri kanan sepanjang jalan, Keenan yg cemburu menutup mata naya dg tangannya


"ihh nan, aku kan jadi gak bisa lihat" ucap naya kesal


"salah siapa matanya kemana2,kamu hanya boleh natap aku" ucap keenan posesif mengganti panggilan mereka dg aku kamu


"iss iya2 gak bakal lirik2 mereka lagi deh, janji" ucap naya sambil menunjukkan jari tangannya yg membentuk huruf V pada keenan


"eh tunggu2 tadi lo bilang aku kamu ya" goda naya


"emang gak boleh , kita kan udah pacaran masa manggil lo gue " ucap keenan sambil melepaskan tangannya yg tadi membekap mata naya


"hmm iya iya sayangku"goda naya


blushhh wajah keenan gantian yg memerah karena di panggil sayang


"hmm awas aja kalo lirik2 lagi, aku marah"ucap keenan pura2 santai padahal di hatinya jedag jedug, memang ya lain di mulut lain di hati.


tak lama mereka sampai di aula kerjaan itu


" kakek dan nenek mana ya? "ucap naya sambil melirik kanan kiri mencari dayang yg ingin di tanyain


keenan melihat kasim langsung saja bertanya


" permisi, raja dan ratu dimana ya?bisa tolong antar kami kesana"ucap keenan pada kasim muda itu

__ADS_1


" baik, tunggu sebentar biar saya memberi tau mereka dahulu"ucap kasim itu


"boleh, bilang saja, kalau ada naya dan keenan datang berkunjung"ucap keenan


__ADS_2