
"apa nya yg tidak lihat?ada2 saja kenapa di tengah jalan, halangin orang lewat aja" ucap naya kesal lebih tepat nya malu
hantu kepala itu hanya nyengir saja tidak membalas ucapan naya. naya yg kesal pun menendang kepala nya dan berlalu pergi
'sadis juga tuh orang😂'batin keenan kemudian menyusul naya yg sudah jauh di depannya.
sepulang sekolah keenan menghampiri naya di bangku nya.
"mau pulang bareng? " ajak keenan
"emm, boleh deh" ucap naya
saat ini naya dan keenan sedang dalam perjalanan pulang kerumah di tengah jalan mereka melihat kerumunan orang yg sedang menggurubuni sesuatu.
"mereka lihat apa ya? " ucap naya
"kita lihat aja" ucap keenan menghentikan mobilnya dan turun bersama naya melihat orang2 yg sedang berkumpul itu.
naya menepuk punggung salah satu orang yg ada di sana. orang itu menoleh.
"maaf, kalo boleh tau di depan ada apa ya kak? " tanya naya
"Oh itu ada yg meninggal di tabrak mobil"ucap warga itu
" innalilahi wainnailaihi roji'un, terus yg nabrak kemana kak? "tanya naya lagi
" ada, dia menyerahkan diri namun yg di tabrak meninggal"ucap orang itu
"aya" panggil keenan lirih namun naya dapat mendengar nya dan menoleh
"ada apa nanti? " tanya naya
"di samping lo sebelah kanan" ucap keenan
naya menoleh dan melihat hantu dg kepala hancur dan penuh darah, bahkan otaknya bercucuran ke mukanya karena pecah. sedangkan matanya lepas satu namun masih menggantung,mukanya penyok,sambil menangis darah melihat ke depan.
"kaya nya dia ada sesuatu deh" ucap naya lirih
"bener, nah loh kenapa natap gue gitu tuh hantu" ucap keenan keceplosan akhirnya warga yg di tanyain naya tadi bingung juga ketakutan.
"apa kalian sedang membicarakan tentang hantu" ucapnya ketakutan.
"em ah, kakak salah dengar kali, kita sedang membicarakan tuh orang yg lagi liatin kita" ucap naya kemudian menginjak kaki keenan memberi isyarat.
"nah iya kakak salah denger, mana ada kita membicarakan hantu, kan serem" ucap keenan
jreng jrengg
__ADS_1
hantu itu tiba2 sudah ada di depan wajah keenan.
"aaaaaaaacghhh" teriak keenan kaget
orang yg tadi di tanya langsung lari terbirit-birit karena kaget
sedangkan naya hanya menepuk keningnya.
keenan menyengir kuda menatap naya.
"ehehe, kaget ay" ucap keenan
"*sudah ku duga, kalian bisa melihat ku, aura kalian sangat beda, kalian pasti bukan orang biasa" ucap hantu itu
"hah*, katakan apa mau mu? " tanya naya menghela nafas
"nama ku Robi, sebenarnya hari ini hari ultah kekasih ku rencana hari ini mau ku lamar, namun saat aku sampai di rumah nya, aku melihat dia di lamar teman kuliah nya, aku langsung pergi dari sana karena tidak sanggup melihat kelanjutan nya, namun ternyata hari ini adalah hari terakhir ku hidup, aku minta tolong sama kalian, berikan hadiah ultah nya, dan bilang 'aku mencintaimu' padanya, kadonya ada di saku celana ku. "ucap hantu Robi
" aduh gimana mau minta nya coba"ucap naya
"hmm gimana kalo kita ikuti ambulan itu, dan kita hubungi pacar tu hantu" ucap keenan memberi saran.
"oke boleh aja, Robi sebutin no HP kekasih mu" ucap naya
"0821xxxxxx00" jawab Robi, naya langsung menelpon nya
"hallo" terdengar suara orang menjawab telpon naya.
