
Satu, dua, tiga mulai
hore selamat hari kelahiran kak
Semua akhirnya tertawa dan bernyanyi untuk merayakan hari kebahagian wanda yang hari ini sedang berulang tahun memasuki usia ke 18 tahun yang kini sudah terbilang dewasa.
"Kakak wanda selamat ulang tahun ya kak, semoga impian kakak wanda untuk menjadi dokter mata bisa terwujudkan agar dapat mengoperasi semua mata orang yang tidak dapat melihat" seru dewa tersenyum terus berdoa sambil memeluk wanda.
Tak hanya dewa mengucapkan doa tulus dari hatinya, ibu winda pun tidak mau kalah untuk memberi doa ke wanda.
"Wanda anak ibu tersayang, ibu hanya berdoa disepanjang umur ibu, semoga kelak harimu dipenuhi kebahagiaan yang tak hentinya" kata ibu winda terhenti berbicara mulai menagis.
Air mata mulai membahasi wajah ibu winda terus mengucap syukur dengan melanjutkan segala doanya untuk wanda.
"Juga segera dipertemukan dengan pria yang menyayangi disetiap kekuranganmu ini" ibu winda langsung memeluk wanda penuh kasih sayang sambil menetaskan air mata di kedua pipinya.
__ADS_1
Dewa dan ibu winda semua telah berdoa agar wanda dapat hidup bahagia disetiap umurnya akhirnya ayah wahid pun ikutan tidak mau kalah untuk mengucapkan doanya ke wanda.
"Maap ayah, ayah hanya bisa mengucapkan kata ini ke wanda, maapkan ayah, maafkan ayah karena belum bisa menjadi ayah yang baik untuk wanda" kata ayah wahid mulai meminta maaf ke wanda dengan bersedih"
Ayah wahid yang masih merasa bersalah dan menyalahkan dirinya berusaha tegas terusan melanjutkan ucapannya yang terpotong tadi.
"Tapi ayah janji suatu hari nanti ayah akan membebaskan wanda dari setiap kegelapan ini jadi untuk kakak harus lebih kuat bersabar ya" tak dapat berkata-kata lagi ayah langsung memeluk wanda dengan pelukan eratnya dan memegang tangan kanan wanda.
Mendengar perkataan itu wanda hanya bisa menangis sambil membalas memegang kedua tangan ayahnya dan ikutan menangis.
"Ayah gapapa kok, wanda menikmati semua hari-hari ini walaupun tidak dapat melihatnya namun setidaknya wanda bisa merasakan kalo kehidupan ini sangatlah menyenangkan dengan adanya ibu, ayah dan dewa itu sudah cukup bagi wanda" kata wanda yang semakin menangis terisak terus menenangkan ayah wahid yang masih bersedih akan hal itu.
"Makanya kakak harus kuat agar kita semua bersemangat dan tak menyerah akan hari itu, kakak percayakan sama ayah?" dengan penuh prinsip keyakinan kuat ayah berteriak sejadi mungkin menunduk melihat wajah wanda yang belum berhenti menangis di pelukannya.
Semua tersadar melihat hari yang seharusnya menjadi hari kebahagian wanda berubah jadi hari yang begitu menguras air mata wanda di setiap pipinya yang tadinya bersemangat kini berubah menjadi kesedihan semata.
__ADS_1
"Kakak hari ini kan hari kebahagiaan kakak, jadi sebaiknya kakak harus tersenyum bukan menangis kek gini jadinya wajah cantik kakak ga terlihat lagi kan" jawab dewa dengan terus berusaha memberi alasan kak wanda namun juga belum berhasil membuatnya tersenyum.
Berusaha sebaik mungkin dengan ketegasan ayah wahid akhirnya kembali muncul dimuka bumi yang dahulunya hanya sering diam dan santai namun pada hari ini memperlihatkan keseriusannya demi kembalinya senyuman wanda
"Sudahlah, ayo kita semua makan dan jangan lagi membahas ini lagi pokoknya pada detik ini semua harus diam dan setelah makan ayo cepat pulang ke rumah" kata ayah wahid terus tersenyum agar bisa menenangkan wanda agar dapat kembali tersenyum lagi.
Perlahan semua menjadi hening memberikan kehangatan antara keluarga dengan penuh harmonisan agar dapat melakukan segalanya demi kebahagiaan keluarga semata.
"Makan yang banyak ya kak, ini kan makanan kesukaan kakak ibu sengaja membuat semua ini mengingat hari ini winda berulang tahun" seru ibu winda mencoba memberikan paha ayam goreng ke piring wanda.
Semua menikmati makanan itu dengan penuh kebahagiaan sambil tersenyum melihat arah wanda yang lahapnya menyantap makanan buatan ibu winda hingga melupakan kejadian yang barusan terjadi.
Next yah..
*****
__ADS_1
(For teman-teman) : "Jangan lupa baca, like, commet dan vote sebanyak-banyaknya agar aku makin semangat meng-updet cerita ini setiap harinya". Terima Kasih.
(Pokoknya sukses terus buat kita semua)