
setelah pergi dari rumah bordil Qiu lalu mempunyai sebuah ide yang sangat gila yaitu menculik gadis yang masih perawan untuk kesembuhan Tang Liu, dan jalan satu-satunya agar ide gilanya itu bisa terlaksana adalah dengan cara pergi ke kota kuil dewa
"sepertinya aku akan berolahraga sebentar sekali dengan mahaguru Xuan" ucap Qiu lalu terbang ke arah kota kuil dewa
kota kuil dewa adalah kota yang berada di bawah perlindungan sekte kuil dewa yang beraliran netral, dikarenakan kota kuil dewa adalah kota netral maka siapa saja boleh memasuki kota ini baik dari sekte aliran hitam ataupun putih dapat memasukinya
"tuan tolong tanda pengenal anda" ucap penjaga
lalu Qiu memperlihatkan lencana klan Tang
"biaya masuknya 10 kristal jiwa tuan" ucap penjaga itu
tanpa banyak berbicara lagi Qiu memberikan 10 kristal jiwa lalu dia masuk kedalam kota, di dalam kota Qiu merasakan banyak aura yang bercampur ada aura pembunuh yang sangat besar yang dapat dia pastikan itu berasal dari murid dari sekte aliran hitam
"cihh kalian murid dari sekte teratai hitam memang sangat menyebalkan, aura pembunuh terus merembes dari tubuh kalian" ucap seseorang berbaju emas
"sekte tombak mas kalian adalah orang yang sangat munafik, sekte kalian saja yang beraliran putih tetapi kelakuan kalian sama bejatnya dengan kami" ucap seseorang yang memakai baju hitam
"sepertinya murid sekte teratai hitam perlu di beri pelajaran yang akan mereka kenang selamanya, serang mereka" ucap orang yang berbaju emas
"sepertinya tombak kalian akan aku hancurkan hingga berkeping-keping, semuanya serang meraka" ucap orang berbaju hitam
__ADS_1
pemandangan itu sangatlah biasa dilihat dikarenakan kota ini adalah kota netral jadi pergesekan antar aliran sering terjadi tetapi walaupun begitu kota ini mempunyai aturan yaitu tidak boleh berkelahi didalam kota atau mereka yang bertengkar akan menerima tindakan keras ditempat
saat jarak ke dua kubu sangatlah dekat tiba-tiba sebuah telapak tangan raksasa menimpa mereka dan menghancurkan mereka semua dalam sekejap
"aku tidak menyangka bahwa mahaguru Xuan akan turun tangan sendiri untuk menyelesaikan masalah tadi" ucap Qiu
mahaguru Xuan mendengar suara yang tidak asing ditelinga nya menoleh ke arah Qiu
"Qiu? aku tidak menyangka bahwa kau sudah bertumbuh sebesar ini" ucap mahaguru Xuan
"dan aku juga tidak menyangka bahwa mahaguru Xuan sangat lemah" ucap Qiu
"aku bisa saja membantu dirimu tetapi aku punya 2 syarat, bagaimana?" ucap Qiu
"baiklah akan aku penuhi apapun syarat darimu bocah, mari ikut aku ke kediaman milikku" ucap mahaguru Xuan
Mahaguru Xuan dan Qiu pergi ke arah sekte kuil dewa, saat sampai alangkah terkejutnya Qiu saat melihat banyak sekali murid yang berteriak kesakitan dan dalam keadaan tidak ter urus
"kau pasti sudah paham kan bocah kenapa aku yang turun tangan untuk menangani masalah kecil tadi" ucap mahaguru Xuan
"yah aku paham, tapi dimana para tabib dan alkemis milik kalian?" ucap Qiu
__ADS_1
"semua alkemis dan tabib kami telah terbunuh" ucap mahaguru Xuan
"baiklah aku bisa menyembuhkan mereka semua tapi dengan syarat serahkan anak kamu kepadaku" ucap Qiu
"Qiu jangan mencari kesempatan dalam kesempitan, sampai matipun aku tidak akan menyerahkan anakku" ucap mahaguru Xuan
"haiss jika begitu sepertinya aku harus membunuh maha guru terlebih dahulu" ucap Qiu
aakhh, Qiu yang ingin menyerang mahaguru Xuan berhenti dan menoleh kebelakang melihat seorang murid wanita yang kesakitan hingga berguling-guling
Qiu yang awalnya ingin mnyerang Mahaguru Xuan malah berbalik dan menangkap murid wanita itu
"mahaguru Xuan jika kamu tidak ingin melihat dia mati maka serahkan anak mu" ucap Qiu
"Qiu aku telah berkata bahwa sampai matipun aku tidak akan menyerahkan anak ku" ucap mahaguru Xuan
"baiklah jika kamu tidak ingin" ucap Qiu, lalu dari tangannya muncul elemen kegelapan yang masuk kedalam tubuh wanita itu
"Qiu hentikan itu" ucap mahaguru Xuan
"ayah tolong aku" ucap wanita itu
__ADS_1