"hallo, selamat sore" ucap naya
"siapa namanya? " tanya naya berbisik
"intan" ucap Robi
"sore, ini dengan siapa ya? " tanya intan
"saya naya, apa benar ini intan kekasih Robi? " ucap naya
"benar, kamu siapa ya? " tanya intan.
"emm sebaiknya mbak ke rumah sakit xx saja, nanti saya jelasin lebih di sana" ucap naya karena memang tadi keenan sudah bertanya mau di bawa ke rumah sakit mana jenazah Robi, dan naya tidak tega memberi tau tentang robi lewat telpon karena takut intan sock.
"ada apa ya?, mas Robi gak kenapa2 kan??" ucap intan khawatir.
"sebaiknya anda segera kesana, tut " ucap naya kemudian mematikan telpon nya.
sesampainya mereka di rumah sakit, mereka mengikuti petugas yg membawa jenazah Robi ke ruang jenazah untuk di otopsi, mereka menunggu di depan ruang jenazah.
__ADS_1
tak lama handphone naya berbunyi ketika di lihat ternyata intan yg menghubungi, naya segera mengangkat nya.
"hallo" ucap naya
"aku sudah di rumah sakit, kamu dimana? " tanya intan
"segera ke ruangan jenazah saja, saya di sana"ucap naya
" ngapain ke ruang jenazah? "tanya intan panik
namun naya langsung mematikan telpon nya.
tak lama ada seorang perempuan yg berlari kearah mereka, karena tidak kenal naya bertanya ada hantu robi, namun ketika ingin bertanya naya melihat hantu robi menangis melihat perempuan itu, sudah di pastikan kalau itu adalah intan.
"intan ya? " tanya naya ketika intan sampai di dekatnya.
"benar, apa kamu naya? " tanya Intan
"ya, gue naya, dan ini keenan pacar gue" ucap naya berbohong kalau keenan pacarnya karena dia tidak mau intan salah paham mengira naya siapa robi.
"ada kamu memanggilku kesini? " tanya intan
"sebenarnya, robi kecelakaan dan meninggal di tempat" ucap naya
"APAAA, GAK MUNGKIN, KAMU PASTI BOHONG, KAMU PASTI BOHONG KAN? JAWAB KAMU BOHONG NAYA" teriak intan sock
"gue gak bohong ,tanya saja sama keenan, atau sama dokter kalo gak percaya" ucap naya
"bener tan, robi meninggal"ucap keenan
intan langsung jatuh terduduk, bersimpuh di lantai. Robi ingin memeluk nya namun tidak bisa karena tembus, dia pun hanya bisa menangis.
" gak,gak mungkin, aku gak percaya mas Robi meninggal, gak mungkin mas Robi meninggal, dan ninggalin aku, mas Robi udah janji gak bakal tinggalin intan, kenapa mas Robi pergi, KENAPAAA??? "Ucap intan lirih di akhiri dg teriakan
naya kemudian duduk di samping intan dan memeluk nya untuk menenangkan nya.
" sabar intan, sebenarnya masih banyak yg mau kita sampaikan tapi melihat kondisi mu begini, gue kira nanti saja"ucap naya kemudian menoleh ke arah hantu Robi seolah memberi isyarat. dan hantu Robi mengangguk mengerti bahwa naya belum mau bicara pada intan.
"hari ini ulang tahun ku, namun hari ini aku mendapatkan kado yg paling buruk seumur hidupku, aku tidak ingin lagi mengingat hari ini" ucap intan lirih sambil termenung.
"kamu tau keluarga Robi, kalo tau tolong segera hubungi mereka, jenazah Robi harus segera di makamkan karena kasian, kalo lama2" ucap naya
"tau, nanti aku hubungi ibu mas Robi" ucap intan sambil melamun.
tak lama pintu ruang jenazah terbuka seorang dokter keluar dari sana,
"kalian keluarga jenazah yg baru tiba tadi? " tanya dokter
__ADS_1