
setelah menempa tubuhnya dan berbicara bersama Xing Fu, Tang Liu akhirnya pergi mencari temannya yang tersebar di seluruh penjuru dunia kecil ini. sudah setengah hari dia pergi ke arah yang ditunjukkan oleh cincin penanda
"bukankah itu saudara Cheng Yen" ucap Tang Liu di dalam hati
"saudara Cheng kau sepertinya sedang khawatir" ucap Tang Liu
"aku khawatir dengan Yang Dai dia adalah seorang maniak bertarung dan yang aku takutkan dia akan melawan sekte aliran hitam dan membuat sekte kita berperang dengan mereka" ucap Cheng Yen
"tapi jika kita bunuh semua orang yang melihatnya maka kita tidak akan bisa disalahkan" ucap Tang Liu
"ternyata jalan pikiran saudara Tang dengan Yang Dai tidak jauh beda" ucap Cheng Yen membatin
"baiklah mari kita cari Yang Dai" ucap Cheng Yen
"baiklah" ucap Tang Liu
setelah lima belas menit mereka mencari Yang Dai akhirnya dia menemukannya dengan keadaan berlumuran darah
"Yang Dai apakah kau baik-baik saja?" tanya Cheng Yen
"tentu saja aku baik, memangnya itu dirimu" ucap Yang Dai
Cheng Yen sebenarnya kesal karena perkataan temannya ini tetapi dia berhasil mengatur emosinya
"jadi darah yang berada di bajumu itu kau dapatkan dari mana?" tanya Cheng Yen
__ADS_1
"ahh ini darah musuh yang sudah aku buat babak belur" ucap Yang Dai
saat Cheng Yen melihat salah satu pakaian yang di gunakan oleh murid yang telah dihajar oleh Yang Dai adalah sekte aliran putih yaitu sekte halilintar sementara Tang Liu yang memang belum terlalu mengetahui lambang dari sekte lain hanya diam saja
"apakah kau ingin memancing perang antar sekte aliran putih Yang Dai?" ucap Cheng Yen
"tentu saja tidak" ucap Yang Dai
"jika begitu kenapa kau menghajar murid sekte Halilintar ini sampai babak belur?" tanya Cheng Yen
"dia yang menyerang diriku terlebih dahulu aku hanya membela diriku" ucap Yang Dai
sementara Cheng Yen pusing memikirkan jalan keluar dari masalah ini agar tidak terjadi perang antara sekte gunung langit dan sekte halilintar
"jangan lakukan hal bodoh seperti Yang Dai saudara Tang" ucap Cheng Yen
"jika begitu kita panggil saja saudara Qing Leng dan saudari Jing Xu kemari" ucap Tang Liu
"Bagaimana caranya saudara Tang?" tanya Cheng Yen
"kita hanya perlu menghancurkan cincin ini" ucap Tang Liu
"baiklah jika begitu biar aku yang menghancurkan cincin milikku" ucap Cheng Yen sambil menghancurkan cincin miliknya
*****
__ADS_1
di tempat lain Qin Leng dan Jing Xu sedang mencari sumber daya tetapi cincin keduanya tiba-tiba bersinar dan Qin Leng mengetahui bahwa ada salah satu dari mereka bertiga yang menghancurkan cincin miliknya
"gege Leng kenapa cincin kita bersinar?" tanya Jing Xu
"ini adalah tanda saat cincin yang lainnya hancur, kalau begitu mari kita kesana" ucap Qin Leng
"baik gege" ucap Jing Xu
tiga puluh menit berlalu dan kini Qin Leng dan
Jing Xu telah sampai di tempat Tang Liu dan yang lainnya
"ada apa sampai kalian memecahkan cincin kalian?" ucap Qin Leng
"kami hanya ingin meminta persetujuan dari saudara Leng" ucap Tang Liu
"persetujuan apa saudara Liu?" tanya Qin Leng
"jadi Yang Dai telah membuat masalah bahkan dia membuat babak belur murid sekte aliran putih yaitu sekte halilintar dan aku takut masalah ini berujung perang antar sekte, Yang Dai dan saudara Liu mengatakan jika kita hanya perlu membunuh mereka semua agar tidak ada bukti yang tersisa" ucap Cheng Yen
"aku juga setuju dengan ide saudara Liu dan Yang Dai" ucap Qin Leng
"aku melupakan bahwa saudara Leng juga orang yang sangat kejam" ucap Cheng Yen membatin
"aku juga setuju, yang perlu saudara Yen ketahui bahwa di dunia ini yang kuatlah dihargai lagi pula jika kita tidak membunuh mereka sekarang bisa jadi kedepannya merekalah yang membunuh kita" ucap Jing Xu
__ADS_1