Lahirnya Sang Penguasa

Lahirnya Sang Penguasa
dunia jiwa


__ADS_3

saat Tang Liu dan Tang Chu keluar dari tempat pelelangan mereka tidak menuju ke istana kerajaan Zhao tetapi pergi mencari sebuah penginapan


"Chu'er kita beristirahat di penginapan saja"ucap Tang Liu


"baiklah gege" ucap Tang Chu tanpa banyak tanya


mereka berdua akhirnya menemukan penginapan


"selamat datang di penginapan bunga teratai, tuan dan nona muda ingin makan atau menginap?"tanya pelayan yang menyambut Tang Liu dan Tang Chu


"kami ingin menginap untuk satu malam" ucap Tang Liu


"harganya seratus kristal jiwa tuan muda" ucap pelayan


Tang Liu menyelesaikan pembayaran dan mereka berdua pergi ke kamar yang mereka tempati


sesampainya di dalam kamar Tang Liu dan Tang Chu berkultivasi


"gege aku ingin bertanya, kenapa kau tertarik dengan batu yang sudah lumutan? "tanya Tang Chu saat mereka telah selesai berkultivasi


"entahlah aku hanya merasa bahwa aku harus mendapatkan batu ini, kemungkinan ada hal yang bagus dari batu ini" jawab Tang Liu


setelah mendengar jawaban Tang Liu Tang Chu kembali berkultivasi dengan tenang


"apakah aku harus memasukkan Qi ku ke batu ini?, baiklah akan aku coba" ucap Tang Liu membatin


saat Tang Liu memasukkan Qi miliknya kedalam batu dia merasakan Qi miliknya sudah hampir terkuras habis hanya untuk sebuah batu


"akhh batu apa ini yang menguras habis Qi milikku"ucap Tang Liu membatin dengan keadaan berkeringat


Tang Chu yang melihat pakaian Tang Liu sudah dipenuhi dengan keringat menjadi panik dan ingin membantu Tang Liu dengan mengalirkan Qi miliknya tetapi dihentikan oleh Tang Liu


"Chu'er simpan saja Qi milikmu" ucap Tang Liu


"tapi gege aku ingin membantumu" ucap Tang Chu


"Chu'er aku mohon dengarkan aku" ucap Tang Liu


"baik gege" ucap Tang Chu

__ADS_1


setelah beberapa saat permukaan batu itu retak dan tiba-tiba saja batu itu meledak dan sebuah sinar memasuki dantian milik Tang Liu


"akh...akhh..." tang Liu berteriak kesakitan


"gege" ucap Tang Chu panik dengan mengalirkan Qi miliknya


karena rasa sakit yang sangat dahsyat Tang Liu mengeluarkan darah dari mulutnya dan dia sudah tidak dapat mempertahankan kesadarannya


setelah Tang Liu sadar dia melihat sekelilingnya dan dia menjadi kaget karena dia tidak berada di penginapan melainkan disebuah tanah lapang yang kosong yang tidak ada manusia maupun hewan hanya ada pohon saja disana


"halo... apakah ada orang disini?" teriak Tang Liu dengan keras tetapi tidak ada yang membalas ucapannya dan akhirnya dia berjalan


setelah beberapa saat dia berjalan dia melihat batu yang dia beli di pelelangan


"bukankah batu ini yang aku beli? kenapa ada disini" ucap Tang Liu


"hahaha...memang benar apa yang kau katakan anak muda" suara terdengar sangat nyaring


"siapa dirimu? keluarlah" ucap Tang Liu


"aku berada di depanmu anak bodoh" ucap suara itu


"batu lumutan katamu aku adalah penjaga kitab surgawi ini dasar bocah bodoh" ucap batu itu


"kitab? aku tidak melihat kitab apapun" ucap Tang Liu


"bodoh kitab itu ada didalam batu ini" ucap penjaga kitab


"jadi bagaimana cara agar aku mengambil kitab itu?" tanya Tang Liu


"tentu saja dengan menghancurkan batu ini" ucap penjaga kitab


"baiklah, petir penghancur langit" ucap Tang Liu


"jeder...jeder...jeder" petir terus menyambar ke arah baru tua itu hingga menghancurkannya, setelah batu itu hancur barulah kitab yang sudah usang kelihatan


"kitab surgawi? yang aku lihat cuma kitab yang sudah usang" ucap Tang Liu


"anak bodoh itu adalah kitab surgawi yang diriku jaga" ucao orang tua yang entah darimana muncul

__ADS_1


"yang diriku jaga? apakah kau penjaga kitab itu?" tanya Tang Liu


"namaku Jing Xu dan benar aku adalah penjaga kitab itu" ucap Jing Xu


"kau mengatakan bahwa ada kitab surgawi tapi aku tidak melihatnya" ucap Tang Liu


"kitab surgawi yang aku maksud adalah kitab itu" ucap Jing Xu dengan menunjuk kitab yang sudah usang itu


" kitab itu? aku kira yang mana" ucap Tang Liu


"sudahlah tapi aku ingin bertanya dimana kita saat ini?" ucap Tang Liu


"kau tidak mengetahui dunia jiwa milikmu sendiri?" tanya Jing Xu heran


"dunia jiwa? apa itu?" tanya Tang Liu


"dunia jiwa adalah dunia yang berada disekitar dantian milik kita dan tidak semua kultivator memiliki dunia jiwa" ucap ku Jing Xu


"jadi bagaimana cara kita keluar?" tanya Tang Liu


" bungkus dirimu dengan Qi milikmu lalu robek ruang dan kau akan keluar" jawab Jing Xu


setelah melakukan apa yang dikatakan oleh Jing Xu akhirnya Tang Liu kembali ke tubuhnya disana dia melihat Tang Chu menangis


"Chu'er jangan menangis?" ucap Tang Liu


"gege kau sudah sadar" ucap Tang Chu dengan senang


"iya aku sudah sadar, baiklah aku ingin melanjutkan kultivasiku" ucap Tang Liu


tetapi bukannya berkultivasi tetapi Tang Liu memasuki dunia jiwa miliknya


"paman aku ingin bertanya kepadamu" ucap Tang Liu


"apa itu?" ucap Jing Xu


"kitab apa yang paman Jing Xu jaga?" tanya Tang Liu


"kitab itu bernama kitab kehidupan abadi dan kitab fisik abadi" ucap Jing Xu

__ADS_1


__ADS_2