
Halaman Rumah
Pagi hari kini tiba semua bersiap mengantar wanda pergi di kota bersama mutiara dengan memakai mobil mutiara untuk segera pergi.
Wanda ibu winda pak wahid dewa mutiara beserta keluarganya datang melihatnya akan pergi jauh di kota, semua barang wanda dan mutiara telah masuk di dalam mobilnya.
Semua bersedih melihat wanda akan pergi terlebih ibu winda yang terlihat begitu sangat hancur melihat anak perempuannya akan pergi jauh darinya.
Ibu winda nangis tanpa mengeluarkan suara agar wanda tak merasa sedih akan pergi jauh kesana, ayah wahid dan dewa pun berusaha tegar menahan sedih di depan wanda.
Wanda mutiara bergegas naik dalam mobil mengucapkan kata perpisahan pada semua keluarga termasuk keluarga mutiara yang juga terlihat bersedih melihatnya akan pergi.
"Wanda kita akan segera pergi kota sekarang jadi harus segera jalan besok pagi sekali kita pergi kampus segera bayar administrasi" lalu mutiara berjalan pergi bersalaman pamit ke semua keluarga ada disana bersama wanda.
"Baiklah mutiara ibu ayah dewa semua wanda akan pergi sekarang jangan cemaskan wanda disana kan ada mutiara yang jagain wanda di kota nanti" dengan penuh kesedihan wanda pergi berjalan memegang tangan ibu winda.
Ibu winda yang mendengarkan semua wanda bicarakan segera memeluk wanda begitu erat dengan suara begitu penuh ketegaran sambil menenangkan wanda dan memberi nasehat.
__ADS_1
"Iya kak, ibu ngerti kondisi wanda jadi kakak fokus mencapai cita-cita kakak aja disini ada dewa yang akan jagain ibu dan ayah" ucap ibu winda memeluk wanda yang ada di depannya.
"Tenang aja kak kan ada dewa kakak ga usah mencemaskan kami disini kakak harus terus belajar terus berusaha agar mimpinya kakak semua terwujudkan" ikut menenangkan winda dewa segera menengkat pembicaraannya.
"Disana jaga kesehatan kakak jangan terlalu memaksa pekerjaan pokoknya kakak harus baik-baik disana" terlihat ayah wahid santai memberi ucapan perpisahan kepada wanda.
Wanda mendengar semua ucapan keluarga akhrinya segera naik di mobil berangkat pergi di kota bersama mutiara bersama supirnya.
"Alhamdulilah kalo gitu kakak tenang denger perkataan ayah ibu juga dewa kalo pun begitu kakak pasti akan berusaha lebih keras lagi" di depan mobil wanda segera naik dibantu ibu winda ayah wahid dan dewa yang ada disana.
Semua tersenyum berusaha tegas melihatnya wanda mutiara akan pergi sekarang bersama supir pribadi mutiara yang memang berasal dari keluarga kaya ayahnya seorang pak desa namun tak mengantar mutiara karena sibuk.
"Mamah, titip pesan buat ayah agar tak akan seperti ini lagi terhadap mutiara tak melihat mutiara akan pergi" dengan memasang wajah kesal mutiara segera masuk dalam mobilnya.
"Iya, papah ga sempat melihat mutiara karena lagi sibuk jadi nanti mamah papah akan janji kapan-kapan akan pergi kesana lihat mutiara" penuh penyesalan ibu dini berusaha meyakini mutiara yang lagi ngambek pada papah joko.
Akhirnya wanda mutiara akan segera pergi di kota mobil avanza bermarna merah merona berbunyi pertanda mereka akan pergi disana.
__ADS_1
Semua kini tersenyum melambaikan tangan melihat wanda mutiara akan pergi naik dikota sekarang dengan penuh ketegaran kini wanda mutiara berjalan menuju kota.
Mendengar mobil akan berjalan wanda mulai gelisah masih berusaha tegar meninggalkan disini kekuarganya akan segera menuju kota.
"ibu ayah dewa, wanda akan pergi sekarang ga usah terlalu mikirin wanda ada di kota itu pasti wanda akan baik-baik disana" dengan kesedihan wanda melambaikan tangannya.
"Iya kakak, dah" semua melambaikan tangan tersenyum bersuara bahagia melihat wanda akan segera naik di kota bersama mutiara.
Wanda juga mutiara akhirnya pergi naik mobil bersama mutiara dan supirnya pergi semakin jauh di ujung jalan disana tidak terlihat lagi.
Ibu winda ayah wahid dewa segera masuk ke dalam rumah namun sebelum itu berpamitan bersama keluarga mutiara yang ada disini.
Begitu pun keluarga mutiara segera pulang ke rumahnya setelah berpamitan pada keluarga wanda yang memang dari dulu telah dekat.
Bersambung..
(For teman-teman) : "Jangan lupa baca, like, commet dan vote sebanyak-banyaknya agar aku makin semangat meng-updet cerita ini setiap harinya". Terima Kasih.
__ADS_1