
"liatin apa lo? serius amat gue datang aja gak tau" tanya naya
"hehehe biasa kepo ama murid baru itu" ucap sindi
naya menoleh ke kanan karena merasa ada yg mengamatinya , ternyata sudah ada hantu mirna.
"masih pagi juga, sil mending lo urus tu hantu" ucap naya
"siap kanjeng ratu" ucap sisil sambil berlalu
"kenapa sih? " tanya sindi penasaran
"biasa hantu mintak tolong" ucap naya
"oh" ucap sindi sambil mengusap tengkuknya merinding
"nanti temenin gue ya? " ajak naya
"ogahhh" ucap sindi
"ihh yaudah deh gue sendiri,ke kelas yok? " ajak naya
"yok, eh btw murid baru tu sekelas ama kita nay" ucap sindi
"ohh" ucap naya cuek kemudian berlalu ke kelas
"yee awal lo nanti naksir lagi" ucap sindi kemudian menyusul naya
sesampainya di kelas bell masuk berbunyi
tak lama guru datang
"anak2 hari ini kalian kedatangan teman baru, silahkan masuk" ucap guru itu
kemudian masuklah 2 pemuda tampan yg satu dingin satunya lagi ceria
"wahh ganteng2 ya"
"calon pacar gue"
"minta no HP dong"
"udah punya pacar belom"
dan lain sebagainya.
Tapi fokus naya bukan pada mereka, melainkan pada sosok yg ada di belakang salah satu dari mereka, karena naya merasa pernah melihatnya
'kaya kenal'batin naya sambil terus memperhatikan sosok itu, namun tak sengaja mereka berdua balik menatap naya.
"wah itu cewek cantik banget, lagi liatin gue ya"ucap pede salah dari mereka, namun yg satunya diam saja.
'bukan kita, tapi lebih tepatnya 'Dia' 'batin salah satu dari mereka. Sambil menengok ke belakang sekilas
" sudah2 kalian perkenalkan diri kalian"ucap bu vita selaku wali kelas mereka
"Hai semua"
__ADS_1
"Hai" ucap semua murid -naya karena masih sibuk dg pikirannya
"kenalkan nama gue Gilang Abraham" ucap Gilang
"keenan" ucap keenan singkat
'ehh kok mirip nan ya,tapi gak mungkinlah 'ucap naya dalam hati setelah tak sengaja melihat keenan
"baiklah Gilang dan keenan silahkan duduk di kursi kosong di belakang ya" ucap bu vita
kebetulan kursi itu letaknya di samping kursi naya dan sindi.
keenan sekilas menatap ke arah naya, sedangkan sosok yg di lihat naya sudah pergi.
"Hai kenalin gue sindi" ucap sindi pada mereka
"salam kenal, Gilang" ucap Gilang tersenyum
"keenan" ucap keenan singkat
'ihh keenan ganteng bat deh'batin sindi
mereka pun melanjutkan pelajarannya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
bell istirahat sudah berbunyi namun naya masih di kelas sedangkan sindi sudah duluan ke kantin sebab naya tidak ingin ke kantin karena malas katanya.
" kok gue merasa familiar dg sosok itu dan keenan ya" gumam naya
"ahh lo mah ngagetin gue aja, untuk gak jantungan gue" kesal naya
"ya lo kok bengong wae, kenape neng? " tanya sisil
"di kelas gue ada dua murid baru nah salah satunya gue kok kaya kenal ya, apa lagi dia di ikutin oleh sosok yg familiar bagi gue" ucap naya
"mungkin jodoh, dah nayyy gue pergi dulu" ucap sindi kabur ketika melihat keenan dan sosok itu masuk. lebih tepatnya setelah melihat sosok itu.
