Lahirnya Sang Penguasa

Lahirnya Sang Penguasa
8. perjodohan Tang Chu


__ADS_3

tapi Tang Liu tidak pernah memikirkan dendam kepada siapapun


"selamat kepadamu Tang Liu telah memenangkan pertandingan ini" ucap Xia Mei dengan perasaan senang dan juga sedih


dia senang karena melihat Tang Liu sudah sangat kuat tetapi dia sedih karena tidak bisa bersamanya


"sama-sama Tang Chu"jawab Tang Liu


"baiklah silahkan patriark memberikan hadiah kepada para pemenang" ucap Tang Shan


"baiklah" ucap Tang Chen


dan setelah pemberian hadiah Tang Chen mengingatkan bahwa 5 hari kedepan bakalan ada perekrutan sekte besar yaitu sekte gunung langit dan semua para pemenang pertandingan wajib ikut perekrutan


"baiklah karena acaranya telah selesai maka semua orang dapat meninggalkan lapangan beladiri" ucap Tang Shan


*****


saat ini Tang Liu berada di kamarnya dia tidak bersemangat karena mendengar bahwa sebentar Tang Chu akan dijodohkan


"Liu'er apakah kau tidur nak?" tanya Xia Mei


"tidak ibu, memangnya kenapa?" ucap Tang Liu


"bersiaplah kita akan pergi ke rumah tetua Shan" jawab Xia Mei


"aku merasa lelah ibu aku rasa aku tidak bisa ke sana" jawab Tang Liu berdalih


"tidak ada penolakan" jawab Xia Mei dengan tegas


"baik ibu" jawab Tang Liu dengan pasrah karena tidak ingin melihat orang yang dicintainya dijodohkan dengan orang lain


setelah bersiap-siap tang Chen, Xia Mei dan Tang Liu menuju ke kediaman tetua pertama


saat sampai dia melihat tetua pertama dan dua orang paruh baya yaitu ayah tang Chu yang bernama Tang Hong dan ibu Tang Chu yang bernama Tang Lin


"salam tetua pertama, tang Hong, tang Lin" ucap Tang Chen dan Xia Mei


"salam kakek Shan, salam paman Hong, salam bibi Lin" ucap Xia Mei


"silahkan masuk kedalam" ucap Tang Shan mempersilahkan mereka masuk


"Lin'er panggil Chu'er kemari" ucap Tang Hong


"baiklah gege" jawab Tang Lin

__ADS_1


saat Tang Lin sampai di depan kamar anaknya dia membuka secara perlahan


"Chu'er calon suamimu telah sampai mari kesana menemuinya" ucap Tang Lin


" baik ibu" ucap Tang Chu dengan pasrah


Tang Lin yang melihat wajah tang Chu yang bersedih ingin tertawa melihat eksperisi anaknya yang sebentar lagi menjadi tersenyum saat mengetahui calon suaminya


"baiklah mari kita kedepan" ucap Tang Lin sambil memegang tangan Tang Chu


sedangkan Tang Liu yang sedari tadi diam langsung berbalik melihat kearah dua orang yang sedang berjalan kesana


"sangat cantik" ucap Tang Liu membatin


"Chu'er duduklah di samping ayah" ucap Tang Hong


"baik ayah" ucap Tang Chu, dia tidak memperhatikan Tang Liu karena dia sedari tadi melamun


"Chu'er sekarang lihatlah calon suamimu" ucap Tang Hong


Tang Liu yang mendengar perkataan Tang Hong reflek berbalik kebelakang dan dia tidak melihat siapapun disana, sedangkan Tang Chu terdiam melihat bahwa calon suaminya adalah Tang Liu orang yang dia cintai


"Liu'er kenapa engkau berbalik?" tanya Xia Mei yang heran berbalik arah


"aku kira calon suami Tang Chu telah datang makanya aku ingin melihatnya" ucap Tang Liu


"ehh d-diriku? apakah benar?" Tanya Tang Liu


"benar Liu'er, kami telah merencanakan perjodohan ini dari kalian kecil" ucap Tang Chen


"baiklah kalau begitu kita telah sepakat menjodohkan anak kita saudara Chen" ucap Tang Hong


"tentu saja saudara Hong" ucap Tang Chen


setelah itu mereka berdua memakai gelang giok merah sebaga penanda pertunangan mereka, setelah acara pertunangan mereka semua memakan hidangan yang telah disiapkan tetapi Tang Liu dan Tang Chu pergi menikmati udara segar


"sauda..." sebelum Tang Liu menyelesaikan ucapannya Tang Chu memotong perkataannya


"hmm kita sudah bertunangan tetapi Liu gege masih memanggilku saudari"ucap Tang Chu kesal kepada Tang Liu


"jadi aku harus memanggilmu bagaimana?" ucap Tang Liu


"hmm gege harus memanggilku Chu'er mulai sekarang" jawab Tang Chu dengan perasaan masih kesal


"baiklah maafkan aku Chu'er sayang" ucap Tang Liu sambil menggoda tunangannya

__ADS_1


Tang Chu yang mendengar perkataan Tang Liu wajahnya menjadi memerah


"a-ayo kita masuk kedalam rumah ku gege" ucap Tang Chu gelagapan


"baiklah" ucap Tang Liu


setelah acara makan tersebut keluarga Tang Chen pulang ke kediaman miliknya


"baiklah kami pulang dulu dan Chu'er kerumahlah besok" ucap Tang Chen pamit pulang sekalian mengajak Tang Chu kerumahnya besok


"b-baik ayah" ucap Tang Chu gelagapan, yah dia disuruh memanggil Tang Chen sebagai ayah dan Xia Mei sebagai ibu


setelah mereka pergi tang Chu masuk ke kamarnya untuk beristirahat, dia masih belum berani tidur satu kamar dengan Tang Liu


*****


keesokan harinya tang Chu pergi menemui Tang Liu


"Liu gege aku melihat di pertandingan pertama engkau tidak menyerang lawan tetapi dia sangat kesakitan bagaimana caramu melakukannya?" tanya Tang Chu


"itu adalah niat pedang" jawab Tang Liu


"oh pantas saja tubuhnya berdarah tanpa sebab"ucap Tang Chu


"gege berada di tahap mana dirimu sekarang?" tanya Tang Chu


"diriku berada di tahap raja awal" ucap Tang Liu


Tang Chu yang mendengar perkataan Tang Liu


menjadi terkejut dia percaya bahwa sang suami tidak akan pernah berbohong


*****


note:


tingkatkan niat pedang:



tubuh pedang


jantung pedang


jiwa pedang

__ADS_1



__ADS_2