"dihh kenapa tu setan" ucap naya, setelah itu dia terdiam ketika melihat keenan datang
"nih buat lo, gue keenan arliansyah anggara"ucap keenan sambil meletakkan roti dan minuman didepan naya
"makasih, nan" ucap naya sambil tersenyum
deg deg deg
'kok gue kaya pernah denger nama itu ya?? ' tanya keenan dalam hati, ya karena selama ini semua orang selalu memanggil keenan atau tidak keen.
'apa kamu beneran nan, teman kecilku' batin naya sambil terus menatap keenan karena naya cuma tau nama nan aja soalnya waktu itu umurnya baru 4 tahun jadi ingatannya sedikit
"gue ainaya aqila"ucap naya tersenyum
deg deg deg
jantung mereka berdua berdegup dg kencang
'gue familiar dg muka dia'batin keenan sambil menatap naya
__ADS_1
" apa kita pernah ketemu? "tanya keenan
" entah menurut lo"ucap naya kemudian berdiri
"gue ke toilet dulu ya" sambungnya sambil berlalu meninggalkan keenan
"lo gak ingat gue nan, lo lupa janji lo" gumam naya, tanpa sadar meneteskan air mata
"jangan salahkan dia nak, dia tidak bersalah, dia bukan sengaja melupakan mu, namun waktu kecil saat dia ingin pergi dia kecelakaan bersama kedua orang tuanya, kedua orang tuanya meninggal di tempat, sedangkan dia lupa ingatan" ucap sosok yg mengikuti keenan. entah kapan dia sudah ada di samping naya
"anda? " tanya naya
"kamu tidak mungkin lupa kan" ucap sosok itu tersenyum
"kakek prabu" ucap naya girang
"hmm, sini kakek peluk aya" ucap kakek prabu yg di panggil naya sambil memeluk naya
"jadi dia nan kek" ucap naya
"iya kak, kamu bikin dia inget kembali sama kamu ya, kasian kalau dia sampai melupakan semuanya, kakek yg bawa dia kesini agar dia bisa mengingat kembali" ucap kakek itu
"Terima kasih kek" ucap naya tersenyum
"ingat nak, tujuan kalian masih panjang, jika kalian tidak bersama, kakek tidak yakin salah satu dari kalian dapat bertahan" ucap kakek memandang ke depan (btw naya di taman belakang sekolah ya bukan di toilet)
"baik kek, aya akan berusaha membuat nan mengingat kembali, apa selama ini nan sering membantu ' mereka' kek? " tanya naya
"tidak nak, dia sering menghindar, bahkan sering mundur, kamu lihatkan sifatnya saja jauh berubah, nan yg ceria sekarang berubah jadi nan yg kamu dan dingin, namun dg kakek dia masih lumayan banyak bicara, tapi setelah kakek melihat dia tadi seperti nya hatinya tergerak untuk bicara dg mu"ucap kakek sambil menerawang
"Yasudah nanti kita lanjut ya kek, naya mau masuk kelas dulu" pamit naya
"baik nak silahkan" ucap kakek itu(nama kakek di rahasiakan ya, nanti setelah bertemu 'Dia' yg di panggil naya baru di ungkapkan siapa kakek itu"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
saat ini naya sudah duduk di kelas nya, sambil menatap keenan sekilas
'gue bakal buat lo kembali kaya dulu nan'batin naya
"kenape lo, naksir keenan ya" goda sindi
"gak kok, gue lagi. liatin setan" ucap naya
skipp pulang sekolah
saat ini naya sedang berjalan sendiri di Koridor sekolah menuju ke gerbang di dekat gerbang tiba2 ada yg memanggilnya.
"nay"
naya menoleh kemudian menjawab
"ada apa nan? " tanya naya pada keenan
"gue antar pulang yuk" ucap keenan
sebenarnya dia hanya ingin memastikan kalau dia dan naya pernah ada hubungan atau tidak, karena semenjak melihat naya, dia sering sakit kepala dan mendapat kilasan bayangan seorang anak kecil yg sedang bermain dengannya.
__ADS_1